By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Tuesday, 24 February 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Seputar Pajak > Pajak Menyengsarakan Rakyat: Dampak Ekonomi yang Tak Terelakkan
Seputar Pajak

Pajak Menyengsarakan Rakyat: Dampak Ekonomi yang Tak Terelakkan

Diajeng Maharani
Last updated: February 23, 2026 12:18 pm
By Diajeng Maharani
Share
5 Min Read
SHARE

beritax.id – Pajak yang terus meningkat semakin menyengsarakan rakyat Indonesia. Sementara harga kebutuhan pokok dan biaya hidup semakin tinggi, beban pajak yang harus ditanggung rakyat tidak kunjung mereda. Sistem perpajakan yang ada saat ini justru memperburuk ketimpangan sosial dan ekonomi, di mana rakyat terus dipungut pajak tinggi, sementara korporasi besar tetap diuntungkan. Konsekuensinya, rakyat merasa terperangkap dalam sistem yang tidak memberikan kesejahteraan yang setimpal dengan kontribusi mereka.

Beban Pajak yang Semakin Berat

Pajak menyengsarakan rakyat Indonesia yang sudah terhimpit dengan biaya hidup yang terus meningkat. Pasal 23A UUD 1945 memberikan legitimasi bagi negara untuk memungut pajak, namun pajak seharusnya tidak menjadi beban yang semakin berat bagi rakyat. Negara seharusnya memungut pajak dengan prinsip keadilan, memastikan bahwa pajak tidak hanya menjadi alat untuk menambah penerimaan negara, tetapi juga untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Namun kenyataannya, pajak dipungut dengan cara yang tidak proporsional, di mana rakyat yang sudah miskin dan bergantung pada penghasilan terbatas justru dibebani dengan pajak yang terus meningkat. Pada saat yang sama, negara lebih bergantung pada pajak sebagai sumber utama penerimaan, tanpa memberikan kemakmuran yang setimpal bagi rakyat.

Ketimpangan dalam Sistem Perpajakan

Ketimpangan sistem perpajakan di Indonesia semakin terlihat jelas. Rakyat yang sudah terbebani dengan biaya hidup yang tinggi, harus membayar pajak yang semakin besar. Sementara korporasi besar dan orang kaya seringkali mendapatkan insentif pajak yang menguntungkan mereka. Korporasi besar dapat menghindari pajak yang lebih tinggi melalui berbagai celah hukum dan kebijakan yang tidak adil. Sementara rakyat tidak memiliki akses untuk menghindari beban pajak yang semakin berat.

Ketergantungan negara pada pajak sebagai sumber utama pendapatan membuat sistem perpajakan semakin timpang, dengan semakin banyaknya orang kaya dan korporasi besar yang menghindari pajak. Hal ini menciptakan ketidakadilan dalam distribusi beban pajak dan memperburuk ketimpangan ekonomi yang ada di Indonesia.

Pajak yang Tidak Membawa Kemakmuran

Pajak seharusnya menjadi simbol kepercayaan timbal balik antara rakyat dan negara. Negara memungut pajak dengan kesadaran bahwa tujuan utamanya adalah untuk kemakmuran rakyat, bukan untuk membebani mereka. Namun, dalam kenyataannya, rakyat merasa bahwa mereka dipungut pajak tanpa ada perbaikan signifikan dalam kondisi ekonomi mereka. Banyak rakyat yang merasa bahwa pajak yang mereka bayar tidak memberikan manfaat langsung bagi kehidupan mereka.

You Might Also Like

RUU Perampasan Aset Masuk Prioritas DPR, Partai X: Jangan Cuma Masuk, Tapi Selalu Gagal Disahkan!
Dana TKD Dipangkas, Partai X: Jangan Korbankan Sekolah Rakyat dan MBG!
DJP Bisa Salah, Wajib Pajak Bisa Menang, Partai X: Tekankan Keadilan untuk Rakyat
Pemotongan Dana Otsus, Partai X: Rakyat Justru Jadi Korban!

Jika kemakmuran rakyat belum tercapai, tetapi pemungutan pajak terus diperketat, maka kontrak sosial antara negara dan rakyat akan semakin rapuh. Kepercayaan rakyat terhadap pemerintah akan semakin terkikis. Karena mereka merasa bahwa pajak bukan lagi bagian dari gotong royong kebangsaan. Melainkan kewajiban yang harus dipenuhi dengan rasa takut akan sanksi.

