By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Wednesday, 7 January 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Korupsi, Bencana, dan Ketidakadilan Negara Indonesia: Semuanya Bagian dari Program Pembangunan
Pemerintah

Korupsi, Bencana, dan Ketidakadilan Negara Indonesia: Semuanya Bagian dari Program Pembangunan

Diajeng Maharani
Last updated: January 5, 2026 1:21 pm
By Diajeng Maharani
Share
3 Min Read
SHARE

beritax.id – Ketidakadilan negara Indonesia semakin kentara ketika korupsi, bencana ekologis, dan ketimpangan sosial terus muncul bersamaan dengan laju pembangunan. Di berbagai wilayah, proyek berjalan cepat sementara kasus korupsi terungkap, banjir dan longsor berulang, serta konflik sosial tak kunjung selesai. Semua itu seolah bukan penyimpangan, melainkan bagian dari pola yang terus diproduksi atas nama pembangunan. Pembangunan berjalan, keadilan justru tertinggal.

Korupsi yang Menempel pada Proyek

Sejumlah kasus hukum dalam beberapa waktu terakhir kembali memperlihatkan keterkaitan antara proyek besar, pengadaan, dan praktik korupsi. Anggaran publik yang seharusnya digunakan untuk kepentingan rakyat justru bocor di sepanjang rantai kebijakan. Ironisnya, proyek tetap dilanjutkan, sementara pelaku sering diperlakukan dengan standar yang tidak setara dengan rakyat. Korupsi bukan hambatan pembangunan, tetapi penyakit yang dibiarkan hidup di dalamnya.

Banjir, longsor, dan krisis lingkungan kini sulit dipisahkan dari keputusan tata ruang dan alih fungsi lahan. Hutan dibuka, daerah resapan dipersempit, dan kawasan rawan dijadikan lokasi proyek. Ketika bencana datang, ia disebut musibah alam, bukan akibat kebijakan. Padahal, bencana itu hadir mengikuti jejak pembangunan yang mengabaikan daya dukung lingkungan. Alam bereaksi, rakyat menanggung akibatnya.

Ketidakadilan yang Dinormalisasi

Korban pembangunan warga tergusur, petani kehilangan lahan, nelayan kehilangan laut sering kali diposisikan sebagai dampak yang harus dimaklumi. Ketidakadilan dinormalisasi melalui istilah teknis: risiko proyek, penyesuaian kebijakan, atau kepentingan nasional. Bahasa kebijakan ini menumpulkan empati dan mengaburkan tanggung jawab negara. Ketidakadilan menjadi prosedural, bukan lagi dianggap kegagalan.

Negara menunjukkan ketegasan dalam mengejar target pembangunan dan menjaga arus investasi. Namun ketegasan itu melemah ketika berhadapan dengan penegakan hukum lingkungan, pemberantasan korupsi yang menyentuh pejabat, dan perlindungan rakyat terdampak. Akibatnya, kepercayaan publik terkikis dan rasa keadilan semakin menjauh dari kehidupan sehari-hari warga. Negara hadir sebagai penggerak proyek, bukan sebagai pelindung rakyat.

Solusi: Menghentikan Pembangunan yang Memproduksi Ketidakadilan

Negara perlu mengakhiri pola pembangunan yang membiarkan korupsi, bencana, dan ketidakadilan berjalan beriringan. Penegakan hukum harus dilakukan tanpa pengecualian, terutama dalam proyek bernilai besar. Evaluasi menyeluruh terhadap dampak sosial dan lingkungan wajib menjadi syarat utama setiap kebijakan pembangunan. Partisipasi rakyat harus diperkuat sejak perencanaan, bukan sekadar formalitas setelah keputusan diambil. Keberhasilan pembangunan seharusnya diukur dari berkurangnya korupsi, menurunnya risiko bencana, dan meningkatnya rasa keadilan yang dirasakan rakyat.

You Might Also Like

MPP Dipercepat Demi Program Presiden, Partai X: Layanan Publik Jangan Jadi Alat Pencitraan Menuju 2029!
Gaji Sultan, Mental Pengemis: Pejabat Indonesia Rusak Total?!
Bos BGN Bongkar Keracunan MBG, Partai X: Korporasi Untung, Rakyat Terbakar!
Gerindra Klaim Prabowo Komit Berantas Korupsi Haji, Partai X: Jangan Cuma Komitmen, Tapi Bongkar Juga Jaringannya!

Tanpa perubahan arah ini, korupsi, bencana, dan ketidakadilan akan terus diproduksi—dan semuanya akan terus dibungkus sebagai bagian tak terpisahkan dari program pembangunan.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Tahun 2026: Awal Harapan atau Awal Masalah?
Next Article Hukum Tajam ke Bawah, Tumpul ke Atas: Kebijakan Negara Katanya

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025
Ekonomi

Heboh Seruan Tarik Dana dari Bank Karena Danantara, Partai X Soroti Transparansi

February 24, 2025

You May also Like

Ekonomi

Lansia dan Difabel Dapat MBG, Partai X: Rakyat Butuh Aksi Nyata, Bukan Janji!

November 5, 2025
Pemerintah

Deepfake Sri Mulyani dan Kacaunya Publik, Partai X: Rakyat Tak Bisa Terus Dikorbankan!

August 25, 2025
Ekonomi

BPJS Revisi Target, Partai X: PHK Banyak, Tapi Cuma Data yang Diubah!

October 24, 2025
Pemerintah

Cak Nun: Hanya Revolusi Ketatanegaraan Luar Biasa yang Bisa Hentikan Kebocoran Kekayaan Negara

July 15, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Hot
  • Politics
  • Renewable Energy
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.