By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sunday, 10 May 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Rakyat Tenggelam, Pejabat Sibuk Menghitung Masa Jabatan
Pemerintah

Rakyat Tenggelam, Pejabat Sibuk Menghitung Masa Jabatan

Diajeng Maharani
Last updated: December 24, 2025 1:14 pm
By Diajeng Maharani
Share
3 Min Read
SHARE

beritax.id – Ketika banjir bandang, longsor, dan krisis sosial berulang melanda berbagai daerah, harapan publik sederhana: negara hadir cepat, fokus, dan berpihak pada keselamatan rakyat. Namun yang sering terlihat justru paradoks. Di saat warga berjibaku menyelamatkan diri, agenda tetap berjalan rapat konsolidasi, manuver kekuasaan, dan kalkulasi masa jabatan tak pernah benar-benar berhenti. Bagi rakyat terdampak, negara terasa jauh. Bagi pejabat, waktu terus dihitung.

Respons Darurat yang Tertinggal oleh Agenda Kekuasaan

Penanganan bencana kerap tersendat oleh koordinasi yang lambat dan prosedur yang berbelit. Bantuan datang, tetapi tidak jarang terlambat atau tidak merata. Sementara itu, diskursus publik di tingkat pejabat justru ramai oleh isu-isu kekuasaan: perubahan aturan, stabilitas, dan perpanjangan pengaruh. Seolah ada dua dunia yang berjalan paralel derita rakyat dan kenyamanan penguasa. Ketika prioritas tidak sejalan, korban kembali menanggung beban.

Keselamatan Rakyat sebagai Formalitas

Dalam banyak kasus, keselamatan warga diperlakukan sebagai kewajiban administratif, bukan panggilan moral. Kunjungan pejabat dan pernyataan empatik menjadi rutinitas, tetapi pembenahan akar masalah kerusakan lingkungan, tata ruang yang salah, dan kebijakan yang abai tidak kunjung tuntas. Akibatnya, bencana yang sama terulang, dengan korban yang sama-sama rakyat. Rakyat tenggelam bukan hanya oleh air, tetapi oleh kelalaian yang berulang.

Legitimasi yang Terkikis

Ketika pejabat lebih sibuk menghitung masa jabatan ketimbang menyelamatkan nyawa, kepercayaan publik terkikis. Negara mungkin tetap berjalan secara administratif, tetapi kehilangan legitimasi moral. Dalam jangka panjang, jarak ini berbahaya: rakyat merasa ditinggalkan, sementara kekuasaan merasa aman. Demokrasi yang sehat menuntut pemimpin hadir di saat krisis, bukan bersembunyi di balik kalender.

Solusi: Mengutamakan Nyawa, Menghentikan di Atas Bencana

Untuk mengakhiri pola ini, negara harus menempatkan keselamatan rakyat sebagai prioritas mutlak, di atas agenda kekuasaan apa pun. Penanganan bencana perlu dipimpin dengan komando jelas, anggaran darurat yang responsif, dan koordinasi lintas lembaga yang efektif. Evaluasi kebijakan lingkungan dan tata ruang harus dilakukan secara tegas agar pencegahan menjadi fokus utama. Aktivitas yang tidak mendesak seharusnya diredam saat krisis, demi memastikan seluruh sumber daya negara bergerak untuk rakyat. Transparansi dan pelibatan warga terdampak dalam pemulihan juga penting agar kebijakan tidak kembali melenceng dari kebutuhan nyata.

Rakyat tidak meminta keajaiban  mereka meminta kehadiran. Ketika rakyat tenggelam, tugas pemimpin bukan menghitung masa jabatan, melainkan menyelamatkan masa depan.

You Might Also Like

Satgas PHK Dibentuk! Partai X: Titik Balik atau Gimik Pengalihan Gagalnya?
Ketika Pintu Kekuasaan Dikunci, Entitas Kekuasaan Tertutup Menguat
Viral Anak Aniaya Ibu, Partai X: Polisi Jangan Nunggu Viral Baru Bergerak Lindungi Rumah Tangga!
Menghadapi Krisis Kedaulatan Rakyat: Ketika Demokrasi Hanya Menjadi Formalitas
TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Pilkada Melalui DPRD, Hak Rakyat Ditinggal di Pinggir Jalan
Next Article Menkeu Purbaya Jamin Utang Tak Bebani Generasi Muda, Pengelolaan Harus Transparan!

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Demokrasi tanpa arah
Pemerintah

Ketika Kebijakan Berubah-ubah, Demokrasi Tanpa Arah Terbaca

May 7, 2026
Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025

You May also Like

Seputar Pajak

Kabar Gembira untuk Wajib Pajak: Dalam Pemeriksaan Pajak, Data Pihak Ketiga Bisa Dihitamkan

February 15, 2026
Pemerintah

Gotong Royong Tanpa Keadilan: Menggali Penyebab Ketidakadilan yang Tersembunyi dalam Kebersamaan

March 12, 2026
Pemerintah

Ketum Partai X: Indonesia Gelap Itu Sejak Tahun 2001

February 25, 2025
Seputar Pajak

Sri Mulyani Siapkan Rp 600 T untuk Bayar Bunga Utang di 2026, Partai X: Rakyat Bayar Utang dengan Harga Sembako yang Terus Melonjak!

August 19, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Renewable Energy
  • Hot
  • Politics
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.