By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Tuesday, 17 February 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > DPR Ramai Jabatan, Sepi Pembelaan
Pemerintah

DPR Ramai Jabatan, Sepi Pembelaan

Diajeng Maharani
Last updated: December 29, 2025 12:53 pm
By Diajeng Maharani
Share
3 Min Read
SHARE

beritax.id – Belakangan ini, perhatian publik kembali tertuju pada DPR yang kian ramai oleh pembagian jabatan, baik di internal alat kelengkapan dewan maupun dalam berbagai posisi strategis lain yang beririsan dengan kekuasaan. Mulai dari rangkap jabatan, penempatan figur-figur pemerintahan di lembaga negara dan BUMN, hingga perebutan posisi pimpinan komisi, DPR tampak sibuk mengatur ulang peta kekuasaan di dalam dirinya sendiri.

Namun di saat yang sama, pembelaan terhadap kepentingan rakyat justru terasa semakin sunyi.

Isu Publik Menumpuk, Respons Wakil Rakyat Tumpul

Ketika harga kebutuhan pokok terus menekan daya beli, konflik agraria tak kunjung reda, bencana ekologis berulang, dan kualitas layanan publik dipertanyakan, suara DPR nyaris tak terdengar lantang. Rapat-rapat penting sering berakhir tanpa sikap tegas, sementara pengawasan terhadap kebijakan pemerintah lebih banyak bernuansa formalitas.

Beberapa kebijakan strategis nasional bahkan melaju mulus tanpa perdebatan substantif di parlemen, seolah fungsi kontrol hanya menjadi catatan administratif, bukan alat perlindungan rakyat.

Konflik Kepentingan yang Kian Terbuka

Ramainya jabatan juga memunculkan persoalan konflik kepentingan. Ketika wakil rakyat merangkap atau beririsan dengan kepentingan kekuasaan dan ekonomi, keberpihakan menjadi kabur. DPR yang seharusnya berdiri sebagai penyeimbang eksekutif justru berpotensi larut dalam agenda yang sama.

Dalam kondisi ini, publik wajar bertanya: kepada siapa DPR sebenarnya bertanggung jawab kepada rakyat atau kepada lingkar kekuasaan?

You Might Also Like

Situs Judol Dilindungi, Biayanya Miliaran: Partai X Gugat Negara yang Gagal Bedakan Inovasi dan Ilegalitas!
RUU Daerah Kepulauan Tunggu Surpres, Partai X Dorong Percepatan
Program Prabowo Bangun Martabat Rakyat, Partai X: Martabat Bukan Hanya dari Lahir, Tapi dari Perut yang Tak Lapar
Uang TKA Mengalir ke Stafsus? Partai X: Keringat Buruh Dibungkus Jadi Amplop Kekuasaan!

Demokrasi Prosedural Tanpa Substansi

Secara formal, demokrasi tetap berjalan. Sidang digelar, keputusan diambil, dan undang-undang disahkan. Namun tanpa keberanian membela kepentingan publik, demokrasi kehilangan substansinya. Parlemen yang ramai jabatan tetapi sepi pembelaan adalah tanda demokrasi yang mulai menjauh dari rakyatnya sendiri.

Rakyat memilih wakil bukan untuk berbagi kursi kekuasaan, melainkan untuk memastikan suara mereka hadir dalam setiap keputusan negara.

Solusi: Mengembalikan DPR ke Fungsi Sejatinya

DPR harus kembali menegaskan jati dirinya sebagai lembaga perwakilan rakyat, bukan sekadar arena distribusi jabatan. Pembatasan rangkap jabatan dan penguatan etika pemerintahan menjadi langkah mendesak untuk mencegah konflik kepentingan. Fungsi pengawasan perlu dijalankan secara aktif, kritis, dan terbuka, terutama terhadap kebijakan yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat. Selain itu, keterlibatan publik dalam proses legislasi harus diperluas agar DPR tidak terputus dari realitas rakyat yang diwakilinya.

Jika DPR terus sibuk mengurus jabatan, sementara pembelaan terhadap rakyat ditunda, maka kepercayaan publik akan terus terkikis. Demokrasi tidak runtuh seketika, tetapi bisa perlahan kehilangan makna ketika wakil rakyat lupa siapa yang seharusnya mereka wakili.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Di Hadapan Korban Bencana, Kekuasaan Justru Dipuja
Next Article Kegagalan Sistem: Ketika Jabatan Lebih Penting dari Konstitusi

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Seputar Pajak

Pajak Mencekik Rakyat: Ketika Setiap Keputusan Kebijakan Menambah Beban dan Mengurangi Kesejahteraan

February 16, 2026
Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

Biaya Pemerintahan Tinggi: Di Balik Anggaran Negara yang Membengkak

January 26, 2026
Pemerintah

Membangun Ulang Kepercayaan Publik Melalui Negara yang Transparan

October 29, 2025
Pemerintah

Pemerintah Punya Narasi, Publik Punya Memori

December 16, 2025
Pemerintah

Ketika Pejabat Mengontrol Negara: Demokrasi Tanpa Integritas yang Menjadi Alat Kepentingan

February 13, 2026
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Hot
  • Politics
  • Renewable Energy
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.