By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Saturday, 17 January 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Ekonomi > Impor Beras 364.300 Ton, Partai X Soroti Ketergantungan Ekspor-Impor
Ekonomi

Impor Beras 364.300 Ton, Partai X Soroti Ketergantungan Ekspor-Impor

Diajeng Maharani
Last updated: December 2, 2025 10:50 am
By Diajeng Maharani
Share
4 Min Read
SHARE

beritax.id – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indonesia mengimpor 364,3 ribu ton beras sepanjang Januari–Oktober 2025, dengan nilai US$ 178,5 juta. Impor berasal dari Myanmar, Thailand, dan India. Meski demikian, pemerintah menegaskan bahwa seluruh impor tersebut bukan beras medium untuk konsumsi umum.

Contents
Partai X: Ketergantungan Impor–Ekspor Adalah Sinyal Kelemahan SistemikAnalisis Kritis Partai X: Surplus Tidak Sama dengan BerdaulatPrinsip Partai X: Negara Harus Mengatur dan Menjamin Ketersediaan PanganSolusi Partai X: Perbaikan Sistemik Menuju Kemandirian Pangan

Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Pertanian, Moch Arief Cahyono, menyampaikan bahwa impor beras tahun ini berupa beras kebutuhan khusus dan beras industri yang masuk melalui skema neraca komoditas.

Arief menyebut jenis beras yang masuk terdiri dari menir untuk industri, beras khusus untuk penderita diabetes, serta varian premium seperti basmati, jasmine, dan japonica yang memang tidak diproduksi dalam negeri.
“Yang perlu dipahami publik, tidak ada satu pun impor beras medium,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa impor khusus tersebut tidak akan mempengaruhi pasar beras medium maupun harga gabah petani. Berdasarkan proyeksi BPS, produksi beras nasional tahun ini mencapai 34,79 juta ton, sehingga Indonesia berada dalam posisi surplus beras medium.

Partai X: Ketergantungan Impor–Ekspor Adalah Sinyal Kelemahan Sistemik

Anggota Majelis Tinggi Partai X sekaligus Direktur X Institute, Prayogi R Saputra, menilai persoalan impor beras meski hanya kategori khusus tetap harus menjadi perhatian serius pemerintah.

Menurutnya, ketergantungan pada pasar luar negeri, sekecil apa pun, menandakan bahwa fondasi ketahanan pangan Indonesia belum benar-benar kokoh. Surplus beras medium bukan satu-satunya parameter; ketergantungan varietas khusus dan kebutuhan industri tetap merupakan bagian dari desain pangan nasional yang harus dibenahi.

You Might Also Like

Jokowi Tak Perlu Tunjukkan Ijazah? PDIP Gagal Jalankan Mandat Konstitusi!
Prabowo Tanam Pohon di Sumsel, Partai X Dukung Tapi Tanya: Kapan Menanam Keadilan untuk Petani?
Pengaduan Pers Meningkat, Partai X: Bukti Demokrasi Kita Kian Pincang, Bukan Pers yang Semakin Bebas!
KUHAP Baru Disebut Menguatkan Hak Warga, Partai X Dukung Pengawasan

Analisis Kritis Partai X: Surplus Tidak Sama dengan Berdaulat

Partai X menilai bahwa:

  • Surplus beras medium tidak otomatis berarti berdaulat pangan.
  • Ketergantungan impor pada varietas tertentu menunjukkan ketidakmampuan produksi nasional dalam memenuhi kebutuhan industri dan segmen khusus.
  • Skema neraca komoditas belum sepenuhnya transparan, sehingga publik sulit mengawasi alasan teknis impor.
  • Kebijakan pangan masih terfragmentasi antara sektor pertanian, perdagangan, dan industri.

Kondisi ini membuat Indonesia tetap rentan terhadap gejolak global, baik dari sisi harga maupun pasokan.

Prinsip Partai X: Negara Harus Mengatur dan Menjamin Ketersediaan Pangan

Negara bukan sekadar operator, melainkan pengatur strategis yang wajib menjamin setiap kebijakan berdampak pada kesejahteraan rakyat. Pemerintah sebagai “sebagian kecil rakyat yang diberi kewenangan untuk mengatur seluruh rakyat” harus memastikan kebijakan pangan selalu memihak produsen nasional terutama petani.

Selain itu, prinsip “negara sebagai institusi milik seluruh rakyat, bukan milik pemerintah yang sedang berkuasa” menegaskan bahwa kebijakan impor harus melalui mekanisme yang transparan dan berbasis data, bukan sekadar keputusan administratif.

Solusi Partai X: Perbaikan Sistemik Menuju Kemandirian Pangan

Berangkat dari prinsip dan agenda perubahan Partai X, berikut solusi struktural yang ditawarkan:

  1. Reformasi Kebijakan Pangan Nasional Berbasis Data Terpadu
  2. Penguatan Riset Varietas Beras Nasional
  3. Pembangunan Industri Hilir Berbasis Pangan Lokal
  4. Transformasi Birokrasi dan Digitalisasi Perdagangan Pangan
  5. Konsolidasi Tata Kelola Pangan dalam Lembaga Negara yang Profesional

Partai X mengingatkan bahwa keberadaan impor, meskipun kategori khusus, tetap menjadi alarm bagi pemerintah. Ketahanan pangan bukan sekadar soal kecukupan, melainkan soal kedaulatan, kemandirian, dan kemampuan negara mengatur seluruh rantai pasok tanpa ketergantungan luar negeri.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Bupati Tak Sanggup Atasi Banjir, Partai X Desak Pusat Ambil Alih
Next Article Ketika Sungai Dipaksa Menahan Ambisi Korporasi, Lalu Ia Mengamuk?

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025
Ekonomi

Heboh Seruan Tarik Dana dari Bank Karena Danantara, Partai X Soroti Transparansi

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

PSI Perorangan Disebut Langkah Modern! Partai X: Benarkah Ini Ancaman untuk Partai Lama?

March 13, 2025
Ketua Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI Ahmad Heryawan mendukung tuntutan Aliansi Pengemudi Online Bersatu (APOB)
Pemerintah

BAM DPR Dukung Ojol, Partai X: Potongan Turun, Hidup Rakyat Naik!

September 15, 2025
Ikatan Wajib Pajak Indonesia (IWPI) kembali bersuara lantang menyoal masa depan keadilan perpajakan di Indonesia.
Seputar Pajak

IWPI Adakan Webinar Nasional: Lonceng Kematian di Pengadilan Pajak oleh Menteri Keuangan?

June 28, 2025
Pemerintah

KSP Pastikan Penanganan Bencana Tak Ganggu Prioritas, Efisiensi Dibutuhkan!

December 31, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Hot
  • Politics
  • Renewable Energy
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.