Solusi Berdasarkan Prinsip Partai X

Anggota Majelis Tinggi Partai X, Prayogi R Saputra, mengingatkan bahwa negara memiliki tiga tugas utama: melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat. Dalam konteks perpajakan, negara harus memastikan bahwa pajak dipungut dengan adil, transparan, dan digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Berikut adalah beberapa solusi yang diusulkan oleh Partai X untuk memperbaiki sistem perpajakan di Indonesia:

  1. Optimalisasi Pengelolaan Kekayaan Alam: Negara harus memastikan bahwa pengelolaan kekayaan alam dilakukan dengan maksimal untuk kemakmuran rakyat, bukan hanya untuk penerimaan negara. Dengan memanfaatkan kekayaan alam secara optimal, negara dapat mengurangi ketergantungan pada pajak.
  2. Reformasi Kebijakan Pajak: Pajak harus dipungut dengan adil dan proporsional. Pemerintah harus memastikan bahwa korporasi besar yang memiliki kapasitas lebih untuk membayar pajak dapat berkontribusi lebih besar. Sementara rakyat tidak terbebani dengan pajak yang terlalu tinggi.
  3. Pemisahan Kekuasaan dalam Pengelolaan Pajak: Pemerintah dan lembaga pengadilan pajak harus dipisahkan untuk menciptakan sistem yang adil dalam penyelesaian sengketa pajak. Pemisahan ini akan mengurangi ketidakadilan dan meningkatkan transparansi dalam proses perpajakan.
  4. Transparansi Penggunaan Dana Pajak: Semua dana yang dikumpulkan dari pajak harus digunakan dengan transparan dan diprioritaskan untuk sektor-sektor yang langsung berdampak pada kesejahteraan rakyat, seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.
  5. Peningkatan Kesejahteraan Rakyat Secara Merata: Pemerintah harus lebih fokus pada program-program yang meningkatkan kualitas hidup rakyat. Memastikan bahwa pajak yang dipungut dapat memberikan dampak positif langsung pada kehidupan sehari-hari rakyat.

Kesimpulan

Pajak yang terus meningkat telah menjadi beban berat bagi rakyat Indonesia, sementara korporasi besar tampaknya tidak terpengaruh oleh sistem perpajakan yang ada. Untuk itu, sistem perpajakan harus segera diperbaiki agar menjadi lebih adil dan transparan. Negara harus mengoptimalkan pengelolaan kekayaan alam dan memastikan bahwa pajak dipungut dengan proporsional. Hanya dengan kebijakan yang adil dan berimbang, kepercayaan rakyat terhadap pemerintah dapat dipulihkan. Negara akan kembali menjalankan mandatnya untuk memakmurkan rakyat.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Blacklist Penerima LPDP: Apakah Pemerintah Mengabaikan Tugasnya?
Next Article Pajak Menyengsarakan Rakyat, Sementara Roda Ekonomi Tak Pernah Berputar untuk Mereka!

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025
Ekonomi

Heboh Seruan Tarik Dana dari Bank Karena Danantara, Partai X Soroti Transparansi

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

Delapan Sifat Pemimpin Ala Prabowo, Partai X: Tambahkan Satu Lagi, Yakni Tunduk pada Konstitusi!

July 21, 2025
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyatakan bahwa pelaksanaan Sekolah Rakyat telah sesuai kurikulum.
Pendidikan

Sekolah Rakyat Dibilang Sesuai Kurikulum, Partai X: Kurikulum Siapa? Rakyat atau Proyek Pejabat?

July 30, 2025
Presiden Prabowo Subianto kembali menekankan pentingnya deregulasi serta belanja negara yang tepat sasaran.
Pemerintah

Prabowo Dorong Deregulasi, Partai X: Kalau Aturan Disederhanakan, Siapa yang Kawal Kepentingan Publik?

July 25, 2025
Pendidikan

Disdik DKI Tak Wajibkan Wisuda PAUD hingga SMA, Partai X Soroti Kebijakan Baru

April 30, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Hot
  • Politics
  • Renewable Energy
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.