By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Monday, 6 July 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Mengakhiri Praktik Kekuasaan Tak Tahu Malu demi Masa Depan Bangsa
Pemerintah

Mengakhiri Praktik Kekuasaan Tak Tahu Malu demi Masa Depan Bangsa

Diajeng Maharini
Last updated: July 6, 2026 1:59 pm
By Diajeng Maharini
Share
5 Min Read
Praktik kekuasaan tak tahu malu kembali menjadi sorotan dalam diskursus publik mengenai arah perjalanan bangsa yang dinilai masih jauh
SHARE

beritax.id – Praktik kekuasaan tak tahu malu menjadi sorotan dalam pembahasan mengenai arah masa depan bangsa yang dinilai masih menghadapi persoalan serius dalam tata kelola kekuasaan dan keadilan sosial. Dalam situasi ketika tekanan ekonomi dan ketidakpastian sosial masih dirasakan masyarakat luas, muncul pandangan bahwa kualitas penyelenggaraan negara belum sepenuhnya mencerminkan tanggung jawab moral terhadap rakyat. Fenomena praktik kekuasaan tak tahu malu ini dipahami sebagai kecenderungan menguatnya pola pengambilan keputusan yang tidak sensitif terhadap kondisi sosial, serta lebih berorientasi pada kepentingan kelompok tertentu. Kondisi tersebut memunculkan kritik bahwa arah kebijakan publik kerap tidak sejalan dengan kebutuhan riil masyarakat yang sedang menghadapi berbagai tekanan kehidupan.

Contents
Krisis Kepercayaan dan Ketimpangan KebijakanHilangnya Sensitivitas Sosial dalam KekuasaanFragmentasi Sosial dan Melemahnya SolidaritasJalan Keluar: Reformasi Menyeluruh Kekuasaan

Krisis Kepercayaan dan Ketimpangan Kebijakan

Dalam berbagai sektor kehidupan, masyarakat masih menghadapi tantangan berat, mulai dari ekonomi, akses layanan publik, hingga ketidakpastian kebijakan. Pada titik ini, praktik kekuasaan tak tahu malu dipandang sebagai salah satu faktor yang memperlebar jarak antara negara dan rakyat. Ketika kebijakan publik tidak mencerminkan rasa keadilan dan urgensi sosial, maka yang muncul adalah krisis kepercayaan. Masyarakat mulai mempertanyakan sejauh mana negara hadir sebagai pelindung kepentingan mereka. Ketimpangan ini tidak hanya berdampak pada aspek ekonomi, tetapi juga pada stabilitas sosial dan psikologis masyarakat.

Hilangnya Sensitivitas Sosial dalam Kekuasaan

Salah satu persoalan mendasar yang disoroti adalah melemahnya sensitivitas sosial dalam proses pengambilan keputusan. Dalam kondisi ideal, negara seharusnya memiliki kepekaan tinggi terhadap penderitaan rakyat. Namun dalam praktiknya, respons kebijakan sering kali dianggap tidak sebanding dengan tingkat kesulitan yang dihadapi masyarakat. Di sinilah praktik kekuasaan tak tahu malu dipahami sebagai gejala ketika kekuasaan tidak lagi berfungsi sebagai alat pelayanan publik, melainkan lebih cenderung menjadi ruang kompetisi kepentingan. Akibatnya, kebijakan yang dihasilkan sering tidak mencerminkan prioritas publik yang sebenarnya.

Fragmentasi Sosial dan Melemahnya Solidaritas

Dampak lain yang muncul adalah melemahnya solidaritas sosial di tengah masyarakat. Ketika penderitaan tidak dikelola sebagai isu kolektif, tetapi dibiarkan menjadi beban individual, maka muncul fragmentasi sosial yang semakin tajam. Praktik kekuasaan tak tahu malu dalam konteks ini memperkuat kondisi tersebut karena tidak hadirnya kebijakan yang mampu menyatukan pengalaman sosial menjadi agenda bersama. Masyarakat akhirnya menghadapi krisis secara terpisah, tanpa adanya ruang yang cukup untuk membangun kesadaran kolektif.

