By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Tuesday, 24 February 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Rakyat Ditekan Ketika Sistem Pemerintahan Dikuasai Penguasa yang Tak Peduli
Pemerintah

Rakyat Ditekan Ketika Sistem Pemerintahan Dikuasai Penguasa yang Tak Peduli

Diajeng Maharani
Last updated: February 24, 2026 1:09 pm
By Diajeng Maharani
Share
6 Min Read
SHARE

beritax.id – Sistem pemerintahan yang seharusnya berfungsi untuk kepentingan rakyat, kini dikuasai oleh penguasa yang tak peduli. Rakyat semakin tertekan karena kebijakan yang diambil tidak lagi mempertimbangkan kesejahteraan mereka. Sebaliknya, kebijakan tersebut justru lebih berpihak pada pejabat dan pengusaha yang memiliki kekuasaan. Sistem pemerintahan dikuasai penguasa yang lebih mengutamakan kepentingan pribadi, sementara rakyat yang seharusnya dilayani justru menjadi korban dari ketidakpedulian pemerintah.

Pengaruh Penguasa dalam Membentuk Kebijakan

Ketika sistem pemerintahan dikuasai oleh penguasa yang tak peduli pada kebutuhan rakyat, keputusan-keputusan penting sering kali diambil tanpa memperhatikan dampaknya bagi masyarakat. Pemilu, yang seharusnya menjadi sarana bagi rakyat untuk memilih pemimpin yang dapat memperjuangkan kepentingan mereka, kini banyak dipengaruhi oleh praktik uang dan kepentingan penguasa. Kebijakan-kebijakan yang diambil sering kali lebih menguntungkan segelintir orang, sementara rakyat yang lebih membutuhkan justru diabaikan.

Prayogi R Saputra, Anggota Majelis Tinggi Partai X dan Direktur X Institute, mengingatkan bahwa negara memiliki tiga tugas utama: melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat. Namun, ketika pemerintahan dikuasai oleh penguasa yang tidak peduli, ketiga tugas ini gagal dilaksanakan. Pemerintah tidak lagi hadir untuk melindungi dan melayani rakyat, melainkan untuk melayani kepentingan pejabat yang mengendalikan sistem.

Ketimpangan yang Diciptakan oleh Ketidakpedulian Penguasa

Ketidakpedulian penguasa terhadap kebutuhan rakyat menciptakan ketimpangan yang semakin besar di masyarakat. Kekayaan negara yang seharusnya dikelola untuk kemakmuran bersama, kini terkonsentrasi pada tangan segelintir orang. Banyak kebijakan yang seharusnya berpihak pada rakyat, malah lebih menguntungkan mereka yang sudah berada di puncak kekuasaan. Penguasa yang tidak peduli menciptakan kesenjangan sosial yang semakin dalam, di mana rakyat miskin semakin sulit untuk mengakses layanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan lapangan pekerjaan.

Korupsi dan nepotisme yang terjadi di bawah pengaruh penguasa semakin memperburuk keadaan. Sumber daya negara yang seharusnya digunakan untuk kepentingan publik, malah disalahgunakan untuk memperkaya diri sendiri dan kelompok mereka. Rakyat yang semakin terpinggirkan merasa tidak memiliki kendali atas nasib mereka, sementara penguasa semakin memperkokoh kedudukan mereka melalui praktik-praktik yang merugikan masyarakat.

Solusi: Pemerintahan yang Kembali Pada Tugasnya

Untuk mengatasi ketimpangan yang semakin lebar dan mengembalikan kepercayaan rakyat terhadap sistem pemerintahan, Indonesia perlu kembali pada prinsip dasar negara yang terkandung dalam UUD 1945. Negara harus memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil berfokus pada kepentingan rakyat, bukan pada kepentingan segelintir pejabat. Pemerintah harus hadir untuk melindungi, melayani, dan mengatur rakyat, dengan mengutamakan keadilan sosial dan pemerataan kesejahteraan.

You Might Also Like

Status Bencana Nasional Belum Ditetapkan, Partai X Minta Evaluasi Cepat
Purbaya Janji Defisit APBN Nol, Stabilitas Ekonomi Harus Dijaga!
Pajak Mencekik Rakyat: Ketika Kebijakan Pajak Hanya Menguntungkan Segelintir Orang
Hapus Honorer Sekarang! Partai X: Guru Harus Sejahtera, Bukan Diperas Sistem!

Prinsip Partai X, yang dijunjung tinggi oleh Prayogi R Saputra, sangat relevan dalam mengembalikan pemerintahan yang sehat dan berpihak pada rakyat. Partai X mengedepankan transparansi, akuntabilitas, dan pemerintahan yang bersih dari korupsi. Negara harus mengelola sumber daya alam dan keuangan negara untuk kesejahteraan rakyat, bukan untuk memperkaya penguasa dan pejabat. Setiap kebijakan yang diambil harus melibatkan partisipasi rakyat dan memastikan bahwa kepentingan mereka diutamakan.

