By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Wednesday, 11 February 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Demokrasi Hanya Ilusi: Mengapa Proses Pemilu Hanya Menguntungkan Segelintir Orang?
Pemerintah

Demokrasi Hanya Ilusi: Mengapa Proses Pemilu Hanya Menguntungkan Segelintir Orang?

Diajeng Maharani
Last updated: February 9, 2026 2:59 pm
By Diajeng Maharani
Share
2 Min Read
SHARE

beritax.id – Demokrasi Indonesia seringkali hanya tampak sebagai ilusi, sebuah formalitas yang tidak memberikan kekuasaan nyata pada rakyat. Pemilu yang diselenggarakan setiap lima tahun memberikan kesempatan bagi rakyat untuk memilih, namun peran mereka dalam pembuatan kebijakan yang berdampak jangka panjang tetap terbatas. Keputusan-keputusan besar tetap berada di tangan pejabat dan pengusaha, sementara rakyat hanya menjadi penonton dalam proses ini.

Pemilu yang Menjadi Alat Legitimasi Kekuasaan

Proses pemilu, meskipun penting, hanya menjadi alat legitimasi bagi kekuasaan segelintir orang. Pemilu seharusnya menjadi kesempatan bagi rakyat untuk memilih pemimpin yang akan memperjuangkan kepentingan mereka. Namun, dalam kenyataannya, pemilu hanya menjadi panggung bagi para penguasa dan pejabat untuk mempertahankan kekuasaan mereka, sementara rakyat tidak memiliki kendali atas keputusan yang diambil setelah pemilu selesai.

Sistem yang Menguntungkan Pejabat

Kemenangan dalam pemilu tidak selalu bergantung pada visi dan program untuk rakyat, tetapi lebih pada kekuatan dan dukungan finansial dari para pengusaha dan partai. Sistem ini menciptakan ketimpangan, di mana segelintir orang dengan kekuasaan dan uang memiliki kontrol yang lebih besar atas proses demokrasi. Rakyat, yang seharusnya menjadi pemegang kedaulatan, justru terpinggirkan dan tidak memiliki saluran yang efektif untuk mengoreksi kebijakan yang merugikan mereka.

Solusi untuk Mengembalikan Kedaulatan Rakyat

Untuk memastikan demokrasi yang lebih sehat dan adil, beberapa langkah perlu diambil:

  • Peningkatan Partisipasi Rakyat: Rakyat harus diberi ruang yang lebih besar dalam pembuatan keputusan yang berpengaruh pada negara. Pemerintah harus membuka ruang bagi partisipasi rakyat melalui musyawarah nasional atau referendum yang melibatkan rakyat secara langsung.
  • Transparansi dalam Pemilu dan Pengambilan Keputusan: Pemilu harus dijalankan dengan prinsip transparansi, di mana semua pihak dapat mengakses informasi yang relevan. Setiap keputusan besar yang diambil oleh pemerintah harus dibuka untuk pengawasan publik.
  • Penguatan Fungsi MPR: MPR harus dikembalikan perannya sebagai lembaga pengawas yang independen dan benar-benar mewakili kepentingan rakyat. Dengan demikian, MPR bisa berfungsi sebagai pengarah kebijakan yang tidak hanya tunduk pada kepentingan tertentu.

Dengan langkah-langkah tersebut, Indonesia bisa mengembalikan demokrasi pada esensinya, di mana rakyat bukan hanya sebagai pemilih, tetapi juga sebagai pengendali negara.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Ketimpangan Demokrasi: Krisis Kedaulatan Rakyat yang Membentuk Struktur Negara Ini
Next Article Rakyat Tanpa Kekuatan: Demokrasi Hanya Ilusi dalam Proses Pembangunan

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Pejabat Bea Cukai Terima Rp7 Miliar, Korupsi Harus Dibersihkan Tuntas!

February 10, 2026
Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025

You May also Like

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan setelah puluhan siswa mengalami gangguan kesehatan di Kupang
Ekonomi

Keracunan MBG di 10 Sekolah, BPOM Baru Bergerak, Partai X Soroti yang Datang Setelah Rakyat Sakit!

July 28, 2025
Kriminal

TNI AD Sebut Penganiayaan Prada Lucky dalam Pembinaan, Partai X Serukan Reformasi Hak Asasi dan Keadilan

August 12, 2025
Pemerintah

Barbel dan Bola untuk Warga yang Kehilangan Rumah, Siapa Salah?

December 19, 2025
Seputar Pajak

Menurunnya Penerimaan Pajak, Tetapi Defisit Anggaran Tetap Stabil

August 27, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Hot
  • Politics
  • Renewable Energy
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.