By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Tuesday, 20 January 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Krisis Media Nasional dan Masa Depan Demokrasi
Pemerintah

Krisis Media Nasional dan Masa Depan Demokrasi

Diajeng Maharani
Last updated: January 19, 2026 1:15 pm
By Diajeng Maharani
Share
4 Min Read
SHARE

beritax.id – Krisis media sosial yang ditandai oleh banjir disinformasi, dominasi konten sensasional, serta perang narasi pemerintahan kini berkembang menjadi persoalan struktural yang menjerat media nasional. Arus informasi publik tidak lagi sepenuhnya dibentuk oleh kerja jurnalistik yang independen, melainkan oleh kepentingan ekonomi-pemerintahan dan logika platform digital. Situasi ini memunculkan kekhawatiran serius terhadap masa depan demokrasi Indonesia yang sangat bergantung pada pers yang bebas dan kredibel.

Dari Media Sosial ke Krisis Media Nasional

Awalnya, gangguan informasi dianggap sebagai masalah platform digital semata. Namun, tekanan klik, trafik, dan pembiayaan membuat sebagian media arus utama:

  • menurunkan standar verifikasi,
  • mengutamakan kecepatan daripada akurasi,
  • memberi ruang luas pada narasi kekuasaan,
  • mengurangi liputan investigatif.

Akibatnya, batas antara jurnalisme dan propaganda menjadi semakin kabur.

Demokrasi Tanpa Pers Kritis

Dalam sistem demokrasi, media berfungsi sebagai pengawas kekuasaan dan penyalur kepentingan publik. Ketika fungsi ini melemah:

  • kebijakan negara sulit diawasi secara objektif,
  • penyimpangan kekuasaan jarang terungkap,
  • kritik publik mudah dimarginalkan,
  • kepercayaan masyarakat terhadap institusi runtuh.

Demokrasi pun berisiko berubah menjadi prosedur formal tanpa kontrol substantif.

Tanggapan Prayogi R. Saputra: Negara Tidak Boleh Lepas Tangan

Anggota Majelis Tinggi Partai X sekaligus Direktur X Institute, Prayogi R. Saputra, menilai krisis media nasional sebagai peringatan keras bagi negara.

You Might Also Like

Pertamina: Harga Avtur Turun! Partai X Bongkar Fakta di Balik Tiket Mudik Murah!
Santunan 2 Juta Usai Bunuh Jurnalis? Partai X: Murah Banget Nyawa di Mata Oknum!
Penyerapan Gabah Semua Kualitas, Kebijakan Ini Lindungi Petani
Revisi Permendag Belum Juga Muncul, Partai X: Aturan Ditunda, Pedagang Kecil Terus Jadi Korban Spekulasi!

“Tugas negara itu tiga: melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat. Jika media dibiarkan terjerat kepentingan ekonomi dan pemerintahan, maka negara gagal melindungi rakyat dari manipulasi informasi, gagal melayani hak publik atas kebenaran, dan gagal mengatur ekosistem pers yang sehat,” tegas Prayogi.

Ia menambahkan bahwa masa depan demokrasi ditentukan oleh keberanian negara menjaga kemerdekaan pers.

Ancaman Jangka Panjang bagi Generasi Mendatang

Krisis media nasional tidak hanya berdampak hari ini. Dalam jangka panjang, masyarakat dapat tumbuh:

  • tanpa rujukan informasi yang tepercaya,
  • dengan persepsi yang dibentuk propaganda,
  • dalam budaya publik yang sinis terhadap kebenaran,
  • dan dalam sistem demokrasi yang rapuh secara moral.

Jika dibiarkan, generasi muda akan mewarisi demokrasi yang miskin substansi.

Solusi: Menyelamatkan Media, Menyelamatkan Demokrasi

Prayogi R. Saputra mengusulkan sejumlah langkah strategis:

1. Reformasi pembiayaan media

Mendorong model langganan publik, dana abadi pers, dan skema non-pemerintahan untuk mengurangi ketergantungan pada kekuasaan.

2. Transparansi iklan dan konten berbayar

Setiap kerja sama pemerintah atau pemerintahan dengan media wajib diumumkan secara terbuka.

3. Perlindungan hukum bagi jurnalis

Negara harus menjamin keamanan dan kebebasan liputan kritis.

4. Penguatan regulasi independensi pers

Mencegah monopoli kepemilikan media dan intervensi kekuasaan dalam redaksi.

5. Literasi media nasional

Masyarakat perlu dibekali kemampuan membedakan jurnalisme, opini, propaganda, dan disinformasi.

Penutup

Krisis media nasional bukan sekadar persoalan industri pers, melainkan persoalan masa depan demokrasi Indonesia. Tanpa media yang bebas, kritis, dan berintegritas, rakyat kehilangan alat utama untuk mengawasi kekuasaan.

Prayogi R. Saputra menegaskan, mengembalikan kesehatan media berarti mengembalikan negara pada mandat dasarnya: melindungi rakyat dari manipulasi informasi, melayani publik dengan kebenaran, dan mengatur sistem pers agar tetap merdeka dan berpihak pada kepentingan rakyat.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Demokrasi Melemah Akibat Krisis Media Sosial
Next Article Media Sosial Ramai, Kebenaran Tumbang oleh Disinformasi

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025
Ekonomi

Heboh Seruan Tarik Dana dari Bank Karena Danantara, Partai X Soroti Transparansi

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

Kekuasaan Bergaji Pajak dalam Sistem Negara yang Rapuh

January 9, 2026
Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengakui penyelundupan pangan masih marak di berbagai daerah. Komoditas yang diselundupkan
Ekonomi

Kasus Penyelundupan Pangan Masih Marak, Penegakan Hukum Harus Kuat

January 14, 2026
Pemerintah

PKS Copot Mardani, Partai X: Pengawasan Harus Kuat, Bukan Sekadar Penonaktifan!

November 19, 2025
Ikatan Wajib Pajak Indonesia (IWPI) kembali bersuara lantang menyoal masa depan keadilan perpajakan di Indonesia.
Seputar Pajak

IWPI Adakan Webinar Nasional: Lonceng Kematian di Pengadilan Pajak oleh Menteri Keuangan?

June 28, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Hot
  • Politics
  • Renewable Energy
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.