By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Thursday, 28 May 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pendidikan > Anak Disarankan ke Barak, Komnas PA Ingatkan Asesmen: Partai X Tegas, Pendidikan Bukan Militerisasi!
Pendidikan

Anak Disarankan ke Barak, Komnas PA Ingatkan Asesmen: Partai X Tegas, Pendidikan Bukan Militerisasi!

Diajeng Maharini
Last updated: May 21, 2025 3:04 pm
By Diajeng Maharini
Share
3 Min Read
SHARE

beritax.id – Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Banten menanggapi serius rencana pembinaan anak bermasalah melalui barak militer. Ketua Komnas PA Banten Hendry Gunawan menegaskan, pendekatan ini harus tetap menjunjung tinggi prinsip perlindungan anak.

Contents
Partai X: Negara Tidak Boleh Gagal Memahami Fungsi PendidikanSolusi Partai X: Pendidikan Rehabilitatif, Inklusif, dan Berbasis Karakter

Komnas PA menghargai kepedulian Pemerintah Provinsi Banten, namun mengingatkan bahwa pembinaan anak tidak boleh dilakukan secara represif. Hal itu disampaikan menanggapi wacana Wagub Banten A. Dimyati Natakusumah yang mengusulkan fasilitas militer sebagai lokasi pembinaan anak.

Menurut Hendry, pembinaan anak harus berbasis pendekatan yang disesuaikan dengan kebutuhan individual, bukan dilakukan secara seragam. Ia menekankan pentingnya asesmen psikologis yang komprehensif sebelum program dijalankan.

Komnas PA juga menyarankan penguatan lembaga pembinaan, edukasi parenting, serta partisipasi aktif keluarga dalam proses pemulihan anak. Monitoring pasca-pembinaan dan jaminan pendidikan anak juga harus menjadi perhatian utama dalam kebijakan ini.

Partai X: Negara Tidak Boleh Gagal Memahami Fungsi Pendidikan

Anggota Majelis Tinggi Partai X sekaligus Direktur X-Institute, Prayogi R Saputra, menegaskan bahwa pendidikan tidak boleh disamakan dengan militerisasi. “Kalau anak nakal dibawa ke barak, lalu siapa yang gagal? Keluarga atau negara?” tegasnya.

Prayogi mengingatkan bahwa tugas pemerintah adalah melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat. Dalam hal ini, pendekatan pendidikan harus bersifat membangun, bukan menundukkan.

You Might Also Like

Biaya Pemerintahan Tinggi dan Pengaruhnya terhadap Kualitas Layanan Publik
Skandal Pajak Terungkap, IWPI Desak KPK Tindak Lanjuti Kasus Coretax
Pemerintah Sibuk Mengatur, Tapi Pengawasan Justru Lemah
Saat Kritik Diredam dengan Prosedur, Desain Kebijakan Manipulatif Mengakar

Partai X menilai bahwa pembinaan berbasis militer dapat merusak hak tumbuh-kembang anak dan mengabaikan prinsip keadilan sosial. Negara seharusnya hadir dengan strategi pendidikan, bukan ancaman penaklukan.

Partai X memandang bahwa negara harus hadir dengan kebijakan berbasis cinta, bukan ketakutan. Pemerintah adalah pelayan rakyat, bukan penguasa atas anak-anak bangsa.

Pendidikan anak bermasalah tidak boleh dilandasi stigma dan pendekatan kekerasan struktural. Mereka butuh kasih, bukan komando. Mereka butuh dialog, bukan disiplin tempur.

Jika pemerintah gagal membedakan fungsi pendidikan dan fungsi militer, maka negara sedang kehilangan arah. Ini bukan soal penegakan, tapi soal masa depan manusia.

Solusi Partai X: Pendidikan Rehabilitatif, Inklusif, dan Berbasis Karakter

  1. Asesmen Psikososial Terpadu Sebelum Pembinaan Anak
    Negara wajib menyediakan asesmen psikologis dan sosial untuk mengetahui akar perilaku menyimpang anak.
  2. Program Rehabilitasi Karakter Berbasis Sekolah dan Komunitas
    Pendidikan harus berbasis nilai, dengan melibatkan sekolah, komunitas lokal, dan tokoh adat atau agama.
  3. Revitalisasi Puspaga dan Layanan Konseling Publik
    Pemerintah daerah wajib memperkuat Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) dan layanan konseling anak secara gratis.

Melalui Sekolah Negarawan, Partai X mendorong lahirnya pemimpin yang memahami pentingnya hak anak sebagai bagian kedaulatan rakyat. Sekolah ini melatih calon pemimpin untuk menghadirkan kebijakan yang manusiawi, bukan militeristik.

Pemimpin masa depan harus paham bahwa pendidikan adalah alat penyelamat, bukan alat pengendali. Anak-anak tidak boleh dijadikan korban kebijakan instan berbasis kemarahan atau kegagalan birokrasi.

Partai X menutup dengan seruan tegas: Pemerintah harus berpikir ulang. Barak bukan tempat membentuk jiwa anak. Hati mereka tak bisa dicetak dengan senapan. Masa depan mereka hanya bisa dibentuk lewat dialog, cinta, dan pendidikan yang membebaskan.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article DPR Yakin Pelaku Ditemukan, Partai X: Jangan Nunggu Viral, Segera Tangkap Admin Fantasi Sedarah!
Next Article Prabowo Larang Teriak 2 Periode, Partai X: Sandiwara Selesai, Tapi Panggung Kekuasaan Masih Terjaga!

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Harga Beras Jepang Melonjak, Warga Butuh Perlindungan Pangan Terjangkau

May 25, 2026
Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

Ketika Sistem Digunakan: Penyalahgunaan Wewenang yang Terkontrol Rapi

April 9, 2026
Keluhan keras disuarakan oleh seorang warga bernama Antono dalam sebuah video yang dipublikasikan oleh kanal YouTube Pajaksmart
Seputar Pajak

Kisah Antono Bojonegoro Lapor Prabowo Karena Diperas Pajak Hingga RP10 Miliar, Partai X: Negara Itu Melayani, Bukan Memeras!

July 25, 2025
Seputar Pajak

Keberatan Diabaikan, DJBC Langgar UU: Ketika Negara Diam, Hukum Menganggap Menang

August 5, 2025
Pemerintah

Pejabat Bawaslu Bikin Dokumen Fiktif, Rakyat Jadi Korban Kerugian

May 6, 2026
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Renewable Energy
  • Hot
  • Politics
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.