By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Thursday, 29 January 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Penjajahan Modern Fiskal: Indonesia, “Policy Taker” Bukan Pembuat Kebijakan
Pemerintah

Penjajahan Modern Fiskal: Indonesia, “Policy Taker” Bukan Pembuat Kebijakan

Diajeng Maharani
Last updated: January 27, 2026 11:13 am
By Diajeng Maharani
Share
3 Min Read
SHARE

beritax.id – Penjajahan modern fiskal menempatkan Indonesia sebagai “policy taker” dalam pembuatan kebijakan perpajakan global. Negara kita semakin kehilangan kendali atas kebijakan fiskalnya. Sistem perpajakan yang didikte oleh organisasi internasional seperti OECD memaksa Indonesia untuk mengikuti standar yang sering kali tidak sesuai dengan kebutuhan nasional. Hal ini menyebabkan Indonesia lebih banyak menerima kebijakan dari luar, daripada merumuskan kebijakan yang menguntungkan rakyat.

Kehilangan Kendali Fiskal dalam Sistem Global 

Indonesia terjebak dalam mekanisme yang dikendalikan oleh negara-negara maju melalui standar global seperti BEPS. Meskipun tidak menjadi anggota penuh OECD, Indonesia terpaksa mengadopsi kebijakan yang ditetapkan oleh lembaga-lembaga ini. Padahal, kebijakan tersebut sering kali bertentangan dengan kepentingan nasional Indonesia. Negara kita lebih sering menjadi “rule taker” yang menerima kebijakan tanpa bisa berpartisipasi aktif dalam pembentukan aturan tersebut.

Penurunan Kedaulatan Fiskal Indonesia

Indonesia telah kehilangan sebagian besar kedaulatan fiskalnya. Peraturan yang mengikat negara-negara berkembang, seperti Pajak Minimum Global (GMT) yang diterapkan dalam BEPS, memberikan tekanan besar pada Indonesia. Meskipun memiliki kebijakan pajak yang lebih rendah untuk menarik investasi, negara asal investor asing tetap dapat memungut pajak tambahan. Ini menunjukkan bagaimana Indonesia terpaksa mematuhi kebijakan fiskal internasional yang merugikan pembangunan ekonomi domestiknya.

Kepatuhan Terhadap Standar Internasional yang Merugikan

Salah satu contoh konkret adalah kebijakan Tax Holiday yang diberikan kepada perusahaan multinasional, namun tidak membawa dampak signifikan bagi rakyat. Indonesia dipaksa untuk mengikuti standar internasional yang memberi insentif pajak kepada korporasi besar. Pada saat yang sama, rakyat Indonesia harus membayar lebih banyak melalui pajak konsumsi yang meningkat, seperti PPN. Hal ini semakin memperburuk ketimpangan sosial dan ekonomi.

Solusi untuk Meningkatkan Kedaulatan Fiskal Indonesia

Indonesia perlu memperjuangkan kedaulatan fiskalnya dengan mengevaluasi kembali partisipasinya dalam mekanisme perpajakan internasional. Pemerintah harus lebih berani merancang kebijakan fiskal yang sesuai dengan kebutuhan pembangunan nasional. Selain itu, Indonesia harus mengurangi ketergantungan pada standar global yang tidak menguntungkan, dengan berfokus pada kebijakan yang lebih adil dan berpihak pada rakyat. Membangun aliansi dengan negara-negara berkembang untuk memperjuangkan kepentingan fiskal bersama juga merupakan langkah strategis yang perlu diambil.

Penutup

Penjajahan modern fiskal yang mengakibatkan Indonesia menjadi “policy taker” harus dihentikan. Negara perlu memulihkan kedaulatan fiskalnya dengan merancang kebijakan pajak yang lebih berpihak pada rakyat. Hanya dengan kebijakan fiskal yang adil dan berkelanjutan, Indonesia dapat menciptakan sistem perpajakan yang mendukung pembangunan nasional dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

You Might Also Like

Ganjar Bicara SDM dan Integritas, Partai X: Jangan Bangun Komitmen di Mikrofon, Lalu Hancur di Meja Tender!
Hambali Tak Boleh Masuk RI, Partai X: Yang Bebas dari Luar Diblokir, Yang Merusak dari Dalam Dibiarkan!
Menhan dan Menkeu ke Papua, Partai X: Jangan Cuma Kunjungan, Tapi Bawa Keadilan untuk Rakyat!
BPHTB Dihapus, Partai X: Rumah Bukan Hanya Hak, Tapi Kebutuhan
TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Pengaruh Regulasi Pajak Global terhadap Proyek Pembangunan Indonesia
Next Article Pesan Menkes soal Iuran BPJS, Akses Kesehatan Harus Terjangkau untuk Semua!

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025
Ekonomi

Heboh Seruan Tarik Dana dari Bank Karena Danantara, Partai X Soroti Transparansi

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

Rano Karno Cek Banjir Naik Perahu Karet! Partai X: Aksi Heroik atau Cari Panggung?

March 13, 2025
Ekonomi

Defisit Nol Persen? Partai X: Rakyat Minus Dulu Baru Negara!

September 25, 2025
Berita Terkini

Jelang Lebaran, Mendag Sidak Stok Pangan! Partai X Ingatkan: Jangan Hanya Pamer di Depan Kamera!

March 25, 2025
Pemerintah

Alasan Indonesia Perlu Kembali ke Pancasila yang Operasional Bukan Seremonial

November 19, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Hot
  • Politics
  • Renewable Energy
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.