By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Tuesday, 20 January 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Polarisasi Sosial Dipicu Disinformasi Media Sosial
Pemerintah

Polarisasi Sosial Dipicu Disinformasi Media Sosial

Diajeng Maharani
Last updated: January 19, 2026 1:11 pm
By Diajeng Maharani
Share
3 Min Read
SHARE

beritax.id – Arus disinformasi media sosial kian memperlebar jurang perbedaan di tengah masyarakat. Bukan sekadar salah paham, informasi palsu dan narasi manipulatif yang beredar massif telah mengubah ruang digital menjadi mesin pembelah opini, identitas, bahkan relasi sosial antarwarga.

Perbedaan pandangan adalah fondasi demokrasi. Namun ketika disinformasi mendominasi, perbedaan itu berubah menjadi permusuhan. Konten provokatif yang dipotong dari konteks, tuduhan tanpa bukti, serta framing emosional membuat publik tidak lagi berdebat dengan data, melainkan dengan prasangka.

Akibatnya, keluarga terbelah karena pilihan, komunitas saling mencurigai, dan ruang publik dipenuhi kemarahan alih-alih dialog rasional.

Algoritma, Buzzer, dan Industri Polarisasi

Polarisasi tidak lahir secara alami. Ia diperkuat oleh ekosistem digital yang kompleks:

  • Algoritma platform yang memprioritaskan konten ekstrem
  • Jaringan buzzer dan akun anonim terkoordinasi
  • Konten kreator bayaran dengan agenda tertentu
  • Media partisan yang mengulang narasi tanpa verifikasi

Logika “viral lebih penting daripada benar” menjadikan konflik sebagai komoditas.

Tanggapan Prayogi R. Saputra: Negara Tak Boleh Netral terhadap Kebohongan

Anggota Majelis Tinggi Partai X sekaligus Direktur X Institute, Prayogi R. Saputra, menilai disinformasi sebagai ancaman langsung terhadap persatuan nasional.

You Might Also Like

70 Persen OPD Serang Maksimalkan Medsos, Partai X Dorong Layanan Inklusif
DJP Bisa Salah, Wajib Pajak Bisa Menang, Partai X: Tekankan Keadilan untuk Rakyat
Purbaya Tambah Penerimaan Negara Tanpa Utang, Partai X: Rakyat Tetap Terbebani!
Devisa Negara Melayang, Partai X: Impor BBM Bukan Solusi, Tapi Beban!

“Tugas negara itu tiga: melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat. Jika disinformasi dibiarkan memecah masyarakat, maka negara gagal melindungi warganya dari konflik sosial, gagal melayani kebutuhan mereka akan informasi yang jujur, dan abai dalam mengatur ruang digital,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa netral terhadap kebohongan sama dengan membiarkan perpecahan tumbuh.

Dampak Nyata di Kehidupan Sehari-hari

Polarisasi berbasis disinformasi membawa konsekuensi serius:

  • Menurunnya kepercayaan antarwarga
  • Mudahnya konflik horizontal dipicu isu sepele
  • Radikalisasi opini di kalangan muda
  • Delegitimasi institusi publik
  • Melemahnya solidaritas sosial saat krisis

Masyarakat terjebak dalam “ruang gema” (echo chamber) yang hanya menguatkan keyakinan sendiri dan menolak fakta yang berbeda.

Solusi: Meredam Polarisasi, Menyelamatkan Ruang Publik

Prayogi R. Saputra mendorong langkah strategis berikut:

1. Penindakan tegas terhadap produsen disinformasi

Termasuk jaringan buzzer dan industri hoaks terorganisir.

2. Transparansi algoritma platform

Agar publik memahami bagaimana konten dipromosikan dan dimonetisasi.

3. Pendidikan literasi digital nasional

Dari sekolah hingga komunitas, fokus pada verifikasi dan berpikir kritis.

4. Regulasi konten berbayar

Label wajib untuk semua konten sponsor dan propaganda.

5. Penguatan media independen

Agar publik memiliki rujukan informasi yang kredibel dan berimbang.

Polarisasi sosial bukan takdir, melainkan hasil dari sistem informasi yang dibiarkan liar. Selama disinformasi media sosial terus menguasai ruang publik, masyarakat akan terus terbelah bukan oleh ide, tetapi oleh kebohongan.

Seperti diingatkan Prayogi R. Saputra, negara harus kembali pada mandat dasarnya: melindungi rakyat dari manipulasi, melayani mereka dengan kebenaran, dan mengatur ruang digital agar menjadi sarana persatuan, bukan perpecahan.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Krisis Media Nasional dan Normalisasi Pencitraan
Next Article Kepercayaan Publik Merosot di Tengah Krisis Media Sosial

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025
Ekonomi

Heboh Seruan Tarik Dana dari Bank Karena Danantara, Partai X Soroti Transparansi

February 24, 2025

You May also Like

(Wamenko Kumham Imipas) Otto Hasibuan menekankan pentingnya netralitas ASN pasca dinamika unjuk rasa akhir Agustus lalu.
Pemerintah

Wamenko Otto Tekankan ASN Netral, Partai X: Netralitas untuk Rakyat, Bukan Kekuasaan!

September 16, 2025
Pemerintah

Instruksi Presiden Seluruh SPPG, Partai X: SPPG Polri, Rakyat Tetap Tertinggal!

October 2, 2025
Pemerintah

Pemerintah Gagal Paham Fungsinya: Dari Pelayan Rakyat Menjadi Tuan Kekuasaan

January 5, 2026
Pemerintah

Korupsi Google Cloud Terjadi Saat Pandemi, Partai X: Tuding Rezim Eksploitasi Krisis untuk Mencuri!

July 25, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Hot
  • Politics
  • Renewable Energy
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.