By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Saturday, 10 January 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Ekonomi > Potret Pertumbuhan Ekonomi: Stabilitas Tak Terasa Bagi Rakyat
Ekonomi

Potret Pertumbuhan Ekonomi: Stabilitas Tak Terasa Bagi Rakyat

Diajeng Maharani
Last updated: January 7, 2026 11:41 am
By Diajeng Maharani
Share
3 Min Read
SHARE

beritax.id — Potret pertumbuhan ekonomi Indonesia kerap ditampilkan dengan narasi stabil dan optimistis. Angka pertumbuhan dijaga, inflasi disebut terkendali, dan indikator makro dinilai aman di tengah ketidakpastian global. Namun bagi sebagian besar rakyat, stabilitas tersebut tak terasa dalam kehidupan sehari-hari. Tekanan biaya hidup, pendapatan stagnan, dan ketidakpastian kerja justru menjadi realitas yang dihadapi jutaan keluarga.

Dalam beberapa bulan terakhir, publik dihadapkan pada dua gambaran yang kontras. Di satu sisi, pemerintah menegaskan ekonomi nasional tetap tumbuh. Di sisi lain, berita pemutusan hubungan kerja di sektor padat karya, melemahnya konsumsi rumah tangga, serta meningkatnya pekerja informal terus bermunculan. Stabilitas hadir di laporan, tetapi absen di dapur rakyat.

Stabil di Atas, Rapuh di Bawah

Pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini lebih banyak digerakkan oleh sektor-sektor padat modal seperti komoditas dan keuangan. Sektor ini mampu menjaga stabilitas makro, namun tidak banyak menciptakan lapangan kerja berkualitas. Sementara itu, sektor industri manufaktur, UMKM, dan jasa berbasis konsumsi yang menopang kehidupan mayoritas rakyat justru mengalami tekanan berat.

Akibatnya, pertumbuhan tidak sepenuhnya mengalir ke bawah. Rakyat bekerja lebih keras, tetapi kesejahteraan tidak ikut meningkat.

Biaya Hidup Mengikis Rasa Stabil

Stabilitas ekonomi sulit dirasakan ketika biaya hidup terus meningkat. Harga pangan bergejolak, biaya pendidikan dan kesehatan naik, serta kebutuhan perumahan dan transportasi semakin mahal. Dalam kondisi upah riil yang stagnan, tekanan ini mengikis rasa aman ekonomi rumah tangga.

Fenomena deflasi dan inflasi rendah yang terjadi belakangan justru mencerminkan lemahnya daya beli masyarakat, bukan keberhasilan stabilitas harga.

You Might Also Like

Menkeu Purbaya Bicara IHSG 36.000, Partai X: Rakyat Tak Bisa Makan Grafik!
Kode Etik dan Integritas Digaungkan AKPI! Partai X: Jangan Cuma Slogan!
Anggota DPR Lulusan SMA, Partai X: Pendidikan Rakyat Bukan Hanya Formalitas!
Harga Beras Naik, Partai X: Kalau Pedagang Saja Teriak, Apa Lagi yang Harus Dilaparkan Rakyat?

Stabilitas yang Berjarak

Ketika stabilitas hanya dirasakan di tingkat makro, jarak antara kebijakan dan rakyat semakin lebar. Stabilitas semacam ini rapuh karena tidak ditopang oleh ketahanan rumah tangga dan daya beli yang kuat. Tanpa fondasi sosial yang kokoh, stabilitas ekonomi mudah goyah saat menghadapi guncangan.

Kondisi ini menunjukkan perlunya mengoreksi arah pembangunan ekonomi agar lebih membumi.

Solusi: Membuat Stabilitas Menyentuh Rakyat

Agar stabilitas ekonomi tidak berhenti pada angka, diperlukan langkah kebijakan yang berorientasi pada kesejahteraan riil, antara lain:

  1. Menjadikan kualitas hidup rakyat sebagai indikator utama stabilitas ekonomi, bukan hanya inflasi dan pertumbuhan.
  2. Mendorong penciptaan kerja layak dan berkelanjutan, khususnya di sektor padat karya dan UMKM produktif.
  3. Mengendalikan biaya hidup esensial, terutama pangan, pendidikan, kesehatan, dan perumahan.
  4. Memperkuat perlindungan sosial, agar rumah tangga memiliki bantalan saat menghadapi guncangan ekonomi.
  5. Memastikan pertumbuhan yang inklusif dan merata, sehingga stabilitas ekonomi benar-benar dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

Potret pertumbuhan ekonomi seharusnya tercermin di meja makan rakyat, bukan hanya di grafik dan laporan. Selama stabilitas tak terasa dalam kehidupan sehari-hari, pembangunan ekonomi Indonesia masih menyisakan pekerjaan besar yang belum selesai.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Ekonomi Indonesia Tumbuh, Biaya Hidup Tak Turun
Next Article Potret Pertumbuhan Ekonomi: Subsidi Dipersempit Lalu Pajak Naik

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025
Ekonomi

Heboh Seruan Tarik Dana dari Bank Karena Danantara, Partai X Soroti Transparansi

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

Sengketa Pulau Raja Ampat, Partai X: Jangan Sampai Rakyat Jadi Tumbal!

September 26, 2025
Pemerintah

Prabowo Revisi Aturan LPG 3 Kg, Partai X: Subsidi Harus Tepat Sasaran!

November 12, 2025
Pemerintah

Keadaan Negara: Dari Kontrak Sosial ke Kontrak Oligarki

December 30, 2025
Pendidikan

Pemerintah Gagal Melayani Jika Sekolah Rakyat Tetap Tertinggal

December 8, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Hot
  • Politics
  • Renewable Energy
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.