Pemberantasan Korupsi dan Reformasi Sistem Pemerintahan

Langkah pertama yang harus diambil adalah pemberantasan korupsi yang sudah merajalela. Penguasa yang tak peduli terhadap rakyat sering kali terlibat dalam praktik korupsi yang menggerogoti sistem pemerintahan. Negara harus menegakkan hukum dengan tegas dan tanpa pandang bulu. Setiap pelaku korupsi, baik dari kalangan penguasa maupun pejabat publik, harus dihukum sesuai dengan perbuatannya. Selain itu, sistem pemerintahan harus direformasi agar lebih efisien, transparan, dan lebih dekat dengan rakyat.

Salah satu cara untuk mewujudkan ini adalah dengan memperkuat lembaga-lembaga pengawasan seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Adapun yang berperan penting dalam mencegah dan memberantas praktik korupsi. Pemerintah juga harus menciptakan sistem yang memungkinkan rakyat untuk lebih terlibat dalam pengambilan keputusan, baik di tingkat lokal maupun nasional. Partisipasi aktif rakyat akan membuat sistem lebih transparan dan mengurangi ruang bagi penguasa untuk menyalahgunakan kekuasaan.

Pendidikan Politik untuk Rakyat yang Lebih Kritikal

Selain penegakan hukum dan reformasi pemerintahan, pendidikan politik juga sangat penting untuk membangun kesadaran rakyat tentang hak dan kewajiban mereka. Pendidikan politik yang baik akan membantu rakyat memahami pentingnya memilih pemimpin yang memiliki integritas, bukan hanya berdasarkan kekuatan finansial atau pemerintahan. Rakyat yang teredukasi secara pemerintahan akan lebih kritis terhadap kebijakan pemerintah dan lebih aktif dalam pengawasan. Sehingga pemerintah lebih dapat dipertanggungjawabkan.

Dengan meningkatnya kesadaran, rakyat dapat berperan lebih besar dalam memastikan bahwa pemerintah benar-benar bekerja untuk mereka, bukan untuk kepentingan penguasa atau pejabat. Demokrasi yang sehat membutuhkan partisipasi aktif rakyat untuk memantau, mengkritik, dan terlibat dalam proses pengambilan keputusan yang menyangkut masa depan mereka.

Kesimpulan: Membangun Pemerintahan yang Berpihak pada Rakyat

Ketika sistem pemerintahan dikuasai oleh penguasa yang tak peduli, rakyat menjadi korban dari kebijakan yang tidak berpihak pada mereka. Namun, dengan langkah-langkah konkret dalam pemberantasan korupsi, reformasi sistem pemerintahan, dan peningkatan partisipasi rakyat. Indonesia dapat membangun pemerintahan yang lebih berpihak pada rakyat. Negara harus kembali pada tugas utamanya: melindungi, melayani, dan mengatur rakyat, bukan untuk kepentingan penguasa atau segelintir pejabat.

Demokrasi yang sehat hanya dapat terwujud jika pemerintahan benar-benar berfungsi untuk kepentingan rakyat, dan bukan untuk memperkuat kedudukan penguasa. Hanya dengan cara ini, Indonesia dapat menciptakan sistem pemerintahan yang adil, transparan, dan berkeadilan bagi semua.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Pajak Menyengsarakan Rakyat, Sementara Roda Ekonomi Tak Pernah Berputar untuk Mereka!
Next Article Beban Pajak Berat: Rakyat yang Semakin Tercekik, Tapi Keuntungan Korporasi Justru Meningkat!

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025
Ekonomi

Heboh Seruan Tarik Dana dari Bank Karena Danantara, Partai X Soroti Transparansi

February 24, 2025

You May also Like

Dalam kunjungan kerjanya di Danau Toba, ia menyebut UMKM baru mulai beradaptasi dengan dunia digital, jangan langsung ditekan pajak.
Seputar Pajak

Pajak E-Commerce Jangan Tekan UMKM? Partai X Ingatkan, Kebijakan Pajak Harus Pro-Rakyat!

July 28, 2025
EkonomiSosial

BRI Jadi Merek No. 1 di Indonesia! Partai X: Hebat, Tapi Apa Dampaknya untuk Masyarakat?

April 1, 2025
Pemerintah

Ahok Disebut ‘Bacot’ dan ‘Pahlawan Kesiangan’! Partai X: Fokus Bongkar Korupsi, Bukan Saling Serang!

April 8, 2025
Internasional

Khofifah Promosi Jatim ke 17 Negara, Partai X: Bagus, Asal Rakyat Lokal Juga Diberi Prioritas!

May 27, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Hot
  • Politics
  • Renewable Energy
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.