By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Thursday, 28 May 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Royalti Rp3 Triliun, Realisasi Rp200 M, Partai X: Sisanya ke Mana?
Pemerintah

Royalti Rp3 Triliun, Realisasi Rp200 M, Partai X: Sisanya ke Mana?

Diajeng Maharini
Last updated: October 9, 2025 2:15 pm
By Diajeng Maharini
Share
4 Min Read
SHARE

beritax.id – Menteri Hukum Supratman Andi Agtas mengungkapkan bahwa potensi royalti musik yang bisa dikumpulkan Indonesia mencapai Rp3 triliun. Namun, realisasinya baru sekitar Rp200 miliar. 

“Potensi kita untuk royalti di Indonesia bisa mencapai Rp2,5 sampai Rp3 triliun, tapi hari ini besaran royalti kita, mau analog maupun digital, itu masih Rp200 miliar,” ujar Supratman dalam acara IKA Fikom Unpad di Jakarta Selatan, Rabu (8/10/2025).

Ia menilai, Indonesia tertinggal jauh dari Malaysia yang berhasil mengumpulkan royalti Rp600 miliar, padahal memiliki penduduk jauh lebih sedikit. Supratman menegaskan bahwa pemerintah akan memperbaiki tata kelola royalti agar lebih transparan dan akuntabel. Ia berharap, digitalisasi dan keterbukaan dapat memulihkan kepercayaan publik terhadap lembaga manajemen kolektif.

Partai X: Uang Rakyat Harus Dikelola, Bukan Menguap

Anggota Majelis Tinggi Partai X, Rinto Setiyawan, menilai bahwa pernyataan Menteri Hukum menunjukkan adanya kesenjangan besar dalam tata kelola negara. Dari potensi Rp3 triliun, hanya Rp200 miliar yang terealisasi. Sisanya ke mana? Ini pertanyaan wajar dari rakyat yang terus dipaksa percaya pada janji transparansi.

Rinto menegaskan bahwa negara memiliki tiga tugas utama: melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat. Ketika pengelolaan royalti gagal dijalankan dengan prinsip keadilan dan akuntabilitas, maka negara telah abai terhadap tugasnya sendiri. 

“Royalti bukan sekadar hak musisi, tapi simbol penghargaan negara terhadap karya dan keadilan ekonomi,” ujarnya.

You Might Also Like

Ruang Publik Terkikis oleh Konten Kreator Bayaran
Penyalahgunaan Kekuasaan yang Terlalu Lama: Konstitusi Sekadar Formalitas dalam Negara Demokrasi
Indonesia Krisis, Mengapa Respons Pemerintah Selalu Terlambat?
KPU Usulkan Tambahan Rp986 M, Partai X: Demokrasi Mahal, Tapi Rakyat Hanya Jadi Penonton di Bilik Suara!

Ia menilai, kebocoran atau inefisiensi dalam pengelolaan royalti mencerminkan masalah struktural yang sama: lemahnya sistem pengawasan, minimnya kepakaran, dan tidak adanya keberpihakan negara pada rakyat yang berkarya.

Prinsip Partai X: Pemerintah Hanya Pelayan Rakyat

Partai X menegaskan, pemerintah hanyalah sebagian kecil dari rakyat yang diberi mandat untuk mengatur dan melayani. Pemerintah bukan pemilik negara, melainkan pelaksana amanah rakyat. Negara yang ideal harus dijalankan dengan prinsip efektif, efisien, dan transparan untuk mewujudkan keadilan serta kesejahteraan seluruh rakyat.

Rakyat adalah pemilik kedaulatan. Pejabat hanyalah pengelola amanah. Bila uang publik tidak jelas arahnya, maka kepercayaan publik terkikis. Dalam logika Partai X, negara adalah bus, rakyat pemiliknya, dan pemerintah hanyalah sopir. Jika sopir membawa bus ke jurang, maka rakyat berhak menggantinya.

Prinsip ini menjadi penting di tengah ketimpangan tata kelola royalti nasional. Karena tanpa moralitas pelayanan publik, setiap kebijakan ekonomi hanya akan menjadi alat eksploitasi.

Solusi Partai X: Reformasi Hukum dan Digitalisasi Transparan

Partai X menilai solusi terhadap kebocoran royalti harus dimulai dengan reformasi hukum berbasis kepakaran. Setiap lembaga yang mengelola dana publik wajib diaudit secara terbuka dan disupervisi oleh lembaga independen yang kompeten. Reformasi ini harus disertai dengan transformasi birokrasi digital agar setiap transaksi royalti tercatat, terlacak, dan dapat diawasi publik secara real time.

Partai X juga mendorong diadakannya Musyawarah Kenegarawanan Nasional dengan melibatkan kaum intelektual, seniman, budayawan, tokoh agama, dan TNI/Polri. Forum ini akan menjadi wadah merancang ulang struktur ekonomi kreatif nasional yang menjamin keadilan, transparansi, dan perlindungan bagi pelaku seni.

Negara Seharusnya Melindungi Pencipta, Bukan Mengabaikannya

Partai X menilai bahwa musisi dan pekerja seni adalah bagian penting dari kekuatan bangsa. Mereka bukan sekadar hiburan, tetapi pilar identitas dan moralitas kebangsaan. Namun, ketika karya mereka tidak dihargai secara adil, maka negara telah gagal dalam tugasnya untuk melayani dan mengatur dengan bijak.

“Negara tidak boleh abai terhadap hak pencipta. Keadilan dalam royalti adalah cermin keadilan dalam kebijakan,” tutup Rinto Setiyawan.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Operasi Non-Perang, Partai X: TNI Harus Jaga Rakyat, Bukan Takutkan Rakyat!
Next Article IHSG ‘To The Moon’, Partai X: Ekonomi Naik di Bursa, Perut Rakyat Masih Turun!

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Harga Beras Jepang Melonjak, Warga Butuh Perlindungan Pangan Terjangkau

May 25, 2026
Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025

You May also Like

Sosial

Menteri Keuangan Purbaya Tolak Salurkan Balpres Ilegal, Minta Solusi Cepat dan Tepat untuk Korban

December 15, 2025
Stimulus uang muka atau downpayment (DP) nol persen untuk pembelian rumah subsidi lewat KPR FLPP akan berlanjut pada 2026
Ekonomi

DP Rumah Nol Persen Dilanjutkan 2026: Partai X Ingatkan, Jangan Jadikan Rakyat Kelinci Uji Coba Skema Gagal!

July 31, 2025
Pemerintah

Saat Rakyat Tak Punya Pilihan, Dominasi Partai dan Oligarki Terjadi

April 28, 2026
Pemerintah

Ilmu Politik Itu Sunnah: Menghargai Kepemimpinan yang Adil dan Menjaga Stabilitas Negara

April 2, 2026
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Renewable Energy
  • Hot
  • Politics
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.