By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Saturday, 15 August 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > KPK Telusuri Aliran Dana Bank BJB, Transparansi Publik Harus Diutamakan
Pemerintah

KPK Telusuri Aliran Dana Bank BJB, Transparansi Publik Harus Diutamakan

Diajeng Maharini
Last updated: August 12, 2026 3:31 pm
By Diajeng Maharini
Share
6 Min Read
aliran dana bank bjb
SHARE

beritax.id — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih mendalami dugaan aliran dana dalam kasus korupsi pengadaan iklan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (Bank BJB) tahun anggaran 2021-2023. Penyidik KPK menelusuri dugaan aliran dana yang mengarah kepada sejumlah pihak, termasuk dugaan penggunaan pihak lain atau nominee dalam transaksi tersebut.

Contents
Prayogi: Negara Wajib Menjamin Tata Kelola yang BersihDugaan Kerugian Negara Harus Diusut Secara TerbukaPrinsip Partai X: Pemerintahan Harus Berpihak pada Kepentingan RakyatSolusi Partai X: Memperkuat Sistem Pencegahan KorupsiKritik, Objektif, dan Solutif untuk Tata Kelola Negara

Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein menyampaikan bahwa proses penyidikan masih berjalan, termasuk mendalami dugaan keterlibatan pihak-pihak tertentu yang diduga menerima aliran dana. KPK juga masih menelusuri kemungkinan adanya aliran dana kepada pihak lain di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Prayogi: Negara Wajib Menjamin Tata Kelola yang Bersih

Menanggapi perkembangan penyidikan tersebut, Anggota Majelis Tinggi Partai X sekaligus Direktur X Institute Prayogi R Saputra mengingatkan bahwa negara memiliki tiga tugas utama dalam menjalankan pemerintahan, yakni melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat.

Menurut Prayogi, dalam konteks pengelolaan keuangan publik dan badan usaha milik daerah maupun negara, prinsip tersebut harus diwujudkan melalui tata kelola yang transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik penyalahgunaan kewenangan.

“Ketika uang yang dikelola lembaga publik atau perusahaan milik daerah tersangkut dugaan penyimpangan, maka yang harus menjadi perhatian utama adalah kepentingan rakyat. Negara tidak boleh membiarkan hak masyarakat tergerus akibat lemahnya pengawasan dan tata kelola,” ujar Prayogi.

Ia menegaskan bahwa pemberantasan korupsi bukan hanya mengenai penindakan terhadap pelaku, tetapi juga memastikan sistem pemerintahan mampu mencegah terulangnya penyimpangan serupa.

You Might Also Like

Kasus Korupsi Eks Dirjen SDA Rugikan Rakyat, Tindak Tegas Pelaku
Sri Mulyani Salah Besar Memahami Empat Sifat Nabi Muhammad SAW
Negara Akan Gagal Jika Rakyat Tidak Jadi Poros Utama Kekuasaan
Percepatan ASN ke IKN: Partai X Ingatkan Arah Harus Berpihak ke Rakyat!

Dugaan Kerugian Negara Harus Diusut Secara Terbuka

Dalam perkara dugaan korupsi pengadaan iklan Bank BJB, KPK sebelumnya telah menetapkan lima tersangka pada 13 Maret 2025. Mereka terdiri dari jajaran internal Bank BJB dan pihak pengendali sejumlah agensi periklanan.

KPK memperkirakan dugaan korupsi yang melibatkan enam agensi periklanan tersebut menyebabkan kerugian negara sekitar Rp223 miliar. Dalam perkembangannya, KPK juga telah melakukan penggeledahan dan pemeriksaan terhadap sejumlah pihak untuk mengungkap konstruksi perkara secara menyeluruh.

Prayogi menilai, proses hukum harus berjalan secara profesional dan tidak boleh berhenti hanya pada pihak yang sudah ditetapkan sebagai tersangka. Seluruh pihak yang memiliki keterkaitan dengan aliran dana harus diperiksa sesuai dengan fakta hukum.

“Transparansi menjadi kunci agar masyarakat mengetahui bahwa hukum bekerja secara adil. Tidak boleh ada perlakuan istimewa kepada pihak tertentu ketika menyangkut dugaan penyalahgunaan uang publik,” katanya.

Prinsip Partai X: Pemerintahan Harus Berpihak pada Kepentingan Rakyat

Prayogi menjelaskan, prinsip Partai X menempatkan kepentingan rakyat sebagai orientasi utama dalam setiap kebijakan negara. Pemerintahan harus hadir bukan hanya sebagai pengelola administrasi, tetapi sebagai institusi yang memastikan keadilan, kesejahteraan, dan perlindungan terhadap masyarakat.

