By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sunday, 8 November 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Kenaikan BI Rate Dikritik, Ingat! Harus Pentingkan Kesejahteraan Rakyat
Pemerintah

Kenaikan BI Rate Dikritik, Ingat! Harus Pentingkan Kesejahteraan Rakyat

Diajeng Maharini
Last updated: June 19, 2026 1:54 pm
By Diajeng Maharini
Share
4 Min Read
SHARE

beritax.id – Keputusan Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga acuan menjadi 5,75 persen pada Juni 2026 untuk memperkuat nilai tukar rupiah sekaligus meredam tekanan inflasi impor di tengah ketidakpastian pasar keuangan global. “Pergeseran kebijakan ini mencerminkan upaya BI untuk memperkuat rupiah dari level saat ini sekitar Rp17.736 per dolar AS guna meredam inflasi impor,” kata Hosianna kepada ANTARA di Jakarta, Kamis.

Contents
Dampak Kebijakan Moneter terhadap Masyarakat dan EkonomiPrinsip Partai X: Stabilitas Berkeadilan dan Ekonomi RakyatSolusi Partai X untuk Menjaga Keseimbangan Kebijakan

Kenaikan BI Rate sebesar 25 basis poin tersebut menjadi langkah ketiga berturut-turut sepanjang tahun ini. Kebijakan tersebut juga dinilai sesuai ekspektasi pasar. BI menilai stabilitas nilai tukar menjadi fokus utama. Hal ini dipicu meningkatnya risiko eksternal global.

Salah satunya adalah potensi kenaikan suku bunga The Federal Reserve. Kondisi ini dapat memicu arus keluar modal dari negara berkembang. Inflasi domestik pada Mei 2026 tercatat meningkat. Angka inflasi mencapai 3,08 persen secara tahunan. Inflasi inti juga naik menjadi 2,59 persen. Kondisi ini memperkuat alasan kebijakan moneter ketat.

BI juga melakukan intervensi valuta asing secara berkelanjutan. Langkah ini untuk menjaga stabilitas rupiah. Selain itu, aturan transaksi valuta asing juga diperketat. Ambang batas transaksi diperbarui untuk memperkuat kontrol devisa.

Dampak Kebijakan Moneter terhadap Masyarakat dan Ekonomi

Anggota Majelis Tinggi Partai X sekaligus Direktur X Institute, Prayogi R Saputra, menilai kebijakan kenaikan suku bunga harus dikritisi secara berimbang. Ia menegaskan kebijakan moneter tidak boleh hanya fokus pada stabilitas angka ekonomi. Menurutnya, negara memiliki tiga tugas utama. Negara wajib melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat.

Prayogi menjelaskan bahwa perlindungan rakyat berarti menjaga daya beli masyarakat. Kebijakan moneter tidak boleh menekan konsumsi rumah tangga. Pelayanan negara harus tercermin dalam kebijakan yang inklusif. Akses pembiayaan usaha rakyat harus tetap terbuka. Fungsi pengaturan negara juga harus menjaga keseimbangan ekonomi. Stabilitas makro tidak boleh mengorbankan sektor riil.

You Might Also Like

Giant Sea Wall Siap Dibangun, Partai X: Lindungi Rakyat, Bukan Laut!
Mengapa Ruang Gerak Negara Perlu Dikaji Ulang? Perspektif Buku Free Indonesia Save Nusantara Jilid 1
Buku Free Indonesia Save Nusantara Jilid 1 dan Pertanyaan Besar: Ketika Sistem Dibajak, Siapa yang Diuntungkan?
Pembagian Ranah Kekuasaan, Kunci Menjaga Keseimbangan Negara

Ia menilai kenaikan BI Rate memang bertujuan stabilisasi rupiah. Namun dampaknya harus diperhatikan secara menyeluruh. Kenaikan suku bunga dapat meningkatkan biaya kredit. Hal ini berdampak pada pelaku usaha kecil. Selain itu, konsumsi masyarakat berpotensi melemah. Kondisi ini dapat menekan pertumbuhan ekonomi domestik. Prayogi menegaskan perlunya kebijakan yang lebih seimbang. Stabilitas tidak boleh mengorbankan kesejahteraan rakyat.

Prinsip Partai X: Stabilitas Berkeadilan dan Ekonomi Rakyat

Partai X menekankan prinsip stabilitas ekonomi yang berkeadilan. Kebijakan moneter harus melindungi kelompok rentan. Prinsip kedua adalah keberpihakan pada ekonomi rakyat. UMKM harus menjadi prioritas utama kebijakan kredit. Partai X juga menegaskan transparansi kebijakan ekonomi. Setiap keputusan moneter harus dapat dipahami publik.

Selain itu, kebijakan fiskal dan moneter harus sinkron. Tujuannya agar tidak membebani masyarakat. Prinsip terakhir adalah keberlanjutan ekonomi nasional. Pertumbuhan harus inklusif dan tidak timpang.

Solusi Partai X untuk Menjaga Keseimbangan Kebijakan

Partai X mendorong koordinasi ketat antara BI dan pemerintah. Kebijakan suku bunga harus selaras dengan fiskal. Pemerintah juga perlu memperkuat subsidi produktif. Bantuan harus diarahkan ke sektor usaha kecil. Selain itu, akses kredit murah bagi UMKM harus diperluas. Hal ini untuk menjaga aktivitas ekonomi rakyat. Partai X juga mendorong penguatan kontrol inflasi pangan. Stabilitas harga kebutuhan pokok harus dijaga.

Transparansi kebijakan moneter perlu ditingkatkan kepada publik. Masyarakat harus memahami arah kebijakan ekonomi. Dengan pendekatan tersebut, stabilitas ekonomi dapat tercapai tanpa membebani rakyat. Kebijakan tetap berpihak pada kesejahteraan masyarakat luas.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Pinjaman AIIB Dinilai Normal, Partai X Ingatkan Jangan Bebani Rakyat
Next Article Demokrasi Tanpa Rakyat: Partai Politik dan Pembajakan Kedaulatan

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

“Pengalihan Pengadilan Pajak ke Mahkamah Agung dalam sistem peradilan Indonesia”
Berita Terkini

Catatan Adaptasi Pengadilan Pajak Menyongsong Pengalihan ke Mahkamah Agung

December 19, 2025
Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025

You May also Like

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang mendalami dugaan keterlibatan pejabat Kementerian Agama dalam kasus kuota haji tahun 2023–2024.
Pemerintah

KPK Gali Pejabat Kemenag Kuota Haji, Partai X: Haji Jangan Dijadikan Proyek!

September 11, 2025
Pendidikan

Anak Disarankan ke Barak, Komnas PA Ingatkan Asesmen: Partai X Tegas, Pendidikan Bukan Militerisasi!

May 21, 2025
Pemerintah

Pengkhianatan Terhadap Konstitusi: Menyusupnya Kekuasaan yang Tidak Sah

March 3, 2026
Pertamina Group melakukan kunjungan resmi ke Kawasan Inti Pusat Pemerintahan IKN pada Minggu, 11 Januari 2026. Pertemuan berlangsung
Pemerintah

Pertamina Masuk IKN, Percepatan Birokrasi Jangan Abaikan Akuntabilitas

January 13, 2026
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Renewable Energy
  • Hot
  • Politics
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.