By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Tuesday, 28 April 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Seputar Pajak > Zulhas Gagal Paham Pajak di Tengah Krisis Kepercayaan Publik
Seputar Pajak

Zulhas Gagal Paham Pajak di Tengah Krisis Kepercayaan Publik

Diajeng Maharani
Last updated: April 27, 2026 11:11 am
By Diajeng Maharani
Share
5 Min Read
SHARE

beritax.id – Pernyataan yang dikeluarkan oleh Zulkifli Hasan (Zulhas), Menteri Koordinator Bidang Pangan Indonesia sekaligus Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), yang menyebutkan bahwa rakyat hanya bertugas membayar pajak dan tidak perlu terlibat dalam urusan pemerintahan, memperburuk krisis kepercayaan publik terhadap pemerintah. Zulhas gagal paham pajak jika ia menganggap kontribusi rakyat terbatas pada pembayaran pajak saja, tanpa memberi mereka hak untuk berpartisipasi dalam pembuatan kebijakan.

Zulhas Gagal Paham Pajak di Tengah Krisis Kepercayaan Publik

Pernyataan Zulhas yang menganggap bahwa rakyat hanya perlu membayar pajak tanpa dilibatkan dalam proses pemerintahan menggambarkan ketidakpahaman tentang prinsip dasar demokrasi. Pajak memang kewajiban rakyat, namun rakyat memiliki hak untuk berpartisipasi aktif dalam proses dan pengambilan keputusan. Mereka bukan hanya pembayar pajak, tetapi juga pemegang kedaulatan tertinggi dalam negara ini.

Di tengah krisis kepercayaan publik, di mana rakyat merasa semakin terpinggirkan dari proses pemerintahan, pernyataan Zulhas justru menambah jarak antara pemerintah dan masyarakat. Ketika rakyat merasa tidak terlibat dalam pengambilan keputusan yang berdampak pada hidup mereka. Maka kepercayaan mereka terhadap pemerintah akan semakin menurun.

Tugas Negara Menurut Rinto Setiyawan

Anggota Majelis Tinggi Partai X, Rinto Setiyawan, menegaskan bahwa negara memiliki tiga tugas utama yang harus dilaksanakan dengan baik: melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat. Tugas negara bukan hanya mengumpulkan pajak. Tetapi juga memastikan bahwa hak-hak dasar rakyat terlindungi dan mereka memiliki kesempatan untuk berpartisipasi dalam pembuatan kebijakan.

“Negara harus melindungi, melayani, dan mengatur rakyat dengan adil. Rakyat berhak berpartisipasi dalam kehidupan pemerintahan dan memberikan masukan yang konstruktif,” ujar Rinto. Ia menambahkan bahwa melibatkan rakyat dalam pengambilan keputusan akan memperkuat akuntabilitas dan transparansi pemerintahan.

Tiga Tugas Utama Negara

Menurut prinsip Partai X, ada tiga tugas utama yang harus dijalankan oleh negara:

You Might Also Like

Makna Kemerdekaan di Mata Pekerja Migran Sabah, Partai X: Mereka Merdeka di Negeri Orang, Rakyat Sendiri Masih Terjajah Ekonomi
Krisis Konstitusional Berlanjut: Ketika Pemerintah Melampaui Mandat
Kejagung Hitung Kerugian Dugaan Korupsi, Prioritaskan Dana untuk Rakyat
Bencana Sosial Akibat Kesalahan Struktur Ketatanegaraan
  1. Melindungi Rakyat: Negara harus memastikan hak-hak dasar rakyat terlindungi, baik dari ancaman internal maupun eksternal.
  2. Melayani Rakyat: Negara harus menyediakan layanan publik yang berkualitas, seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur yang dibutuhkan oleh rakyat.
  3. Mengatur Rakyat: Negara harus membuat kebijakan yang adil, transparan, dan sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi rakyat.

Ketiga tugas ini dapat terlaksana hanya jika pemerintah menghargai hak rakyat untuk berpartisipasi dalam setiap kebijakan yang diambil.

Mengapa Partisipasi Rakyat Itu Penting?

