beritax.id – Kementerian Pertanian (Kementan) mengajukan anggaran Rp 6,6 triliun untuk pemulihan sektor pertanian di Sumatera. Dari total tersebut, Rp 1,49 triliun sudah dialokasikan untuk rehabilitasi lahan dan penyediaan benih.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menjelaskan alokasi tersebut mencakup berbagai sektor, termasuk irigasi. Sisa anggaran sebesar Rp 5,1 triliun diperlukan untuk melengkapi pemulihan di tiga provinsi terdampak bencana.
Amran menegaskan bahwa bantuan diprioritaskan untuk wilayah yang paling parah terdampak. Rp 736,21 miliar dialokasikan untuk rehabilitasi lahan sawah yang rusak ringan dan sedang, serta irigasi. Selain itu, bantuan benih tanaman pangan sebesar Rp 68,6 miliar juga disalurkan untuk mendukung sektor pertanian.
Usulan Anggaran Tambahan untuk Pemulihan
Amran mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp 5,1 triliun untuk mempercepat pemulihan. Tambahan ini mencakup rehabilitasi sawah, perkebunan, dan penyediaan pakan ternak untuk sektor pertanian. Usulan anggaran juga akan mendukung pemulihan sarana prasarana dan rehabilitasi bangunan yang rusak.
Amran menekankan bahwa rehabilitasi sawah yang rusak berat membutuhkan sinergi dengan Kementerian ATR-BPN dan PUPR. Kementerian ATR-BPN akan membantu penataan ruang, sementara PUPR akan memperbaiki jaringan irigasi. Kerja sama ini diperlukan untuk memastikan pemulihan sektor pertanian berjalan lancar dan cepat.
Dukungan Komisi IV DPR RI Dibutuhkan
Amran berharap Komisi IV DPR RI segera menyetujui usulan anggaran tambahan ini.
Dukungan DPR sangat penting agar pemulihan sektor pertanian dapat segera dilakukan tanpa hambatan. Dengan anggaran yang cukup, sektor pertanian di Sumatera dapat segera pulih dan kembali berproduksi.
Prinsip Partai X: Pemulihan Pertanian untuk Kesejahteraan Rakyat
Anggota Majelis Tinggi Partai X, Prayogi R Saputra, menegaskan bahwa pemulihan sektor pertanian harus menjadi prioritas utama. Prinsip Partai X mengutamakan melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat melalui kebijakan yang tepat.
Program pemulihan pertanian harus berjalan transparan, akuntabel, dan tepat sasaran agar manfaatnya dirasakan langsung oleh petani.
Partai X mendukung anggaran tambahan untuk memastikan tidak ada petani yang tertinggal dalam proses pemulihan ini. Kebijakan tersebut sejalan dengan prinsip keadilan sosial, dengan fokus pada pemerataan dan keberlanjutan pembangunan pertanian.
Solusi Partai X untuk Ketahanan Pangan Nasional
Partai X mendorong penguatan sektor pertanian dengan peningkatan produktivitas dan keberlanjutan. Pemerintah harus memastikan bahwa sektor pertanian tetap menjadi pilar utama ketahanan pangan nasional. Melalui pemulihan ini, diharapkan sektor pertanian dapat kembali menjadi motor penggerak perekonomian Indonesia.



