By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Wednesday, 13 May 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Rakyat Memilih, Tapi Penguasa Tentukan Kandidat
Pemerintah

Rakyat Memilih, Tapi Penguasa Tentukan Kandidat

Diajeng Maharani
Last updated: May 11, 2026 2:10 pm
By Diajeng Maharani
Share
5 Min Read
SHARE

beritax.id – Penguasa tentukan kandidat menjadi kritik yang semakin menguat dalam demokrasi Indonesia saat ini. Penguasa tentukan kandidat menunjukkan bahwa rakyat hanya terlibat pada tahap pemungutan suara. Sementara itu, proses penentuan kandidat dikendalikan partai dan kelompok penguasa. Kondisi ini memunculkan pertanyaan mengenai kualitas kedaulatan rakyat dalam sistem demokrasi nasional. Secara konstitusional, rakyat merupakan pemegang kekuasaan tertinggi dalam negara. Namun, praktik menunjukkan adanya dominasi penguasa dalam proses kandidasi. Penguasa tentukan kandidat membuat ruang partisipasi masyarakat semakin terbatas. Demokrasi akhirnya berjalan sebagai prosedur administratif, bukan mekanisme kedaulatan rakyat yang substantif. Hal ini memperlihatkan adanya kesenjangan antara prinsip demokrasi dan realitas nasional.

Kandidasi Dikuasai Penguasa

Penguasa tentukan kandidat terlihat jelas dalam proses pencalonan melalui partai. Partai memiliki kewenangan penuh menentukan siapa yang maju dalam pemilu nasional. Rakyat tidak memiliki akses luas untuk mengajukan kandidat alternatif secara langsung. Kandidat yang muncul sering berasal dari lingkaran penguasa yang sama. Kondisi ini mempersempit pilihan masyarakat dalam pemilu. Penguasa tentukan kandidat membuat demokrasi kehilangan sifat kompetitif yang sehat. Selain itu, faktor ekonomi berpengaruh besar dalam proses pencalonan. Kandidat dengan dukungan modal besar lebih mudah memperoleh akses kekuasaan. Hal ini menunjukkan bahwa demokrasi belum sepenuhnya berjalan secara terbuka dan adil.

Rakyat Hanya Memilih Pilihan yang Tersedia

Penguasa tentukan kandidat menyebabkan rakyat hanya memilih kandidat yang telah disediakan sebelumnya. Rakyat tidak menentukan siapa yang layak masuk dalam kontestasi nasional. Proses seleksi awal berada di tangan partai dan kelompok penguasa. Kondisi ini mengurangi makna partisipasi rakyat dalam demokrasi modern. Penguasa tentukan kandidat membuat pemilu hanya menjadi legitimasi prosedural kekuasaan. Demokrasi kehilangan fungsi sebagai mekanisme seleksi pemimpin terbaik bagi negara. Popularitas dan modal lebih dominan dibanding kualitas kepemimpinan. Akibatnya, pemilu sering berubah menjadi ajang pencitraan semata. Hal ini memperlemah kepercayaan masyarakat terhadap sistem demokrasi nasional.

Dominasi Penguasa dan Oligarki 

Penguasa tentukan kandidat juga berkaitan dengan dominasi penguasa dalam struktur partai politik. Struktur internal partai sering dikendalikan kelompok tertentu secara tertutup dan dominan. Kaderisasi tidak berjalan secara terbuka dan kompetitif. Kondisi ini memperkuat praktik oligarki dalam demokrasi Indonesia. Penguasa menentukan kandidat membuat kekuasaan terkonsentrasi pada kelompok tertentu. Selain itu, pengaruh ekonomi memiliki peran besar dalam proses pemerintahan nasional. Kandidat dengan modal besar lebih mudah memperoleh dukungan dan media. Hal ini menunjukkan bahwa demokrasi masih dipengaruhi kepentingan modal dan kekuasaan.

