By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sunday, 26 April 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Zulhas Keliru, Rakyat Bukan Mesin Pajak Negara
Pemerintah

Zulhas Keliru, Rakyat Bukan Mesin Pajak Negara

Diajeng Maharani
Last updated: April 24, 2026 12:14 pm
By Diajeng Maharani
Share
3 Min Read
SHARE

beritax.id – Pernyataan Menteri Koordinator Bidang Pangan Indonesia sekaligus Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan alias Zulhas, yang menyebutkan bahwa tugas rakyat hanya membayar pajak dan tidak seharusnya ikut campur urusan pemerintah, menjadi perbincangan hangat. Pernyataan tersebut sederhana , namun menyimpan persoalan besar terkait pandangan terhadap negara. Pada kenyataannya Zulhas keliru, negara republik kita tidak hanya mengharapkan rakyat untuk membayar pajak, namun juga memberikan peran yang lebih besar sebagai pemilik kedaulatan.

Dalam sistem negara republik Indonesia, rakyat bukanlah sekadar warga yang tunduk dan diatur. Rakyat adalah pemegang kedaulatan tertinggi yang diamanatkan oleh UUD NRI 1945. Pasal 1 ayat (2) dengan tegas menyebutkan bahwa kedaulatan berada di tangan rakyat, bukan pemerintah. Pemerintah bertugas menjalankan urusan negara atas mandat yang diberikan rakyat. Maka, rakyat bukan hanya wajib membayar pajak, tetapi juga memiliki peran vital dalam pengelolaan negara.

Pemerintah Bukan Pemilik Negara

Sebagai ilustrasi, negara ini dapat dianalogikan seperti sebuah rumah. Rakyat adalah pemilik rumah dan kepala rumah tangga, sedangkan pemerintah adalah pihak yang bekerja untuk mengelola rumah tersebut. Pemerintah diangkat dan diberi kepercayaan untuk menjalankan pemerintahan, namun tidak memegang hak kepemilikan atas negara. Realitas yang terjadi saat ini adalah pemerintah bertindak seolah-olah mereka adalah pemilik rumah, sementara rakyat hanya dilihat sebagai sumber pajak yang terus-menerus dibebankan.

Pernyataan Zulhas yang menekankan pajak sebagai beban utama rakyat, tampaknya mengabaikan makna hakikat kedaulatan. Pajak memang diperlukan untuk pembangunan negara, tetapi negara harus memberikan perlindungan yang nyata kepada rakyat sebagai penguasa tertinggi. Sistem pajak yang ada saat ini justru seringkali tidak diimbangi dengan rasa kehadiran negara yang sejati bagi rakyat.

Solusi: Penguatan Fungsi Negara

Anggota Majelis Tinggi Partai X, Rinto Setiyawan, menegaskan bahwa tugas negara harus dipahami dengan benar oleh setiap pihak yang berkuasa. Negara harus melindungi, melayani, dan mengatur rakyat, bukan sebaliknya menekan dan memanfaatkan rakyat sebagai mesin pajak. Negara harus hadir dalam kehidupan rakyat, bukan hanya mengambil dari mereka. Oleh karena itu, negara harus melakukan perubahan mendasar dalam cara pandangnya terhadap pajak dan peran rakyat. Negara perlu mendengarkan suara rakyat dan melibatkan mereka dalam proses pengambilan keputusan, bukan hanya dalam bentuk pemungutan pajak.

Kesimpulan

Zulhas keliru jika hanya memandang rakyat sebagai sumber pajak tanpa menyadari bahwa mereka adalah pemegang kedaulatan. Sebuah negara harusnya bekerja untuk rakyat, bukan sebaliknya. Solusi untuk memperbaiki kondisi ini adalah dengan memperkuat peran negara yang seimbang antara hak dan kewajiban, dan memastikan bahwa pajak yang dipungut digunakan untuk kepentingan rakyat, serta melibatkan rakyat dalam berbagai kebijakan yang menyangkut kehidupan mereka. Negara harus melindungi, melayani, dan mengatur rakyat dengan penuh rasa tanggung jawab, bukan hanya memanfaatkan mereka untuk kepentingan sesaat.

You Might Also Like

Prabowo Berencana Tunjuk Utusan BUMN, Pengawasan Harus Transparan dan Profesional!
DPR Dukung Basmi Impor Ilegal, Partai X: Selesaikan Mafia Ekspor!
Partai Buruh Tolak Pilkada Lewat DPRD, Partai X: Jangan Sembunyi di Balik Hemat Anggaran untuk Rampas Suara Rakyat!
Gaya Koboi Menkeu, Partai X: Jangan Sampai Pasar Liar Kendalikan Rakyat!
TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Saat Penguasa Kebal Kritik, Kekuasaan Anti Kritik Jadi Nyata
Next Article Zulhas Keliru, Pajak Tinggi, Partisipasi Rendah?

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025
Ekonomi

Heboh Seruan Tarik Dana dari Bank Karena Danantara, Partai X Soroti Transparansi

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

Eks Dirut ASDP Bebas Hukuman, Partai X: Keadilan Harus Ditegakkan!

November 27, 2025
Media Alat Kekuasaan Pemerintah dan Defisit Akuntabilitas
Pemerintah

Media Alat Kekuasaan Pemerintah dan Defisit Akuntabilitas

January 15, 2026
Pemerintah

Korupsi Kuota Haji, Partai X: Rakyat Beribadah Jangan Jadi Dagangan!

September 26, 2025
Pemerintah

Bobby Nasution Tanggapi Isu Dana Bencana, Pastikan Bencana Dikelola Tepat!

December 12, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Renewable Energy
  • Hot
  • Politics
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.