By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Thursday, 7 May 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > TNI dan POLRI adalah Institusi Negara, Bukan Institusi Pemerintah
Pemerintah

TNI dan POLRI adalah Institusi Negara, Bukan Institusi Pemerintah

Diajeng Maharani
Last updated: May 7, 2026 3:14 pm
By Diajeng Maharani
Share
4 Min Read
SHARE

Oleh: Adv. Rinto Setiyawan , A.Md., S.H., CTP
Ketua Umum Ikatan Wajib Pajak Indonesia, Anggota Majelis Tinggi Partai X, Wakil Direktur Sekolah Negarawan

beritax.id – Salah satu kekeliruan mendasar yang sering dianggap wajar di Indonesia adalah menyamakan pemerintah dengan negara. Padahal keduanya berbeda secara prinsip. Pemerintah hanyalah pelaksana kekuasaan yang bersifat sementara, sementara negara adalah sistem besar yang dibangun di atas kedaulatan rakyat.

Kesalahan pemahaman ini memengaruhi persepsi terhadap TNI dan POLRI. Aparat negara perlahan dianggap sebagai alat pemerintah, bukan sebagai penjaga negara. Akibatnya, loyalitas yang seharusnya ditujukan pada konstitusi dan rakyat bergeser menjadi loyalitas pada kekuasaan yang sedang berkuasa.

Netralitas Aparat Menurut Cak Nun

Pernyataan Cak Nun relevan untuk memahami masalah ini:

“TNI/POLRI itu netral karena mereka tidak di bawah pemerintah, mereka adalah aparat negara bukan aparat pemerintah, jelas ya. Sama seperti MK, KPU, KPK, KY mereka itu semua adalah institusi negara bukan institusi pemerintah. Suatu hari akan kita benahi bareng-bareng kalau Indonesia ingin selamat.”

Kalimat sederhana ini menyentuh inti persoalan ketatanegaraan Indonesia saat ini. Pertanyaan mendasar yang muncul adalah kepada siapa aparat negara harus loyal?

Jika loyalitas diarahkan kepada pemerintah, negara bergerak menuju model kekuasaan yang berisiko. Namun jika loyalitas ditujukan kepada negara dan konstitusi, aparat harus berada di atas kepentingan praktis.

Posisi POLRI: Di Bawah Presiden atau Pemerintah?

Berita berjudul “Komisi Reformasi: Polri Tetap di Bawah Presiden, Tidak Menjadi Kementerian” menimbulkan kebingungan. Secara administratif pernyataan ini logis, tetapi secara filosofis, pertanyaan besar muncul apakah “di bawah Presiden” sama dengan “di bawah pemerintah”?

You Might Also Like

Demokrasi yang Dibajak: Ketika Uang Memegang Kekuasaan, Rakyat Tak Punya Pilihan
Agenda Global yang Mengancam Kedaulatan Nasional: Menjaga Ruang untuk Demokrasi dan Kebijaksanaan Lokal
DPRD Surabaya Dukung Pembangunan Fisik, Partai X: Jangan Hanya Fisik, Rakyat Butuh Kesejahteraan!
Mengapa Konstitusi Sekadar Formalitas: Ketidakadilan yang Mengakar dalam Sistem Pemerintahan

Pasal 4 ayat (1) UUD 1945 menyebut:

“Presiden Republik Indonesia memegang kekuasaan pemerintahan menurut Undang-Undang Dasar.”

Artinya, Presiden adalah kepala pemerintah. Jika POLRI sepenuhnya menjadi instrumen pemerintah, risiko besar muncul: aparat negara akan lebih fokus menjaga kekuasaan pemerintah daripada kedaulatan negara.

Loyalitas Aparat: Negara di Atas Segalanya

Pasal 1 ayat (2) UUD 1945 menegaskan:

“Kedaulatan berada di tangan rakyat dan dilaksanakan menurut Undang-Undang Dasar.”

Ini menegaskan bahwa seluruh alat negara harus melindungi rakyat sebagai pemilik negara, bukan sekadar menjaga stabilitas pemerintahan yang sedang berkuasa. Pemerintah bisa berganti, presiden bisa berganti, menteri bisa berganti, tetapi negara dan rakyat tetap ada.

Dalam teori ketatanegaraan modern, aparat keamanan idealnya loyal secara konstitusional, bukan pada kekuasaan politik tertentu. Mereka menjaga negara, bukan rezim. Mereka menjaga rakyat, bukan kepentingan pejabart kekuasaan.

Ambiguitas dalam Praktik

Kritik terhadap pemerintah sering dianggap ancaman terhadap negara. Penolakan terhadap kebijakan kerap dipandang sebagai gangguan stabilitas nasional. Bahkan aparat kerap berada dalam posisi ambigu apakah mereka menjaga negara atau menjaga kekuasaan?

Kedua hal ini tidak selalu sama. Ketika pemerintah menjalankan amanat konstitusi dan berpihak pada rakyat, menjaga pemerintah berarti menjaga negara. Namun ketika kekuasaan menyimpang, aparat negara harus tetap tegak pada konstitusi, bukan pada kepentingan politik sesaat.

Institusi Negara yang Netral

Cak Nun menekankan bahwa MK, KPU, KPK, KY, TNI, dan POLRI bukanlah institusi pemerintah. Mereka adalah institusi negara, dibentuk untuk menjaga sistem, bukan alat kekuasaan.

Jika aparat sepenuhnya diposisikan sebagai alat pemerintah, netralitas akan perlahan runtuh. Netralitas sejati berarti berdiri pada konstitusi dan kedaulatan rakyat, bukan sekadar diam.

Indonesia memerlukan pemahaman ulang tentang konsep negara. Selama ini perhatian lebih tertuju pada siapa presidennya, siapa menterinya, siapa pejabatnya, tetapi lupa pada desain dasarnya.

Negara bukan milik pemerintah, melainkan milik rakyat. Jika negara benar-benar milik rakyat, TNI dan POLRI harus dipahami sebagai alat negara, bukan alat pemerintah, untuk menjaga kedaulatan rakyat.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article TNI dan POLRI adalah Aparat Negara, Bukan Aparat Pemerintah
Next Article TNI dan POLRI adalah Lembaga Negara, Bukan Lembaga Pemerintah

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025
Ekonomi

Heboh Seruan Tarik Dana dari Bank Karena Danantara, Partai X Soroti Transparansi

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

Kepatuhan Administratif Semu: Masking Korupsi dengan Dokumen Rapi

January 21, 2026
Pemerintah

Kedaulatan Tanpa Kontrol: Pemerintah yang Mengambil Keputusan Tanpa Mengindahkan Rakyat

March 16, 2026
Pemerintah

Saat Integritas Tak Laku, Etika Ditukar Jabatan Jadi Pilihan

April 22, 2026
Berita TerkiniPemerintah

Masa Depan Indonesia: Akankah Kita Tetap Bersatu?

August 11, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Renewable Energy
  • Hot
  • Politics
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.