Dalam pandangan tersebut, pengelolaan lembaga publik harus memenuhi beberapa prinsip utama:

1. Keadilan dalam Pengelolaan Negara

Setiap kebijakan dan penggunaan anggaran negara maupun daerah harus memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. Anggaran publik tidak boleh berubah menjadi keuntungan bagi kelompok tertentu melalui praktik korupsi atau kolusi.

2. Pemerintahan yang Bersih dan Berintegritas

Negara harus memastikan seluruh institusi memiliki sistem pengawasan yang kuat. Pencegahan korupsi harus menjadi bagian dari budaya birokrasi, bukan hanya dilakukan setelah terjadi pelanggaran.

3. Transparansi dan Akuntabilitas Publik

Setiap lembaga yang menggunakan sumber daya publik wajib memberikan informasi yang jelas kepada masyarakat. Keterbukaan menjadi instrumen penting untuk membangun kepercayaan publik.

4. Perlindungan terhadap Kepentingan Rakyat

Setiap dugaan penyimpangan yang merugikan negara pada akhirnya berdampak kepada masyarakat karena mengurangi kemampuan negara dalam memberikan pelayanan publik.

Solusi Partai X: Memperkuat Sistem Pencegahan Korupsi

Berdasarkan prinsip tersebut, Prayogi menyampaikan beberapa langkah solusi yang perlu dilakukan agar kasus serupa tidak kembali terjadi.

1. Memperkuat Pengawasan Internal BUMD dan BUMN

Menurutnya, perusahaan milik negara maupun daerah harus memiliki mekanisme pengawasan yang independen dan efektif. Dewan pengawas serta auditor internal harus benar-benar menjalankan fungsi kontrol, bukan sekadar formalitas.

2. Digitalisasi dan Keterbukaan Pengadaan

Proses pengadaan barang dan jasa, termasuk sektor periklanan, harus menggunakan sistem digital yang dapat diawasi dan memiliki jejak transaksi yang jelas. Hal ini penting untuk mencegah manipulasi harga maupun penggunaan pihak perantara yang tidak transparan.

3. Memperkuat Peran Masyarakat dalam Pengawasan

Partisipasi publik harus diberikan ruang dalam mengawasi penggunaan anggaran negara. Negara perlu menyediakan kanal pengaduan yang efektif dan menjamin perlindungan bagi masyarakat yang memberikan informasi dugaan penyimpangan.

4. Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih

Prayogi menegaskan bahwa pemberantasan korupsi harus dilakukan secara objektif berdasarkan bukti hukum. Semua pihak yang terbukti terlibat harus bertanggung jawab tanpa melihat jabatan, latar belakang, maupun kedekatan kekuasaan.

Kritik, Objektif, dan Solutif untuk Tata Kelola Negara

Kasus dugaan korupsi Bank BJB menjadi pengingat bahwa penguatan tata kelola lembaga publik masih menjadi pekerjaan besar pemerintah. Penindakan hukum penting dilakukan, namun pencegahan harus menjadi agenda utama agar uang rakyat benar-benar kembali digunakan untuk kepentingan masyarakat. Prayogi menegaskan bahwa negara yang kuat bukan hanya negara yang mampu menghukum pelaku pelanggaran, tetapi negara yang mampu membangun sistem agar penyalahgunaan kewenangan semakin sulit terjadi. “Tujuan akhir tata kelola pemerintahan adalah memastikan rakyat mendapatkan manfaat dari setiap sumber daya negara. Negara harus hadir untuk melindungi, melayani, dan mengatur dengan prinsip keadilan,” pungkasnya.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Pemerintah Tanggung Gaji Program Magang, UMKM Harus Pastikan Hak dan Kesejahteraan Pekerja

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

“Pengalihan Pengadilan Pajak ke Mahkamah Agung dalam sistem peradilan Indonesia”
Berita Terkini

Catatan Adaptasi Pengadilan Pajak Menyongsong Pengalihan ke Mahkamah Agung

December 19, 2025
Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

MK Soroti Persoalan Sampah, Tegaskan Negara Wajib Menjamin Lingkungan Sehat bagi Seluruh Rakyat

August 11, 2026
Pemerintah

Republik Para Penjarah: Mengapa Rakyat Semakin Tidak Percaya Partai Politik?

June 22, 2026
Pemerintah

Saat Hak Pilih Hanya Jadi Angka, Hak Pilih Rakyat Dimanfaatkan

May 4, 2026
Pemerintah

Penyalahgunaan Kekuasaan: Manipulasi Untuk Kepentingan yang Menghancurkan Integritas Negara

March 16, 2026
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Renewable Energy
  • Hot
  • Politics
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.