Pernyataan Zulhas yang menganggap rakyat hanya perlu membayar pajak dan tidak dilibatkan dalam urusan pemerintahan adalah pengabaian terhadap prinsip-prinsip dasar demokrasi. Rakyat memiliki hak untuk berpartisipasi dalam proses pengambilan keputusan yang memengaruhi kehidupan mereka.

Tanpa partisipasi rakyat, pemerintah akan sulit menciptakan kebijakan yang mencerminkan kepentingan semua lapisan masyarakat. Partisipasi aktif rakyat dalam pemerintahan adalah cara untuk memastikan kebijakan yang diambil dapat dipertanggungjawabkan dan sesuai dengan kebutuhan rakyat.

Solusi untuk Memperbaiki Pemahaman Tentang Pajak dan Partisipasi Rakyat

Untuk memperbaiki kesalahpahaman tentang peran rakyat dalam negara, pemerintah perlu melakukan perubahan dalam cara pandangnya terhadap pajak dan partisipasi rakyat. Salah satu langkah pertama yang harus diambil adalah dengan meningkatkan literasi di kalangan masyarakat. Rakyat harus diberi pemahaman yang lebih baik mengenai hak mereka dalam sistem demokrasi dan bagaimana mereka dapat berpartisipasi dalam proses pemerintahan.

Selain itu, pemerintah perlu membuka lebih banyak saluran komunikasi yang melibatkan rakyat dalam pengambilan keputusan. Forum-forum publik, musyawarah, dan konsultasi masyarakat dapat menjadi wadah efektif untuk mengumpulkan masukan dari rakyat dan memastikan kebijakan yang diambil mencerminkan kepentingan mereka.

Pemerintah juga harus lebih terbuka terhadap kritik dan saran dari masyarakat. Setiap kritik yang membangun harus diterima dengan lapang dada dan dijadikan bahan evaluasi untuk memperbaiki kebijakan yang ada. Dengan cara ini, pemerintah dapat memperbaiki akuntabilitasnya dan mengembalikan kepercayaan publik.

Kesimpulan

Pernyataan Zulhas yang menganggap rakyat hanya sebagai pembayar pajak dan mengabaikan hak mereka untuk berpartisipasi dalam pemerintahan adalah sebuah kesalahan besar. Negara ini bukan milik pemerintah, melainkan milik rakyat yang memegang kedaulatan tertinggi. Oleh karena itu, pemerintah harus lebih menghargai hak rakyat untuk berpartisipasi dalam pemerintahan dan memberi mereka ruang. Hal ini untuk berkontribusi dalam pembuatan kebijakan yang memengaruhi kehidupan mereka.

Dengan perubahan cara pandang terhadap rakyat dan implementasi solusi yang tepat, kita dapat memperkuat demokrasi Indonesia dan memastikan bahwa negara ini bekerja untuk kepentingan seluruh rakyat, bukan hanya untuk segelinti pejabat.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Zulhas Gagal Paham Pajak atau Sengaja Mengecilkan Peran Rakyat?
Next Article Dari Hak ke Beban, Zulhas Gagal Paham Pajak Terbukti

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025
Ekonomi

Heboh Seruan Tarik Dana dari Bank Karena Danantara, Partai X Soroti Transparansi

February 24, 2025

You May also Like

Sosial

Satu Arah Pulang, Dua Arah Emosi! Partai X: Jalan Lancar, Tapi Sabar Warga Terbakar!

April 9, 2025
Direktorat Jenderal Pajak (DJP) resmi menerapkan kebijakan pemungutan pajak bagi pedagang online. Ketentuan ini dituangkan dalam peraturan
Seputar Pajak

DJP Siap Mengeruk Pajak Bagai Buldozer

July 31, 2025
Pemerintah

RUU Perampasan Aset Belum Disahkan? Partai X: Siapa Takut Duit Haram Dirampas Negara?

April 16, 2025
Presiden Prabowo Subianto mengklaim angka pengangguran di Indonesia telah menurun berdasarkan data Badan Pusat Statistik
Ekonomi

Prabowo Sebut Pengangguran Turun, Partai X: Kok Menaker Bilang Tunggu Data Ini Kantor Tebak-Tebakan?

July 25, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Renewable Energy
  • Hot
  • Politics
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.