By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Wednesday, 13 May 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Soroti Kampus Bisa Bangun SPPG, Ingatkan Jangan Menambah Beban
Pemerintah

Soroti Kampus Bisa Bangun SPPG, Ingatkan Jangan Menambah Beban

Diajeng Maharani
Last updated: May 7, 2026 1:55 pm
By Diajeng Maharani
Share
4 Min Read
SHARE

beritax.id – Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini, menyoroti pernyataan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, terkait kampus yang diminta memiliki minimal satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Yahya menegaskan, pemerintah dan BGN tidak boleh menambah beban perguruan tinggi. Yahya menjelaskan, membangun satu dapur SPPG membutuhkan modal sekitar Rp 2 miliar serta lahan memadai, sehingga tidak semua kampus mampu memenuhi syarat tersebut.

“Pertama, BGN jangan mewajibkan satu kampus satu dapur. Persilakan sesuai kemampuan kampus dan ketersediaan lahan,” tegas Yahya.

Ia menekankan bahwa tugas utama kampus adalah pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat, sesuai Tri Dharma perguruan tinggi. Pembangunan dapur SPPG bukan tanggung jawab utama. “Jangan sampai tujuan pendidikan terganggu hanya untuk memenuhi target kuantitas dapur,” katanya.

Peningkatan Kualitas SPPG Lebih Penting

Yahya menekankan bahwa kualitas SPPG harus dijaga, bukan hanya menambah jumlah dapur. Saat ini terdapat sekitar 30 ribu SPPG yang beroperasi. “Fokus BGN harus pada peningkatan kualitas agar kasus keracunan di sekolah tidak terjadi lagi,” jelas Yahya.

Ia juga menyoroti ketidakkonsistenan BGN dalam membuka dapur baru. Beberapa bulan lalu, pendaftaran ditutup karena overload. Kini kampus dibolehkan membangun dapur, sehingga perlu penjelasan yang jelas.

“BGN harus konsisten dan tidak membingungkan masyarakat serta pihak kampus,” tegasnya.

You Might Also Like

Saat Penguasa Menentukan Arah, Keterbatasan Demokrasi Elektoral Terbukti
Saat Penguasa Tentukan Arah, Rakyat Kehilangan Kuasa
Keputusasaan yang Dilegalkan dalam Istilah “Wicked Problem”
Pertamina Tinjau Ketahanan Energi di Babel, Partai X Desak Jangan Cuma Tinjau, Tapi Bongkar Skema Kartel Energi!

Integritas BGN Jadi Prioritas

Yahya menekankan BGN harus menertibkan isu jual beli titik dapur MBG yang beredar di masyarakat. Praktik penawaran titik dapur dengan pembayaran ratusan juta rupiah mengganggu integritas lembaga. “Walau sulit dibuktikan, praktik tersebut nyata di lapangan. Integritas BGN harus dijaga,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala BGN, Dadan Hindayana, menyebutkan kampus dapat mempertimbangkan memiliki minimal satu SPPG untuk mendukung peningkatan gizi nasional.

“Saya kira kampus perlu memahami ini, karena ini peluang besar. Minimal punya satu SPPG dulu, dan kalau bisa pasokannya berasal dari sivitas akademika sendiri,” kata Dadan.

Yahya menegaskan, dukungan kampus sebaiknya bersifat sukarela dan disesuaikan kemampuan, bukan beban wajib.

Prayogi R Saputra: Negara Wajib Lindungi Rakyat

Anggota Majelis Tinggi Partai X sekaligus Direktur X Institute, Prayogi R Saputra, menekankan tiga tugas utama negara: melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat.

Prayogi menilai, kebijakan terkait SPPG harus sejalan dengan prinsip melindungi rakyat dari potensi kerugian maupun beban tambahan.

Prinsip Partai X dan Solusi Strategis

Prinsip Partai X menekankan kesejahteraan rakyat, transparansi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan program publik. Solusi yang dapat diterapkan:

  1. Skema Sukarela dan Pendanaan Fleksibel – Kampus didorong membangun SPPG sesuai kemampuan keuangan dan lahan yang tersedia.
  2. Fokus Kualitas, Bukan Kuantitas – Pemantauan dan evaluasi kualitas SPPG dilakukan rutin untuk mencegah kasus keracunan.
  3. Transparansi Pendaftaran – Sistem pendaftaran SPPG harus jelas, adil, dan terbuka untuk seluruh pemangku kepentingan.
  4. Pengawasan Isu Titik Dapur – Mencegah praktik jual-beli titik SPPG agar integritas BGN tetap terjaga.
  5. Kolaborasi dengan Stakeholder – Libatkan masyarakat, kampus, dan pemerintah daerah untuk mendukung SPPG secara berkelanjutan.
  6. Edukasi Sivitas Akademika – Melibatkan mahasiswa dan dosen dalam pengelolaan SPPG untuk memastikan pasokan makanan bergizi.

Kesimpulan

Yahya menegaskan, SPPG adalah sarana penting untuk meningkatkan gizi masyarakat. Kebijakan ini harus dijalankan dengan prinsip sukarela, transparansi, dan fokus pada kualitas agar manfaatnya maksimal.

Dengan prinsip Partai X, program SPPG akan selaras dengan perlindungan rakyat, pelayanan berkualitas, serta pengelolaan yang tertib dan berkelanjutan.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Demokrasi tanpa arah Ketika Kebijakan Berubah-ubah, Demokrasi Tanpa Arah Terbaca
Next Article Peserta PPS Diperiksa Lagi: Alarm Kepercayaan Wajib Pajak Mulai Menyala

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025
Ekonomi

Heboh Seruan Tarik Dana dari Bank Karena Danantara, Partai X Soroti Transparansi

February 24, 2025

You May also Like

Keadilan Hilang: Negara Tertib Mengatur Rakyat, Longgar Mengawasi Pejabat
Pemerintah

Keadilan Hilang: Negara Tertib Mengatur Rakyat, Longgar Mengawasi Pejabat

January 2, 2026
Pemerintah

Pengaruh Regulasi Pajak Global terhadap Proyek Pembangunan Indonesia

January 27, 2026
Pemerintah

Hak Guna Lahan IKN Dibatalkan, Partai X: Rakyat Butuh Kepastian, Bukan Keputusan Tertunda!

November 19, 2025
Seputar Pajak

Zulhas Gagal Paham Pajak Saat Rakyat Diminta Diam

April 27, 2026
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Renewable Energy
  • Hot
  • Politics
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.