beritax.id – Presiden Prabowo Subianto mengaku terharu atas survei yang menyebut Indonesia sebagai negara paling bahagia di dunia. Survei tersebut dirilis Global Flourishing Study hasil kolaborasi Harvard University, Baylor University, dan lembaga riset Gallup.
Prabowo menyampaikan pernyataan tersebut saat Perayaan Natal Nasional 2025 di Jakarta Pusat. Ia menilai hasil survei itu mengharukan karena banyak rakyat Indonesia masih hidup dalam kondisi sederhana.
Makna Survei Kebahagiaan Global
Global Flourishing Study menilai kesejahteraan manusia secara menyeluruh, bukan hanya berdasarkan indikator ekonomi. Konsep flourishing menekankan keseimbangan antara kebahagiaan, kesehatan, makna hidup, moral, dan hubungan sosial.
Penelitian ini melibatkan lebih dari dua ratus ribu responden dari dua puluh tiga negara. Hasilnya menunjukkan Indonesia berada di peringkat pertama dengan skor rata-rata 8,47 dari 10.
Capaian tersebut menempatkan Indonesia di atas Meksiko dan Filipina dalam indeks kesejahteraan global. Namun, survei juga mengungkap adanya kesenjangan kondisi hidup di berbagai lapisan masyarakat.
Antara Kebahagiaan dan Kenyataan Sosial
Presiden mengakui masih banyak rakyat hidup dalam keterbatasan ekonomi dan belum sejahtera. Meski demikian, sebagian besar masyarakat tetap menyatakan diri mereka bahagia.
Fenomena ini dinilai membingungkan negara lain sekaligus mengharukan bagi kepala negara. Pemerintah menyatakan komitmen bekerja keras meningkatkan kesejahteraan rakyat secara berkelanjutan.
Namun, kebahagiaan yang lahir dari ketahanan sosial tidak boleh menutupi persoalan struktural bangsa. Negara tetap wajib menjamin keadilan sosial dan pemerataan kesejahteraan.
Pandangan Kritis Partai X
Anggota Majelis Tinggi Partai X sekaligus Direktur X Institute Prayogi R Saputra mengingatkan fungsi utama negara. Menurutnya, tugas negara terdiri dari melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat secara adil. Kebahagiaan rakyat tidak boleh dijadikan alasan untuk menunda penyelesaian masalah kemiskinan struktural.
Negara harus hadir memastikan kebahagiaan berjalan seiring dengan keadilan dan kesejahteraan nyata. Prayogi menilai kebahagiaan sejati hanya bermakna jika dirasakan merata oleh seluruh warga negara. Tanpa pemerataan, kebahagiaan hanya menjadi statistik, bukan realitas sosial.
Prinsip Partai X tentang Kesejahteraan
Partai X berpandangan kesejahteraan rakyat adalah ukuran utama keberhasilan pemerintahan. Negara wajib memastikan setiap kebijakan berpihak pada kelompok rentan dan tertinggal.
Kebahagiaan sosial harus dibangun di atas keadilan ekonomi, akses layanan publik, dan kepastian hukum. Tanpa fondasi tersebut, indeks kebahagiaan berisiko menutupi ketimpangan yang terus melebar.
Solusi Partai X untuk Kebahagiaan Merata
Partai X mendorong pemerintah menjadikan data kesejahteraan sebagai dasar kebijakan lintas sektor. Program sosial harus diarahkan pada penguatan ekonomi rakyat dan pelayanan publik berkualitas.
Negara perlu memastikan pendidikan, kesehatan, dan lapangan kerja tersedia secara adil di seluruh wilayah. Partai X menegaskan kebahagiaan nasional harus lahir dari keadilan, bukan sekadar ketabahan rakyat. Kebahagiaan sejati hanya tercapai jika negara konsisten melindungi, melayani, dan mengatur demi kepentingan rakyat.



