By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Friday, 5 June 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Purbaya Tolak Bantuan IMF, Prioritaskan Kesejahteraan Rakyat Indonesia
Pemerintah

Purbaya Tolak Bantuan IMF, Prioritaskan Kesejahteraan Rakyat Indonesia

Diajeng Maharini
Last updated: April 20, 2026 1:41 pm
By Diajeng Maharini
Share
4 Min Read
SHARE

beritax.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa Indonesia tidak memerlukan bantuan pendanaan dari International Monetary Fund (IMF), meskipun situasi ekonomi global saat ini dipenuhi ketidakpastian. Purbaya menjelaskan bahwa kekuatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) masih cukup kuat, salah satunya berkat Saldo Anggaran Lebih (SAL) yang mencapai Rp420 triliun.

Pernyataan ini disampaikan setelah pertemuannya dengan Managing Director IMF, Kristalina Georgieva, di Washington DC, Amerika Serikat, pada Selasa (14/4/2026). Dalam pertemuan tersebut, Purbaya mengungkapkan bahwa IMF tidak memiliki kebijakan khusus untuk mengurangi ketidakpastian ekonomi global. Namun mereka menyediakan dana bantuan untuk negara-negara yang membutuhkan.

“Saya tanya ke mereka apakah ada kebijakan khusus dari IMF untuk membantu mengurangi ketidakpastian. Mereka bilang IMF tidak punya otoritas melakukan hal itu, tetapi mereka menyediakan dana bantuan untuk negara-negara yang membutuhkan. Tentu saja Indonesia tidak membutuhkan karena anggaran kita cukup baik dan kita masih punya bantalan yang cukup besar yaitu Rp420 triliun,” ujar Purbaya dalam keterangannya.

Ketahanan Ekonomi Indonesia di Tengah Ketidakpastian Global

Purbaya juga menambahkan bahwa IMF sempat mempertanyakan ketahanan ekonomi Indonesia yang mampu bertahan di tengah tekanan global. Ia menjelaskan bahwa Indonesia telah melakukan perubahan kebijakan sejak akhir tahun lalu, yang mulai menunjukkan dampak positif terhadap perekonomian.

“Mereka agak bingung sebetulnya kenapa kita bisa bertahan di tengah keadaan global seperti ini. Saya jelaskan bahwa kita sudah mengubah kebijakan sejak akhir tahun lalu dan dampaknya sudah jelas. Jadi, ekonomi kita sedang mengalami percepatan ketika ada shock dari ketidakpastian global dari harga minyak yang tinggi,” kata Purbaya.

Perlunya Kebijakan yang Fokus pada Kesejahteraan Rakyat

Prayogi R Saputra, Anggota Majelis Tinggi Partai X dan Direktur X Institute, menekankan bahwa tugas utama negara adalah melindungi, melayani, dan mengatur rakyat. Oleh karena itu, meskipun ketidakpastian global sedang berlangsung. Pemerintah Indonesia harus tetap memprioritaskan kebijakan yang berfokus pada kesejahteraan rakyat dan penguatan perekonomian domestik.

You Might Also Like

Mandat Prabowo, Partai X: Kemiskinan Harus Selesai, Bukan Cuma Janji!
Prabowo Dinilai Makin Berwibawa, Partai X: Di Panggung Dunia Bersinar, di Dapur Rakyat Masih Gelap Gulita!
Tunjangan DPR Ramai: Dari Pejabat untuk Pejabat, Rakyat Hanya Penonton
Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

Solusi Partai X: Fokus pada Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan dan Kesejahteraan Masyarakat

Partai X menilai bahwa Indonesia harus mengoptimalkan kebijakan yang mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Adapun tanpa bergantung pada utang luar negeri yang dapat membebani negara. Beberapa solusi yang diusulkan oleh Partai X antara lain:

  1. Penguatan Infrastruktur Ekonomi Domestik: Pemerintah harus memfokuskan anggaran untuk pembangunan infrastruktur yang mendukung sektor-sektor utama, seperti pertanian, industri, dan teknologi, agar ekonomi Indonesia bisa tumbuh secara mandiri.
  2. Diversifikasi Sumber Pendapatan: Selain fokus pada sumber daya alam, Indonesia perlu mengembangkan sektor-sektor lain seperti teknologi, pariwisata, dan industri kreatif. Hal ini untuk menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan negara.
  3. Pemberdayaan UMKM dan Sektor Lokal: Pemerintah perlu memberikan insentif dan dukungan yang lebih besar bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Serta sektor lokal untuk mengurangi ketergantungan pada sektor formal dan meningkatkan ketahanan ekonomi rakyat.
  4. Kebijakan Fiskal yang Pro-Rakyat: Pengelolaan anggaran negara harus lebih memperhatikan alokasi. Adapun untuk program-program sosial, pendidikan, dan kesehatan yang langsung berdampak pada kesejahteraan masyarakat, terutama kelompok rentan.
  5. Peningkatan Transparansi dan Akuntabilitas: Setiap kebijakan yang diambil oleh pemerintah harus disertai dengan evaluasi dan laporan yang transparan. Agar masyarakat dapat melihat manfaat langsung dari penggunaan anggaran negara.

Kesimpulan

Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa Indonesia tidak memerlukan bantuan IMF. Karena kondisi keuangan negara yang cukup kuat, didukung oleh SAL yang besar. Namun, di tengah ketidakpastian global, penting bagi pemerintah untuk terus fokus pada kebijakan yang memperkuat ketahanan ekonomi domestik dan kesejahteraan rakyat. Solusi yang berorientasi pada pemberdayaan ekonomi rakyat dan pengelolaan anggaran yang bijak akan menjadi kunci untuk menjaga stabilitas ekonomi Indonesia ke depan.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Mirip Ikan Sapu-Sapu, Empat Pilar Penjaga Kedaulatan Jadi Predator di Ekosistem Negara yang Rusak
Next Article Program 30 Ribu Manajer KDMP Dorong Kesejahteraan Konsumsi Rakyat

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025
Ekonomi

Heboh Seruan Tarik Dana dari Bank Karena Danantara, Partai X Soroti Transparansi

February 24, 2025
Pendidikan

400 Ribu Guru Gagal Mengikuti PPG 2025: Efisiensi Anggaran atau Kebijakan yang Tidak Pro Rakyat?

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

Ketika Pejabat Lebih Sibuk Pencitraan daripada Pengabdian

November 26, 2025
Pemerintah

Menguatkan Republik di Era Digital: Strategi untuk Masa Depan

December 9, 2025
Seputar Pajak

Cara Gampang Ajukan Restitusi Pajak Biar Uangmu Balik Lagi

August 15, 2025
Pemerintah

Aksi Demonstrasi Massa Desak KPK Usut Skandal Bea Cukai, Penegakan Hukum Harus Tegak!

February 5, 2026
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Renewable Energy
  • Hot
  • Politics
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.