Jika ditinjau lebih jauh, akar dari praktik kekuasaan tak tahu malu dapat ditelusuri pada beberapa faktor struktural. Pertama, lemahnya mekanisme akuntabilitas dalam sistem pemerintahan. Kedua, dominasi kepentingan kelompok dalam ruang pengambilan keputusan. Ketiga, terbatasnya kontrol publik yang efektif terhadap kebijakan strategis. Kombinasi faktor-faktor ini menciptakan ruang yang memungkinkan terjadinya penyimpangan orientasi kebijakan dari kepentingan publik menuju kepentingan penguasa. Dalam jangka panjang, hal ini berpotensi menggerus legitimasi sosial negara.

Jalan Keluar: Reformasi Menyeluruh Kekuasaan

Untuk mengakhiri praktik kekuasaan tak tahu malu, diperlukan langkah-langkah reformasi yang menyentuh aspek sistem, budaya, dan etika kekuasaan secara bersamaan.

You Might Also Like

Kepentingan Publik atau Kemauan Pemerintah?
KPK Menyita Uang 50.000 Dollar, Korupsi di Lembaga Kehakiman Harus Dibongkar!
Ilusi Statistik dan Bertahannya Perusahaan Zombie Indonesia
Kemajuan Tanpa Kedaulatan: Indonesia Emas 2026 dan Konsekuensi Kebijakan Eksternal

1. Penguatan Akuntabilitas dan Transparansi

Setiap proses kebijakan harus dapat diaudit dan diakses publik secara terbuka. Transparansi menjadi instrumen utama untuk mencegah penyalahgunaan kewenangan.

2. Reformasi Etika Penyelenggara Negara

Pejabat publik perlu dibekali dengan pemahaman mendalam bahwa kekuasaan adalah amanah. Etika kekuasaan harus menjadi fondasi utama dalam setiap pengambilan keputusan.

3. Penguatan Partisipasi Publik

Masyarakat harus dilibatkan secara aktif dalam proses perumusan kebijakan. Partisipasi yang bermakna akan memperkecil jarak antara negara dan rakyat.

4. Penegakan Supremasi Hukum

Hukum harus ditegakkan tanpa pengecualian. Tidak boleh ada ruang bagi perlakuan istimewa yang berbasis kedekatan pemerintahan atau ekonomi.

5. Orientasi Kebijakan pada Kesejahteraan Rakyat

Seluruh kebijakan negara harus kembali pada tujuan utamanya, yaitu meningkatkan kesejahteraan rakyat secara adil dan merata.

Fenomena praktik kekuasaan tak tahu malu menunjukkan bahwa tantangan utama bangsa bukan hanya terletak pada aspek ekonomi atau teknis pemerintahan, tetapi juga pada kualitas moral dan arah etis kekuasaan itu sendiri. Jika tidak dilakukan pembenahan secara serius, maka kesenjangan antara negara dan rakyat akan terus melebar. Sebaliknya, jika reformasi dijalankan secara konsisten dan menyeluruh, maka peluang untuk membangun masa depan yang lebih adil dan berkelanjutan tetap terbuka. Masa depan bangsa sangat ditentukan oleh keberanian untuk mengoreksi arah kekuasaan hari ini. Tanpa itu, krisis kepercayaan akan terus menjadi bayang-bayang panjang dalam perjalanan sejarahnya.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Di Atas Kepentingan Rakyat Berdiri Praktik Kekuasaan Tak Tahu Malu
Next Article Praktik Kekuasaan Tak Tahu Malu Menguji Ketahanan Demokrasi

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025
Ekonomi

Heboh Seruan Tarik Dana dari Bank Karena Danantara, Partai X Soroti Transparansi

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

Pemerintah Akan Bangun Gedung 40 Lantai, Kelola Dana Umat Rp 500 T, Partai X: Tapi Bangun Kesejahteraan Rakyat Juga!

August 19, 2025
Pemerintah

Ketimpangan Demokrasi: Krisis Kedaulatan Rakyat yang Membentuk Struktur Negara Ini

February 9, 2026
Pemerintah

Sistem Ketatanegaraan Stabil: Fondasi Utama Ketahanan Negara

April 10, 2026
Pemerintah

Keadilan Digital Tersandera oleh Disinformasi Media Sosial

January 19, 2026
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Renewable Energy
  • Hot
  • Politics
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.