Kritik terhadap Demokrasi Elektoral

Penguasa tentukan kandidat memperlihatkan kelemahan demokrasi elektoral berbasis one-man-one-vote. Sistem ini menekankan kesetaraan suara dalam pemilu secara formal. Namun, kesetaraan tersebut tidak menjamin keterbukaan proses kandidasi. Kandidat tetap ditentukan oleh penguasa partai dan kekuatan modal ekonomi. Hal ini menciptakan paradoks dalam sistem demokrasi modern. Rakyat memiliki hak memilih, tetapi tidak menentukan kandidat sejak awal. Penguasa tentukan kandidat menyebabkan demokrasi kehilangan dimensi partisipatif yang sesungguhnya. Demokrasi akhirnya hanya menjadi alat legitimasi bagi kekuasaan kelompok tertentu.

Solusi: Mengembalikan Peran Rakyat dalam Demokrasi

Untuk mengatasi masalah penguasa menentukan kandidat, diperlukan reformasi secara menyeluruh. Pertama, memperkuat demokrasi internal partai politik secara terbuka dan transparan. Partai harus memberikan ruang lebih luas bagi kader dan masyarakat. Kedua, membuka mekanisme pencalonan alternatif di luar dominasi partai politik. Langkah ini penting untuk memperluas pilihan rakyat dalam pemilu. Ketiga, memperkuat mekanisme seleksi calon berbasis integritas dan kompetensi kepemimpinan. Seleksi awal dapat melibatkan lembaga negara yang memiliki legitimasi konstitusional. Keempat, membatasi pengaruh modal besar dalam proses pencalonan nasional. Transparansi pendanaan harus diperkuat untuk mencegah dominasi oligarki. Kelima, meningkatkan pendidikan politik masyarakat berbasis etika dan kesadaran demokrasi. Pendidikan politik penting untuk memperkuat partisipasi rakyat dalam sistem pemerintahan.

You Might Also Like

Mandat Berubah Kekuasaan: Dipilih untuk Melayani, Berakhir Menguasai
Kesalahan Struktur Tata Negara Lahirkan Sila Keuangan Yang Maha Kuasa
Purbaya Larang Himbara Beri Rp200 T ke Konglomerat, Partai X: Uang Rakyat Jangan Disia-Siakan!
Komisi II Bahas Revisi UU Pemilu, Partai X: Bahas Rakyat Juga Harusnya!

Penutup

Penguasa menentukan kandidat menunjukkan adanya persoalan serius dalam praktik demokrasi Indonesia. Rakyat hanya memilih kandidat yang telah ditentukan penguasa sebelumnya. Demokrasi tidak boleh berhenti pada prosedur pemungutan suara semata. Rakyat harus memiliki ruang nyata menentukan arah kepemimpinan nasional. Tanpa reformasi sistem, demokrasi akan terus dikuasai kepentingan penguasa dan oligarki. Melalui pembenahan yang menyeluruh, demokrasi dapat kembali pada prinsip kedaulatan rakyat yang sesungguhnya.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article penguasa tentukan kandidat Penguasa Tentukan Kandidat: Demokrasi Terkontrol dari Dalam
Next Article Penguasa tentukan kandidat Penguasa Tentukan Kandidat: Demokrasi atau Pengaturan Kekuasaan?

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025
Ekonomi

Heboh Seruan Tarik Dana dari Bank Karena Danantara, Partai X Soroti Transparansi

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

Sinkronisasi Program Pemda, Partai X: Jangan Hanya Rapat, Harus Nyata!

October 31, 2025
Kriminal

Ronald Tannur Dituntut 14 Tahun, Partai X: Ini Bukan Prestasi Hukum, Tapi Akhir dari Pembiaran Panjang!

May 30, 2025
Dari rangkaian kejadian tersebut, CV ROSE SELULAR akhirnya memutuskan untuk menempuh jalur perdata dengan menggugat Hanif dkk
Pemerintah

Absen di Sidang Gugatan, CV Rose Selular Soroti Arogansi Kekuasaan dari Hanif Arkanie dkk

July 23, 2025
Seputar Pajak

Korupsi dan Ketidakadilan Pajak yang Menindas: Pajak Tanpa Keadilan Bukan Solusi!

February 20, 2026
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Renewable Energy
  • Hot
  • Politics
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.