By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Monday, 28 September 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Dari Napak Tilas 12 Negara hingga Rumah Maiyah: Langkah Sekolah Negarawan Mengarusutamakan Pemikiran Kenegaraan Cak Nun
Pemerintah

Dari Napak Tilas 12 Negara hingga Rumah Maiyah: Langkah Sekolah Negarawan Mengarusutamakan Pemikiran Kenegaraan Cak Nun

Diajeng Maharini
Last updated: September 28, 2026 8:18 am
By Diajeng Maharini
Share
3 Min Read
SHARE

YOGYAKARTA — Inisiatif kebudayaan “Serambi Peradaban: Nusantara-Persia” yang digelar di Rumah Maiyah Kadipiro, Yogyakarta, pada Kamis (24/9/2026) merupakan kulminasi dari perjalanan riset panjang yang ditempuh oleh Sekolah Negarawan. Lembaga riset dan pendidikan yang memfokuskan kurikulumnya pada pemikiran kenegaraan serta kebangsaan Emha Ainun Nadjib (Cak Nun) ini terus membuktikan konsistensinya dalam menghubungkan kearifan lokal Nusantara dengan lanskap geopolitik dan kebudayaan global.

Hadir dalam perhelatan tersebut Atase Kebudayaan Republik Islam Iran di Indonesia, Dr. Yahya Jahangiri, bersama jajaran pengampu Sekolah Negarawan dan mitra strategis, antara lain Adil Amrullah (Cak Dil) selaku Senior Advisor Sekolah Negarawan, Prayogi R. Saputra selaku Direktur Sekolah Negarawan, Rinto Setiyawan selaku Wakil Direktur Sekolah Negarawan, serta Erick Karya selaku CEO Enygma Solusi Negeri. Pertemuan ini menjadi ruang refleksi atas perjalanan intelektual lintas benua yang telah dilakukan lembaga tersebut.

Selama dua tahun terakhir, Sekolah Negarawan telah menjalankan ekspedisi intelektual dan perjalanan napak tilas jejak pemikiran serta kiprah Cak Nun di kancah internasional. Hingga September 2026, tercatat sebanyak 12 negara telah dikunjungi oleh tim Sekolah Negarawan untuk memetakan ulang relevansi pemikiran kenegaraan Nusantara di mata dunia.

Jejak perjalanan internasional tersebut membentang luas melintasi berbagai kawasan dengan latar belakang ideologi dan sejarah yang beragam. Rute napak tilas ini meliputi negara-negara di kawasan Eropa Barat, wilayah Nordik tepatnya di Finlandia, negara pecahan Uni Soviet yakni Estonia, berlanjut ke titik temu peradaban di Turkiye, kawasan Timur Tengah, pusat kebudayaan Persia di Iran, hingga negara-negara tetangga di kawasan Asia Tenggara.

Wakil Direktur Sekolah Negarawan, Rinto Setiyawan, bersama Direktur Prayogi R. Saputra menekankan bahwa perjalanan ke 12 negara tersebut, termasuk kunjungan langsung ke Iran sebelum digelarnya acara di Kadipiro, memberikan perspektif empiris mengenai pentingnya dialog antarperadaban. Temuan-temuan selama ekspedisi menunjukkan bahwa gagasan kenegaraan Cak Nun memiliki daya jangkau universal yang mampu berdialog dengan tradisi filsafat Barat, sistem kesejahteraan Nordik, hingga kedalaman spiritualitas Persia.

Tidak hanya bergerak di level global, Sekolah Negarawan juga secara intensif melakukan diseminasi temuan risetnya ke berbagai penjuru tanah air. Sepanjang dua tahun perjalanan lembaga, gagasan-gagasan ketatanegaraan dan kebangsaan hasil ekstraksi pemikiran Cak Nun telah dibagikan dan didiskusikan bersama masyarakat serta kalangan akademisi mulai dari titik barat Indonesia di Medan, Sumatera Utara, hingga ke gugusan kepulauan rempah di Ternate dan Tidore, Maluku Utara.

You Might Also Like

Desain Negara Tidak Sehat: Kekuasaan Menumpuk, Kontrol Menyusut
Pemerintah Bayaran dalam Negara Rapuh Struktural
Republik Indonesia sebagai Negara Katering?
KPAI Sebut Kekerasan Anak Baru Puncak Gunung Es, Partai X: Regulasi Lemah, Anak Terus Jadi Korban Tayangan Brutal!

Kehadiran Dr. Yahya Jahangiri di Rumah Maiyah Kadipiro menjadi penanda bahwa hasil pengembaraan intelektual Sekolah Negarawan disambut secara resiprokal oleh komunitas internasional. Melalui “Serambi Peradaban”, pengalaman lintas ruang dari Medan sampai Tidore dan dari Eropa hingga Persia dirangkum menjadi satu visi bersama: membangun perdamaian substansial melalui pengenalan budaya yang utuh.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Ketika Pemilik Tidak Lagi Mengendalikan Sistem: Konsep Ownership Capture dalam Buku Free Indonesia Save Nusantara Jilid 1
Next Article Menjadikan Pemikiran Kenegaraan Cak Nun sebagai Kompas Perdamaian Dunia melalui “Serambi Peradaban”

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

“Pengalihan Pengadilan Pajak ke Mahkamah Agung dalam sistem peradilan Indonesia”
Berita Terkini

Catatan Adaptasi Pengadilan Pajak Menyongsong Pengalihan ke Mahkamah Agung

December 19, 2025
Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

Ketika Rakyat Hanya Dijadikan Legitimasi, Negeri Dalam Cengkeraman Penguasa

June 4, 2026
Pemerintah

Kebijakan Pemerintahan Merugikan Rakyat: Saat Penguasa Keuntungan, Warga Menderita!

February 25, 2026
Pemerintah

Negara sebagai Hardware: Membongkar Cara Pandang Keliru terhadap Negara dalam Buku Free Indonesia Save Nusantara Jilid 1

September 15, 2026
Realitas sosial adalah aktor
Pemerintah

Ketahanan Bangsa Dimulai saat Realitas Sosial adalah Aktor Utama

July 8, 2026
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Renewable Energy
  • Hot
  • Politics
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.