By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Tuesday, 24 February 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Rakyat Tak Lagi Memiliki Suara Ketika Sistem Pemerintahan Dikuasai Penguasa
Pemerintah

Rakyat Tak Lagi Memiliki Suara Ketika Sistem Pemerintahan Dikuasai Penguasa

Diajeng Maharani
Last updated: February 24, 2026 1:14 pm
By Diajeng Maharani
Share
4 Min Read
SHARE

beritax.id – Sistem pemerintahan dikuasai penguasa telah membuat rakyat Indonesia kehilangan suara mereka dalam proses pembuatan kebijakan. Demokrasi yang seharusnya mengutamakan partisipasi rakyat, kini lebih mengutamakan kepentingan penguasa dan pejabat. Ketika kekuasaan terpusat pada segelintir orang, rakyat yang seharusnya menjadi subjek dalam pemerintahan malah terpinggirkan. Ini adalah cerminan dari kegagalan demokrasi yang sesungguhnya, di mana rakyat semakin tak berdaya dalam menentukan masa depan mereka.

Pemenuhan Kepentingan Penguasa, Bukan Rakyat

Sistem pemerintahan yang seharusnya berfokus pada kepentingan rakyat, kini dikuasai oleh penguasa yang lebih peduli pada melanggengkan kekuasaan mereka. Kebijakan yang diambil sering kali lebih menguntungkan kelompok tertentu, terutama korporasi besar dan individu kaya. Rakyat yang sudah lama berjuang untuk mencapainya, malah terpinggirkan dalam proses pengambilan keputusan yang tidak berpihak pada mereka.

Ketika kebijakan-kebijakan yang dihasilkan oleh pemerintah justru lebih mengutamakan keuntungan pribadi bagi penguasa, maka tujuan dari demokrasi itu sendiri menjadi terlupakan. Proyek-proyek yang seharusnya memberi manfaat bagi rakyat malah menguntungkan segelintir pejabat yang menguasai negara. Bahkan, distribusi kekayaan negara yang seharusnya lebih merata seringkali terhambat oleh kepentingan yang sempit.

Korupsi yang Menyebar di Semua Sektor

Korupsi semakin merajalela di berbagai sektor pemerintahan. Hal ini semakin memperburuk ketimpangan yang ada dan menyempitkan ruang partisipasi rakyat dalam pembangunan. Ketika proyek-proyek publik yang seharusnya didanai dengan anggaran negara justru menjadi ajang korupsi, rakyat yang membayar pajak justru tidak merasakan manfaatnya. Infrastruktur yang rusak, pelayanan kesehatan yang buruk, serta pendidikan yang tidak merata adalah contoh nyata dari ketidakadilan ini.

Sementara itu, segelintir orang yang berada di puncak kekuasaan semakin memperkaya diri mereka dengan memanfaatkan posisi mereka. Pembangunan yang lebih mengutamakan pejabat ekonomi ini menciptakan kesenjangan sosial yang semakin besar dan mengurangi harapan rakyat untuk menikmati hasil dari pembangunan negara.

Sistem Pajak yang Tidak Seimbang

Sistem perpajakan di Indonesia juga menjadi salah satu cermin ketidakadilan yang semakin memperburuk keadaan. Rakyat kecil dan menengah terus dibebani pajak yang semakin tinggi, sementara mereka yang lebih kaya dan lebih mampu menghindari kewajiban pajak mereka. Dalam sistem yang ada, rakyat kecil harus menanggung beban pajak yang berat, sementara korporasi besar dan individu kaya sering kali berhasil menghindari pajak.

You Might Also Like

LAN Susun Kopdes Merah Putih, Partai X: Pastikan Untungkan Desa, Bukan Oligarki!
Ketergantungan Teknologi Asing: Membuka Celah untuk Ketergantungan Ekonomi
Perdagangan Orang Masih Marak, Partai X Desak Pengawasan Menyeluruh
Ahok Disebut ‘Bacot’ dan ‘Pahlawan Kesiangan’! Partai X: Fokus Bongkar Korupsi, Bukan Saling Serang!

Padahal, pajak seharusnya digunakan untuk membiayai pembangunan yang merata, memberikan layanan publik yang berkualitas, dan mengurangi ketimpangan sosial. Namun, kenyataannya pajak yang terkumpul justru digunakan untuk kepentingan sempit dan membiayai proyek-proyek yang lebih menguntungkan pejabat.

Solusi dari Prinsip Partai X

Partai X menawarkan beberapa solusi untuk mengatasi masalah ini, antara lain:

  1. Desentralisasi Kekuasaan
    Mendorong desentralisasi lebih luas agar rakyat dapat terlibat lebih banyak dalam pengambilan keputusan. Bukan hanya menjadi objek dari kebijakan penguasa.
  2. Pemberantasan Korupsi yang Sistematis
    Menguatkan lembaga-lembaga pemberantasan korupsi agar dapat bekerja secara independen dan tegas tanpa pengaruh yang menghalangi penegakan hukum.
  3. Reformasi Sistem Pajak yang Progresif
    Mengimplementasikan sistem pajak yang lebih adil dan progresif, di mana orang kaya dan korporasi besar membayar lebih banyak. Sementara rakyat kecil dibebaskan dari pajak yang memberatkan.
  4. Transparansi Anggaran Negara
    Menjamin transparansi dalam setiap alokasi anggaran negara, memastikan bahwa dana yang terkumpul dari pajak digunakan secara efektif untuk kesejahteraan rakyat.
  5. Pembangunan yang Berorientasi pada Rakyat
    Menekankan pentingnya pembangunan yang tidak hanya menguntungkan segelintir pihak, tetapi juga memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Terutama di daerah-daerah yang kurang berkembang.

Kesimpulan

Rakyat tak lagi memiliki suara ketika sistem pemerintahan dikuasai penguasa. Ketika kebijakan lebih mengutamakan kepentingan pejabat dan mengabaikan rakyat, demokrasi itu sendiri menjadi terancam. Oleh karena itu, reformasi dalam sistem pemerintahan, pemberantasan korupsi, dan penerapan kebijakan yang lebih adil sangat dibutuhkan untuk mengembalikan kesejahteraan rakyat dan memperkuat demokrasi. Dengan langkah yang lebih berfokus pada kepentingan rakyat. Indonesia dapat kembali pada jalur yang benar menuju negara yang adil dan makmur.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Dari Praktik Uang ke Korupsi: Hancurkan Demokrasi Secara Perlahan Dari Praktik Uang ke Korupsi: Hancurkan Demokrasi Secara Perlahan
Next Article Demokrasi Terancam: Korupsi Hancurkan Kesejahteraan Rakyat

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025
Ekonomi

Heboh Seruan Tarik Dana dari Bank Karena Danantara, Partai X Soroti Transparansi

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

Hakim Terima Suap Divonis 11 Tahun, Partai X Desak Reformasi Hukum

December 5, 2025
Seputar Pajak

Rakyat Diperas Pajak: Keuntungan Korporasi Meningkat, Rakyat Semakin Terkuras!

February 18, 2026
Pemerintah

Sorotan Denda Rp38 T PKH Menguat, Desak Pemerintah Ambil Sikap Jelas dan Adil

December 10, 2025
Pemerintah

Pemda Se-Indonesia Kumpul, Partai X: Inflasi Tak Cukup Dibahas, Harus Diselesaikan!

October 28, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Hot
  • Politics
  • Renewable Energy
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.