By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Thursday, 8 January 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Ekonomi > Kelas Menengah Terdesak di Negara Rapuh Struktural
Ekonomi

Kelas Menengah Terdesak di Negara Rapuh Struktural

Diajeng Maharani
Last updated: January 6, 2026 1:13 pm
By Diajeng Maharani
Share
4 Min Read
SHARE

beritax.id – Dalam situasi negara rapuh struktural, pertumbuhan ekonomi yang diklaim stabil tidak otomatis menghadirkan rasa aman bagi rakyat. Justru sebaliknya, kelas menengah Indonesia kini berada dalam posisi terdesak. Daya beli melemah, beban pajak meningkat, dan biaya hidup terus naik, sementara perlindungan negara terasa semakin tipis. Kondisi ini menegaskan bahwa persoalan ekonomi Indonesia bukan sekadar angka PDB, melainkan masalah struktural yang belum diselesaikan.

Paradoks Ekonomi: PDB Naik, Kehidupan Makin Sempit

Secara makro, pemerintah masih mengandalkan narasi pertumbuhan dan stabilitas. Namun di tingkat rumah tangga, kelas menengah menghadapi realitas berbeda: cicilan meningkat, tabungan tergerus, dan ketidakpastian kerja makin besar. Kebijakan fiskal yang bertumpu pada pajak konsumsi serta pengurangan subsidi justru mempersempit ruang hidup kelompok yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi nasional.

Kelas Menengah Sebagai Penyangga yang Terabaikan

Kelas menengah bukan hanya konsumen, tetapi juga pembayar pajak utama dan penggerak ekonomi domestik. Ketika mereka terdesak, dampaknya berantai: konsumsi menurun, sektor UMKM melemah, dan basis penerimaan negara ikut tergerus. Dalam negara rapuh struktural, tekanan ini sering dialihkan ke rakyat. Hal ini karena negara gagal membenahi fondasi ekonomi dan tata kelola fiskal secara adil.

Tanggapan Rinto Setiyawan: Negara Jangan Salah Arah

Menanggapi kondisi tersebut, Anggota Majelis Tinggi Partai X, Rinto Setiyawan, mengingatkan bahwa negara tidak boleh kehilangan arah dalam menjalankan mandat konstitusionalnya.

“Tugas negara itu ada tiga: melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat. Jika kelas menengah justru terdesak oleh kebijakan negara sendiri. Maka ada yang keliru dalam cara negara mengatur dan melayani,” tegas Rinto.

Menurutnya, negara yang kuat bukan diukur dari angka statistik semata. Tetapi dari sejauh mana rakyat terutama kelas menengah merasakan kehadiran dan perlindungan negara dalam kehidupan sehari-hari.

You Might Also Like

Mendagri Jengkel Korupsi Daerah, Partai X: Rakyat yang Terus Terbakar!
RUU Perampasan Aset Menunggu KUHAP, Partai X: Kalau Serius Berantas Korupsi, Kenapa Selalu Ditunda?
Dua Pejabat PKP Tersangka Korupsi, Kementerian Bersuara, Partai X: Bukan Klarifikasi, Tapi Pembongkaran Total!
Menkeu Purbaya Tanggapi 17+8, Partai X: Jangan Cuma Retorika!

Akar Masalah: Kebijakan Tambal Sulam dalam Struktur Rapuh

Rinto menilai, tekanan terhadap kelas menengah lahir dari kebijakan jangka pendek yang menutup defisit tanpa membenahi struktur. Ketergantungan pada pajak konsumsi, utang, dan pemangkasan belanja sosial menunjukkan negara belum berani melakukan reformasi mendasar pada sistem perpajakan, belanja negara, dan pengelolaan ekonomi nasional.

Solusi: Menguatkan Negara dengan Melindungi Kelas Menengah

Untuk keluar dari jebakan negara rapuh struktural, Partai X mendorong langkah-langkah berikut:

  1. Reorientasi Kebijakan Fiskal
    Menghentikan ketergantungan pada pajak regresif dan mengalihkan beban ke sektor yang selama ini minim kontribusi namun menikmati privilese ekonomi.
  2. Perlindungan Nyata bagi Kelas Menengah
    Memperkuat jaminan sosial, pendidikan, kesehatan, dan transportasi publik agar biaya hidup tidak terus menekan rumah tangga produktif.
  3. Penguatan Ekonomi Riil dan UMKM
    Negara harus hadir melalui insentif produksi, bukan sekadar menarik pajak, agar lapangan kerja berkualitas kembali tercipta.
  4. Pembenahan Tata Kelola Negara
    Transparansi anggaran dan efisiensi belanja wajib dikedepankan agar rakyat tidak terus menjadi korban dari struktur negara yang rapuh.

Jika kelas menengah terus terdesak, maka rapuhlah fondasi ekonomi dan sosial bangsa. Negara harus kembali pada tugas utamanya: melindungi, melayani, dan mengatur rakyat secara adil. Tanpa perubahan arah kebijakan, negara rapuh struktural akan terus mempersempit ruang hidup rakyatnya sendiri.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Defisit Bertahan Meski PDB Meningkat, Rakyat Jadi Sasaran Pajak
Next Article Negara Katanya Bebas Korupsi, Kecuali Ketika Itu Menguntungkan Mereka

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025
Ekonomi

Heboh Seruan Tarik Dana dari Bank Karena Danantara, Partai X Soroti Transparansi

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

Negara Kritis: Korupsi Tak Lagi Menyimpang, Tapi Menjadi Sistem

December 30, 2025
Pemerintah

Survei Elektabilitas “Politik” Jadi Alat Tipu Massa

May 28, 2025
Pemerintah

Penggusuran Disebut Pembangunan, Penderitaan Disebut Pengorbanan

December 16, 2025
Pemerintah

Kementerian Pertanian Percepat Oplah dan Cetak Sawah, Warga Minta Swasembada Pangan Dipercepat

December 18, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Hot
  • Politics
  • Renewable Energy
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.