By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Tuesday, 16 June 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Berita Terkini > Penjajahan Modern Fiskal: Pajak Rakyat, Keuntungan Korporasi Global
Berita Terkini

Penjajahan Modern Fiskal: Pajak Rakyat, Keuntungan Korporasi Global

Diajeng Maharini
Last updated: January 27, 2026 11:15 am
By Diajeng Maharini
Share
2 Min Read
SHARE

beritax.id – Penjajahan modern fiskal semakin mengancam kedaulatan Indonesia. Kebijakan perpajakan global memaksa rakyat Indonesia menanggung beban fiskal, sementara korporasi besar mengeruk keuntungan. Insentif pajak yang diberikan kepada perusahaan multinasional menyebabkan kerugian besar bagi perekonomian Indonesia. Sebaliknya, rakyat Indonesia semakin dibebani oleh pajak konsumsi, seperti PPN yang terus meningkat.

Insentif Pajak bagi Korporasi Global

Korporasi global yang beroperasi di Indonesia seringkali menikmati insentif pajak besar, seperti Tax Holiday, untuk menarik investasi. Namun, manfaat nyata dari insentif ini tidak dirasakan oleh rakyat. Perusahaan besar bebas pajak, sementara rakyat justru harus menanggung beban melalui peningkatan tarif pajak konsumsi yang lebih tinggi. Hal ini menciptakan ketidakadilan fiskal yang semakin memperlebar jurang antara korporasi dan rakyat.

Pajak Rakyat untuk Menutupi Kekurangan Anggaran

Untuk menutupi defisit anggaran akibat pengurangan penerimaan pajak dari perusahaan besar, pemerintah menaikkan tarif PPN. Peningkatan tarif PPN ini sangat membebani masyarakat, terutama kelas menengah dan bawah. Sementara itu, perusahaan besar yang mendapat fasilitas pajak tetap menguntungkan tanpa memberikan kontribusi yang adil terhadap pembangunan nasional.

Ketergantungan pada Kebijakan Pajak Global

Indonesia terjebak dalam ketergantungan terhadap kebijakan pajak yang ditetapkan oleh negara maju, seperti OECD. Negara kita lebih sering menerima kebijakan fiskal yang merugikan, tanpa dapat berpartisipasi dalam pembentukan kebijakan tersebut. Hal ini mengurangi kedaulatan fiskal Indonesia dan menyebabkan kebijakan pajak yang tidak sesuai dengan kebutuhan nasional.

Solusi untuk Mengurangi Ketergantungan Fiskal

Indonesia perlu mengevaluasi kembali kebijakan insentif pajak yang diberikan kepada perusahaan asing. Pemerintah harus memastikan kebijakan ini memberikan manfaat nyata bagi rakyat. Selain itu, Indonesia harus lebih berani merumuskan kebijakan fiskal yang berpihak pada kepentingan nasional dan mengurangi ketergantungan pada standar pajak global. Meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran negara juga sangat penting.

Penjajahan modern fiskal yang menempatkan beban pajak pada rakyat dan memberi keuntungan kepada korporasi besar harus dihentikan. Pemerintah harus memulihkan kedaulatan fiskalnya dengan kebijakan pajak yang lebih adil dan berpihak pada rakyat. Hanya dengan kebijakan fiskal yang berkelanjutan, Indonesia dapat menciptakan sistem perpajakan yang mendukung pembangunan nasional dan kesejahteraan rakyat.

You Might Also Like

PPHN Lewat Amendemen UUD, Partai X Tekankan Arah Kebangsaan
Pemerintah Siapkan Dukungan untuk Guru Madrasah, Tegaskan Kepedulian Rakyat
Ketika Pemilu Gagal Menjamin Kualitas, Model Demokrasi Pancasila Berjenjang Muncul
Indonesia Emas 2026: Mimpi Gemerlap atau Tipu Daya Baru?

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Tata Kelola Kemendikbud Era Nadiem, Hati-hati dengan Nepotisme!
Next Article Warga Surabaya Rumahnya Diserobot, Pelindo Harus Bertanggung Jawab!

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Sejarah Versi Penjajah dan Bangsa yang Kehilangan Arah

June 15, 2026
Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

Amandemen Konstitusi Negara dan Proses Demokrasi yang Terus Tersendat

February 5, 2026
Pemerintah

PSU Papua Disebut Teladan Demokrasi, Partai X: Jangan Jadikan PSU Alat Legitimasi Kekuasaan yang Tak Selesaikan Masalah!

August 5, 2025
Pemerintah

Rakyat Bicara Fakta, Pemerintah Menjawab dengan Narasi

December 24, 2025
Pemerintah

Ketika Kritik Dibungkam oleh Media Bayaran Pemerintah

January 15, 2026
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Renewable Energy
  • Hot
  • Politics
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.