By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Monday, 16 February 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Indonesia Krisis: PHK Massal, Perlindungan Minimal
Pemerintah

Indonesia Krisis: PHK Massal, Perlindungan Minimal

Diajeng Maharani
Last updated: December 31, 2025 12:46 pm
By Diajeng Maharani
Share
3 Min Read
SHARE

beritax.id – Indonesia krisis bukan sekadar istilah, melainkan kenyataan yang dirasakan ribuan keluarga pekerja hari ini. Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) terus terjadi di berbagai sektor, mulai dari industri manufaktur, tekstil, media, hingga perusahaan berbasis teknologi. Di saat ekonomi disebut tumbuh dan stabil, ribuan buruh justru kehilangan sumber penghidupan tanpa kepastian masa depan yang jelas.

Krisis ini memperlihatkan jurang antara narasi makroekonomi dan realitas hidup pekerja.

PHK Massal dan Negara yang Terlambat Hadir

Kasus PHK besar-besaran dalam beberapa bulan terakhir menunjukkan lemahnya sistem perlindungan tenaga kerja. Banyak pekerja diberhentikan dengan pesangon minim, proses yang tidak transparan, bahkan tanpa dialog yang adil. Negara kerap hadir setelah krisis terjadi, bukan sebelum atau saat tanda-tanda bahaya muncul. Kebijakan perlindungan tenaga kerja terlihat reaktif, bukan preventif.

Akibatnya, buruh menjadi pihak pertama yang dikorbankan ketika ekonomi goyah.

Jaminan Sosial yang Tidak Menjangkau Semua

Program jaminan sosial dan bantuan pemerintah memang tersedia, namun dalam praktiknya sering kali tidak cukup menjangkau korban PHK secara menyeluruh. Persyaratan administratif, keterbatasan anggaran, dan lamanya proses pencairan membuat banyak pekerja terjebak dalam masa tanpa penghasilan. Di tengah harga kebutuhan pokok yang terus naik, perlindungan minimal ini tidak sebanding dengan beban hidup yang harus ditanggung.

Negara seolah menganggap pekerja mampu bertahan sendiri.

You Might Also Like

Harga Gabah Naik, Wamendes Bilang Petani Sejahtera: Partai X Tanya, Sudah Cek Biaya Produksi?
Revisi UU TNI Diperluas ke Urusan Narkoba-Siber! Partai X: Efektif Jaga Keamanan atau Langkah Terlalu Jauh?
KPK Geledah Rumah Gubernur Kalbar, Partai X: Korupsi Rakyat Jadi Korban!
Pemotongan Dana Otsus, Partai X: Rakyat Justru Jadi Korban!

Kebijakan Pro-Investasi, Perlindungan Buruh Tertinggal

Selama beberapa tahun terakhir, orientasi kebijakan ekonomi lebih menekankan pada kemudahan investasi dan fleksibilitas pasar tenaga kerja. Namun, pendekatan ini sering mengabaikan keseimbangan antara kepentingan modal dan hak pekerja. Ketika perusahaan dengan mudah melakukan efisiensi melalui PHK, pekerja tidak memiliki daya tawar yang memadai untuk melindungi haknya.

Pertumbuhan ekonomi akhirnya dibangun di atas kerentanan sosial.

Dampak Sosial yang Lebih Luas

PHK massal bukan hanya soal kehilangan pekerjaan, tetapi juga soal dampak domino: meningkatnya kemiskinan perkotaan, tekanan psikologis keluarga, menurunnya kualitas pendidikan anak, hingga potensi konflik sosial. Jika dibiarkan, krisis ketenagakerjaan ini akan menjadi krisis sosial yang lebih besar dan sulit dikendalikan.

Negara tidak boleh menunggu krisis membesar baru kemudian bertindak.

Solusi: Perlindungan Nyata bagi Pekerja di Masa Krisis

Pemerintah perlu segera memperkuat sistem perlindungan tenaga kerja dengan memastikan pesangon dan hak buruh dipenuhi secara adil dan cepat. Skema jaminan kehilangan pekerjaan harus diperluas dan dipermudah aksesnya agar benar-benar melindungi korban PHK. Negara juga perlu mendorong dialog tripartit yang nyata antara pemerintah, pengusaha, dan serikat pekerja sebelum PHK dilakukan. Di sisi lain, strategi ekonomi harus diarahkan pada penciptaan lapangan kerja berkelanjutan, bukan hanya mengejar angka investasi.

Indonesia tidak akan keluar dari krisis jika pekerja terus dijadikan variabel pengorbanan. Perlindungan tenaga kerja bukan beban ekonomi, melainkan fondasi stabilitas sosial dan masa depan bangsa.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Demokrasi Indonesia Tetap Jalan, Tapi Mundur Arah
Next Article Prabowo Usul Badan Khusus Pembangunan Perumahan, Pengelolaan Harus Efektif!

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Seputar Pajak

Pajak Mencekik Rakyat: Ketika Setiap Keputusan Kebijakan Menambah Beban dan Mengurangi Kesejahteraan

February 16, 2026
Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

Proyek Siluman Indonesia dan Patologi Birokrasi yang Mengakar

January 20, 2026
Pemerintah

Mengenal Sistem Ketatanegaraan Lewat Analogi Tubuh Manusia

October 29, 2025
Pemerintah

Budaya Feodal Bangkit, Rakyat Kembali Jadi Penonton

December 29, 2025
Pendidikan

Pemerintah Gagal Melayani Jika Sekolah Rakyat Tetap Tertinggal

December 8, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Hot
  • Politics
  • Renewable Energy
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.