By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Saturday, 24 January 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Pemerintah Sibuk Pencitraan, Rakyat Sibuk Bertahan Hidup
Pemerintah

Pemerintah Sibuk Pencitraan, Rakyat Sibuk Bertahan Hidup

Diajeng Maharani
Last updated: December 8, 2025 12:28 pm
By Diajeng Maharani
Share
3 Min Read
SHARE

beritax.id – Di layar televisi dan media sosial, pemerintah tampak berlari cepat. Peresmian proyek diunggah, kunjungan kerja ditayangkan, pencapaian diumumkan hampir setiap hari. Namun di sisi lain, rakyat menghadapi realitas yang tidak semanis narasi pemerintah: harga bahan pokok meningkat, biaya hidup melonjak, dan kesempatan kerja tidak membaik. Perbedaan dunia antara yang ditampilkan dan yang dialami membuat rakyat semakin kehilangan kepercayaan.Ketika pemerintah fokus membangun citra, rakyat harus fokus bertahan hidup.

Optimisme memang penting, tetapi optimisme palsu lebih berbahaya. Pemerintah sering menonjolkan pertumbuhan ekonomi nasional, padahal di lapangan banyak keluarga kesulitan memenuhi kebutuhan dasar. Pendapatan stagnan, usaha kecil tumbang satu per satu, dan bantuan sosial sering tidak tepat sasaran. Sementara itu, pejabat merasa cukup dengan menunjukkan angka makro bukan kondisi mikro di dapur rakyat. Angka ekonomi terlihat baik, tetapi kenyataan rakyat berkata sebaliknya.

Pencitraan Mengalahkan Kebutuhan Nyata

Alih-alih memprioritaskan persoalan mendasar, banyak waktu dan energi pemerintah dihabiskan untuk tampil di depan kamera. Program diluncurkan tanpa konsep matang demi headline. Kunjungan dinas sering hanya menambah beban sekolah, puskesmas, atau kantor desa yang harus mempersiapkan penyambutan. Rakyat tidak merasakan manfaat langsung, tetapi melihat anggaran habis untuk hal seremonial. Pencitraan boleh memberikan tepuk tangan, tetapi tidak mengisi perut rakyat.

Ketika pejabat sibuk membangun citra, pelayanan publik kehilangan perhatian. Urusan administrasi tetap lambat, tenaga kesehatan kewalahan, sekolah kekurangan fasilitas, dan transportasi publik tidak membaik. Pencitraan tidak mempercepat pelayanan; justru membuat pejabat lebih peduli pada kamera daripada antrean panjang di lapangan. Rakyat menginginkan pelayanan, bukan pertunjukan.

Kesenjangan Sosial Melebar Sementara Agenda Publik Dipoles

Pencitraan hanya memperindah permukaan, tidak memperbaiki akar masalah. Kesenjangan sosial justru semakin lebar: yang kaya semakin kuat, yang miskin semakin rapuh.
Harga tanah naik, biaya pendidikan membengkak, pekerjaan layak sulit didapat, sementara program-program yang digadang-gadang seolah hanya hidup di brosur.Ketika kepentingan visual lebih diutamakan, kepentingan rakyat akan selalu kalah.

Solusi: Negara Harus Memilih Kerja Nyata, Bukan Pertunjukan Pemerintahan

Untuk memastikan rakyat tidak terus menjadi korban, negara harus kembali pada tugas utamanya: melindungi, melayani, dan mengatur rakyat secara adil. Pemerintah wajib mengurangi aktivitas seremonial dan mengalihkan energi pada penyelesaian masalah mendasar seperti stabilitas harga, pemerataan pendidikan, dan peningkatan layanan kesehatan. Transparansi anggaran harus diperkuat agar publik dapat menilai efektivitas setiap program, bukan hanya melihat hasil pencitraannya. Pengambilan keputusan harus berbasis data dan kebutuhan lapangan, bukan kebutuhan popularitas. Selain itu, pemerintah perlu melibatkan masyarakat dalam perumusan kebijakan agar strategi yang dihasilkan benar-benar menyentuh persoalan rakyat. Negara akan dihormati bukan karena pencitraannya, tetapi karena keberpihakannya.

You Might Also Like

Tunjangan Dosen Naik, Kampus Tetap Goyang – Partai X: Kinerja Siapa yang Ditingkatkan?
Petani Cash Rich, Partai X: Kesejahteraan Harus Menyentuh Semua Rakyat!
Prabowo Naikkan Gaji ASN, Partai X: Gaji Rakyat Tetap Tak Naik!
Prabowo Rapat Soal MBG, Partai X: Rakyat Butuh Hasil, Bukan Janji!

Kesimpulan: Pertunjukan Tidak Menyelamatkan Bangsa

Rakyat tidak membutuhkan swafoto pejabat, tetapi harga kebutuhan yang terjangkau. Rakyat tidak memerlukan slogan, tetapi pelayanan publik yang nyata. Dan rakyat tidak menanti pencitraan, tetapi keadilan dan keberpihakan.

Selama pemerintah sibuk membangun citra, rakyat akan terus sibuk bertahan hidup. Namun bangsa hanya akan maju jika pemerintah memilih bekerja, bukan tampil.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Bukti Diabaikan, Keyakinan Hakim Diutamakan: PT Arion Indonesia Bawa Pasal 78 Pengadilan Pajak ke Mahkamah Konstitusi
Next Article Bupati Umrah Saat Banjir, Partai X Desak Evaluasi Tegas

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025
Ekonomi

Heboh Seruan Tarik Dana dari Bank Karena Danantara, Partai X Soroti Transparansi

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

Alih Lahan Sawit Ancam Pangan, Partai X Minta Negara Hadir

December 8, 2025
Lebih jauh, persoalan ini tidak bisa dilepaskan dari kerangka konstitusi yang berlaku. Amandemen keempat UUD 1945
Pemerintah

Ijazah Jokowi Jadi Cermin Bobroknya Sistem Parpol, Revolusi Konstitusi Tak Bisa Ditunda!

July 19, 2025
Pendidikan

Program Luar Negeri SMK, Partai X: Pastikan Perlindungan Tenaga Muda RI!

November 13, 2025
Pemerintah

Hasto Bebas Berkat Prabowo, Partai X: Apakah Rakyat Juga Bisa Bebas dari Beban Hidup Berkat Pemerintah?

August 18, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Hot
  • Politics
  • Renewable Energy
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.