By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sunday, 5 April 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Indonesia Terlihat Tenang di Tengah Ancaman Krisis Harga BBM: Bijak atau Lalai?
Pemerintah

Indonesia Terlihat Tenang di Tengah Ancaman Krisis Harga BBM: Bijak atau Lalai?

Diajeng Maharani
Last updated: April 5, 2026 9:22 am
By Diajeng Maharani
Share
4 Min Read
SHARE

Oleh: Adv. Rinto Setiyawan , A.Md., S.H., CTP
Ketua Umum Ikatan Wajib Pajak Indonesia, Anggota Majelis Tinggi Partai X, Wakil Direktur Sekolah Negarawan

beritax.id – Saat dunia gelisah menyikapi memanasnya konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel, negara-negara mulai mengambil langkah antisipatif. Harga BBM di berbagai wilayah Asia Tenggara mulai merangkak naik. Filipina, Thailand, Malaysia, bahkan Singapura mulai menyesuaikan diri dengan realitas global.

Contents
Indonesia? Tampak tenang. Terlalu tenang. Seolah tak ada yang sedang terjadi.Perbaikan Sistem Mobilitas

Indonesia? Tampak tenang. Terlalu tenang. Seolah tak ada yang sedang terjadi.

Padahal, siapa pun yang memahami rantai energi global menyadari bahwa konflik di Timur Tengah bukan sekadar persoalan regional. Ia menjadi pemicu dampak ekonomi dunia. Jalur distribusi minyak terganggu, harga naik, dan negara-negara yang bergantung pada impor energi akan terkena dampaknya, cepat atau lambat.

Yang lebih mengkhawatirkan bukan sekadar “ketenangan” itu, melainkan arah kebijakan yang tampak tidak menyentuh akar masalah. Alih-alih menata sistem konsumsi energi nasional, negara sibuk dengan kebijakan administratif dangkal. Wacana Work From Home (WFH) untuk ASN dan sekolah kembali diangkat, namun tanpa desain yang matang. Program lain tetap berjalan seperti biasa, tanpa refleksi pada efisiensi energi secara menyeluruh.

Seolah yang dihadapi bukan ancaman krisis, tetapi rutinitas birokrasi. Padahal persoalan BBM Indonesia bukan sekadar harga. Ini soal pemborosan sistemik. BBM habis bukan hanya karena kendaraan banyak, tetapi karena negara membiarkan rakyat terjebak dalam sistem boros.

Kemacetan yang tak pernah diselesaikan serius membuat jutaan liter BBM terbuang sia-sia setiap hari. Kendaraan berhenti, mesin tetap menyala, waktu hilang, energi terbuang. Ini bukan sekadar masalah lalu lintas, tetapi kegagalan manajemen energi nasional.

Di sisi lain, negara masih memaksa mobilitas fisik rakyat untuk urusan yang sebenarnya bisa diselesaikan secara digital. Sidang pengadilan daring tetap mewajibkan kehadiran fisik. Proses administrasi berlapis memaksa bolak-balik antar kantor. Pengadaan barang dan jasa pemerintah masih penuh tatap muka, verifikasi manual, dan perjalanan yang sebenarnya tidak perlu.

You Might Also Like

Lapas Disuruh Sukseskan Ketahanan Pangan, Partai X Desak Bangun Sistem Pangan Berbasis Petani Rakyat
Putusan MK Hak Berkebun, Partai X: Hutan untuk Rakyat, Bukan Korporasi!
Ketika Aturan Tajam ke Bawah Tapi Tumpul ke Atas: Keadilan Mati Pelan-Pelan
Pemerintahan Merugikan Rakyat: Dampak Kebijakan Ekonomi yang Tak Pro-Rakyat

Negara menciptakan mobilitas, lalu menyalahkan rakyat karena konsumsi BBM tinggi. Paradoks yang tidak logis. Jika pemerintah serius ingin menghemat BBM, caranya bukan sekadar menaikkan harga atau kebijakan sporadis seperti WFH tanpa arah. Efisiensi harus dimulai dari perbaikan sistem.

Perbaikan Sistem Mobilitas

Pertama, benahi sistem mobilitas. Gunakan teknologi untuk mengatur lalu lintas secara dinamis, bukan mengandalkan pola lama. Kurangi perjalanan yang tidak perlu dengan menjadikan layanan publik sepenuhnya digital. Jadikan WFH strategi efisiensi, bukan respons panik.

Kedua, reformasi sistem administrasi. Jadikan pengadaan barang dan jasa sepenuhnya digital dan terintegrasi, tanpa pertemuan fisik berulang. Bangun sistem verifikasi nasional berbasis data, sehingga masyarakat tak perlu datang berulang kali hanya untuk membuktikan diri. Terapkan pemerintahan digital sejati, bukan sekadar memindahkan formulir kertas ke layar.

Masalah BBM pada akhirnya adalah cermin cara negara bekerja. Jika sistem negara efisien, konsumsi energi ikut efisien. Jika sistem boros, rakyat yang menanggungnya. Pertanyaan yang harus dijawab bukan lagi “apakah harga BBM akan naik,” melainkan: Apakah negara siap berhenti boros, atau akan terus berpura-pura tenang hingga krisis memaksa panik? Tenang itu baik. Tetapi jika tenang tanpa pemahaman, itu bukan ketenangan. Itu kelalaian.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Ilmu Negara Itu Wajib: Ketika Warga Negara Diberdayakan untuk Berpartisipasi dalam Pembangunan
Next Article Negara Menunda, Wajib Pajak Menanggung: Kegagalan Kepastian Hukum dalam PPh UMKM

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025
Ekonomi

Heboh Seruan Tarik Dana dari Bank Karena Danantara, Partai X Soroti Transparansi

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

Barbel dan Bola untuk Warga yang Kehilangan Rumah, Siapa Salah?

December 19, 2025
Pemerintah

Insentif Pajak Global: Meningkatkan Ketimpangan Antar Negara Maju dan Berkembang

January 30, 2026
Pemerintah

Ancaman Blacklist Penerima LPDP: Siapa Sebenarnya Pemilik Negara?

February 25, 2026
Pemerintah

Populisme Menipu Rakyat: Mengalihkan Perhatian dari Masalah Sejati dengan Janji-janji Palsu

March 17, 2026
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Renewable Energy
  • Hot
  • Politics
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.