By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Monday, 17 August 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Krisis Keadilan: Ketika Investasi Lebih Dilindungi daripada Manusia
Pemerintah

Krisis Keadilan: Ketika Investasi Lebih Dilindungi daripada Manusia

Diajeng Maharini
Last updated: December 31, 2025 1:15 pm
By Diajeng Maharini
Share
3 Min Read
SHARE

beritax.id – Krisis keadilan semakin nyata dirasakan rakyat ketika kebijakan negara terlihat lebih sigap melindungi investasi dibandingkan melindungi manusia. Atas nama pertumbuhan ekonomi dan iklim usaha, berbagai proyek besar dijalankan dengan mengorbankan hak warga, mulai dari penggusuran, konflik agraria, hingga kerusakan ruang hidup masyarakat lokal. Dalam situasi ini, rakyat justru ditempatkan sebagai hambatan pembangunan, bukan sebagai tujuan utama kebijakan.

Alih-alih menghadirkan kesejahteraan, model pembangunan semacam ini memperdalam ketimpangan dan memunculkan rasa ketidakadilan yang meluas di tengah masyarakat.

Investasi Dijaga, Hak Warga Terpinggirkan

Berbagai kasus menunjukkan bagaimana proyek investasi diberi karpet merah, sementara keluhan warga terdampak berjalan di tempat. Proses perizinan dipercepat, tetapi dialog dengan masyarakat sering diabaikan. Ketika warga menolak atau mempertanyakan dampak sosial dan lingkungan, respons negara kerap bersifat represif, bukan solutif.

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan mendasar: untuk siapa sebenarnya pembangunan dijalankan, dan siapa yang paling dilindungi oleh negara?

Negara Keliru Menentukan Prioritas

Anggota Majelis Tinggi Partai X, Rinto Setiyawan, menilai bahwa akar masalah dari krisis ini adalah penyimpangan arah negara dalam menjalankan fungsinya.

“Tugas negara itu jelas dan terbatas pada tiga hal: melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat. Jika investasi lebih dijaga daripada keselamatan, hak, dan martabat manusia, maka negara sedang salah menempatkan prioritas,” tegas Rinto.

You Might Also Like

Ruang Publik Menyempit akibat Media Alat Kekuasaan Pemerintah
OJK Pegang Hak Gugatan, Korban Kejahatan Keuangan Harus Diberi Keadilan!
Rp1,8 Triliun Habis Padat Karya, Partai X: Rakyat Kerja, Pejabat Kenyang!
Saat Penguasa Mengendalikan Sistem, Rakyat Kehilangan Kuasa

Menurutnya, investasi seharusnya menjadi alat untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, bukan tujuan yang membenarkan pengorbanan manusia.

Dampak Sosial yang Terus Membesar

Ketika manusia dikalahkan oleh kepentingan modal, dampaknya tidak hanya bersifat ekonomi, tetapi juga sosial dan psikologis. Rakyat kehilangan tanah, pekerjaan, dan rasa aman, sementara kepercayaan terhadap negara semakin terkikis. Dalam jangka panjang, kondisi ini berpotensi memicu konflik sosial yang lebih luas dan merusak fondasi kebangsaan.

Pembangunan yang mengabaikan keadilan pada akhirnya justru menciptakan instabilitas yang merugikan semua pihak.

Solusi: Mengembalikan Negara ke Fungsinya

Untuk keluar dari krisis keadilan ini, diperlukan langkah korektif yang tegas dan berpihak pada rakyat, antara lain:

  1. Menempatkan keselamatan dan hak manusia sebagai prioritas utama dalam setiap kebijakan investasi dan pembangunan.
  2. Mewajibkan partisipasi bermakna masyarakat sejak tahap perencanaan proyek, bukan sekadar formalitas.
  3. Meninjau ulang proyek-proyek bermasalah yang terbukti merugikan rakyat dan lingkungan.
  4. Memastikan penegakan hukum yang adil, tanpa kriminalisasi terhadap warga yang memperjuangkan haknya.

Rinto Setiyawan menegaskan penutupannya bahwa negara tidak boleh berubah menjadi penjaga modal semata. Negara harus kembali pada tugas dasarnya: melindungi, melayani, dan mengatur demi kepentingan rakyat.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Krisis Keadilan: Pemerintah Menggusur atas Nama Kemajuan
Next Article Bos Bulog Minta Margin Fee, Kesejahteraan Rakyat Harus Utama!

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

“Pengalihan Pengadilan Pajak ke Mahkamah Agung dalam sistem peradilan Indonesia”
Berita Terkini

Catatan Adaptasi Pengadilan Pajak Menyongsong Pengalihan ke Mahkamah Agung

December 19, 2025
Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah mengabdi kepada rakyat
Pemerintah

Pemerintah Mengabdi kepada Rakyat, Bukan Sekadar Janji Kekuasaan

July 17, 2026
Pemerintah

Reformasi Sistem Pemerintahan untuk Menghindari Malfungsi Negara

November 4, 2025
Kriminal

16 Pos Polisi Malang Rusak, Partai X: Suara Rakyat Lebih Pecah

September 1, 2025
Pemerintah

Ketika Makna Bhinneka Tunggal Ika Menjadi Ujian Persatuan

July 30, 2026
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Renewable Energy
  • Hot
  • Politics
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.