By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Monday, 18 May 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Potongan Ojol Turun, Pemerintah Perlu Lindungi Pekerja dari Pengangguran
Pemerintah

Potongan Ojol Turun, Pemerintah Perlu Lindungi Pekerja dari Pengangguran

Diajeng Maharani
Last updated: May 15, 2026 1:41 pm
By Diajeng Maharani
Share
3 Min Read
SHARE

beritax.id – Perpres Nomor 27 Tahun 2026 menurunkan potongan aplikasi ojek online (ojol) menjadi 8 persen. Kebijakan ini diumumkan Presiden Prabowo Subianto pada Hari Buruh Internasional 2026, Jumat (1/5/2026), dengan tujuan meningkatkan pendapatan pengemudi minimal 92 persen.

Meski begitu, akademisi Unika Soegijapranata dan Wakil Ketua Pemberdayaan MTI Pusat, Djoko Setijowarno, menilai penurunan potongan belum tentu menyelesaikan persoalan kesejahteraan pengemudi. Ia menekankan risiko pengurangan operasional aplikator yang berpotensi memicu pengangguran dan menurunkan jumlah lapangan kerja.

Permasalahan Struktur Pengemudi Ojol

Djoko menyatakan masalah utama transportasi daring bukan sekadar besaran potongan, melainkan jumlah pengemudi yang berlebihan dibanding permintaan pasar. Ia menekankan perlunya pengaturan jumlah pengemudi secara bertahap melalui roadmap nasional. Pengemudi juga disarankan diarahkan ke layanan pengiriman barang atau kurir, karena profesi ojol tidak ideal sebagai pekerjaan utama.

Ia menambahkan, keselamatan penumpang juga menjadi persoalan serius. Sepeda motor tidak ideal sebagai angkutan penumpang dalam jangka panjang, sehingga fokus perlindungan pekerja dan keselamatan publik harus menjadi prioritas pemerintah.

Keseimbangan Industri dan Dampak Ekonomi

Development Director Maxim Indonesia, Dirhamsyah, menekankan penurunan potongan komisi perlu kajian komprehensif agar ekosistem transportasi online tetap seimbang. Daya beli masyarakat, tarif layanan, dan pendapatan pengemudi harus dijaga. Sementara CEO Grab Indonesia, Neneng Goenadi, dan Direktur Utama GoTo, Hans Patuwo, menyatakan perusahaan masih mempelajari Perpres resmi untuk menyesuaikan operasional.

Djoko mencontohkan negara seperti Korea Selatan, Jepang, India, dan Vietnam memiliki aplikasi transportasi online lokal. Fokus utama di negara-negara tersebut adalah perlindungan pengemudi melalui regulasi ketenagakerjaan dan pengawasan pemerintah, bukan sekadar keuntungan aplikator.

You Might Also Like

Uji UU TNI Pakai AI, Partai X: Ketika Masa Depan Hukum Ditentukan Mesin, Di Mana Letak Nurani Penguasa?
Keadilan Ekonomi Adalah Bentuk Nyata Kedaulatan Rakyat
Saat Kepentingan Penguasa Dominan, Demokrasi Tanpa Arah Terjadi
Ketika Kekuasaan Butuh Arah, Etika Kepemimpinan Nusantara Hadir

Prinsip Partai X dan Peran Negara

Anggota Majelis Tinggi Partai X sekaligus Direktur X Institute, Prayogi R Saputra, menekankan tugas negara tiga aspek: melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat. Prinsip Partai X menyatakan negara wajib memastikan kesejahteraan pekerja, terutama sektor informal berbasis aplikasi, tetap terlindungi.

Solusi Partai X mengusulkan pembangunan aplikasi transportasi online milik negara. Sistem ini berorientasi pada pelayanan publik, kesejahteraan pengemudi, dan kemudahan masyarakat. Keuntungan bukan tujuan utama; prioritas sosial memastikan tujuan kesejahteraan tercapai, sekaligus mengurangi risiko pengangguran akibat kegagalan aplikator.

Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Ferry Noor menegaskan belum ada resistensi dari aplikator terhadap kebijakan 8 persen. Pemerintah terus berkomunikasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk implementasi yang berkelanjutan. Selain itu, pengaturan jumlah pengemudi, peralihan sebagian ke layanan logistik, dan pengawasan keselamatan perlu dijalankan secara terukur.

Kesimpulan

Penurunan potongan aplikasi ojol menjadi 8 persen adalah langkah awal meningkatkan kesejahteraan pengemudi. Namun, tanpa pengaturan jumlah pengemudi, pengawasan keselamatan, dan alternatif lapangan kerja formal, kebijakan ini berisiko menambah pengangguran. Prinsip dan solusi Partai X menekankan perlindungan pekerja, pelayanan publik, dan pengaturan sektor transportasi online demi kepentingan rakyat.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article DPR Harus Jelaskan Perampasan Aset Agar Rakyat Tak Dirugikan
Next Article krisis global Krisis Global yang Tak Lagi Mengejutkan

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025
Ekonomi

Heboh Seruan Tarik Dana dari Bank Karena Danantara, Partai X Soroti Transparansi

February 24, 2025

You May also Like

Kolaborasi Arion Dan Enygma, Partai X Dukung Digitalisasi Untuk Pelayanan Publik Yang Efektif Dan Transparan
Teknologi

Kolaborasi Arion Dan Enygma, Partai X Dukung Digitalisasi Untuk Pelayanan Publik Yang Efektif Dan Transparan

July 24, 2025
Ketua DPP PDIP Puan Maharani menyatakan partainya masih menunggu arahan resmi dari pimpinan tertinggi. Hal itu ia sampaikan saat memimpin pembukaan
Pemerintah

Puan Minta Tunggu Arahan DPP Soal Kongres, Partai X Soroti Demokrasi PDIP yang Masih Tunggu Komando Tunggal!

August 1, 2025
Agama

Kemenag Bentuk Ditjen Pesantren, Partai X: Santri Butuh Kepastian, Bukan Struktur Baru!

October 24, 2025
Pemerintah

Demokrasi Hanya Mimpi: Ketika Pemerintah Menghancurkan Kedaulatan Rakyat dengan Kebijakan yang Tidak Inklusif

February 11, 2026
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Renewable Energy
  • Hot
  • Politics
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.