By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sunday, 23 August 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Berita Terkini > Dari Jamkaran hingga Makam Sayyidah Ma’sumah, Sekolah Negarawan Belajar Memahami Islam Persia
Berita Terkini

Dari Jamkaran hingga Makam Sayyidah Ma’sumah, Sekolah Negarawan Belajar Memahami Islam Persia

beritaX
Last updated: August 22, 2026 12:48 pm
By beritaX
Share
5 Min Read
SHARE

QOM, IRAN — Memahami dunia Islam tidak cukup hanya dengan membaca buku atau mempelajari sejarah dari ruang kelas. Pengalaman langsung mengunjungi pusat-pusat keagamaan dan sejarah dapat membuka perspektif baru tentang bagaimana agama, budaya, dan peradaban berkembang dalam konteks masyarakat yang berbeda.

Contents
Belajar dari Masjid JamkaranMenyentuh Sejarah dari Rumah Imam KhomeiniMengenal Sayyidah Fatimah Ma’sumahMembuka Perspektif tentang Keragaman Dunia IslamDari Pengalaman Menuju Pemahaman

Semangat itulah yang dibawa Sekolah Negarawan ketika mengunjungi sejumlah situs penting di Kota Qom, Iran. Dalam agenda pengenalan budaya tersebut, rombongan mengunjungi Masjid Jamkaran, rumah Imam Khomeini, serta kompleks Sayyidah Fatimah Ma’sumah.

Kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi para peserta untuk mengenal lebih dekat tradisi Islam yang berkembang di Persia sekaligus melihat secara langsung jejak sejarah yang membentuk kehidupan masyarakat Iran.

Belajar dari Masjid Jamkaran

Lokasi pertama yang dikunjungi adalah Masjid Jamkaran.

Rombongan Sekolah Negarawan disambut langsung oleh pengelola Masjid Jamkaran. Dalam kesempatan tersebut, peserta mendapatkan penjelasan mengenai masjid dan berbagai hal yang berkaitan dengan keberadaan serta kehidupan keagamaan di dalamnya.

Bagi peserta, sambutan dan penjelasan langsung dari pengelola menjadi pengalaman penting. Mereka tidak hanya melihat bangunan masjid sebagai sebuah objek sejarah, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk memahami makna sebuah ruang keagamaan dalam kehidupan masyarakat setempat.

You Might Also Like

Pemerintah Naikkan Royalti Emas dan Nikel, Partai X: Langkah Menuju Keadilan atau Beban Industri?
Partai X Kritik Kesiapan Infrastruktur Digital dan Hak Pekerja di Balik WFA
TNI Masuk Kampus, Ketua Komisi X Bilang Perlu Didalami, Partai X Perlu Penjelasan Terbuka!
Sri Mulyani Blak-blakan Data Setoran Pajak RI, Partai X: Mana Manfaatnya untuk Rakyat?

Kunjungan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa setiap masyarakat memiliki pengalaman sejarah dan tradisi keagamaan yang khas.

Menyentuh Sejarah dari Rumah Imam Khomeini

Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju rumah Imam Khomeini.

Di tempat tersebut, rombongan disambut oleh pengelola rumah Imam Khomeini. Peserta mendapatkan penjelasan mengenai kehidupan Imam Khomeini serta berbagai cerita yang berkaitan dengan rumah tersebut.

Salah satu hal yang menarik perhatian peserta adalah penjelasan mengenai arsitektur rumah Imam Khomeini.

Bangunan sederhana tersebut menjadi bagian dari narasi sejarah yang lebih besar. Dari tempat tinggal, peserta dapat melihat sisi lain kehidupan seorang tokoh yang memiliki pengaruh besar dalam sejarah Iran.

Bagi peserta Sekolah Negarawan, pengalaman ini memberikan pelajaran bahwa sejarah seorang tokoh juga dapat dipahami melalui ruang tempat ia menjalani kehidupannya.

Rumah, lingkungan, dan arsitektur menjadi bagian dari cerita yang membantu pengunjung memahami konteks kehidupan seorang tokoh secara lebih dekat.

Mengenal Sayyidah Fatimah Ma’sumah

Setelah mengunjungi rumah Imam Khomeini, rombongan melanjutkan perjalanan ke kompleks Sayyidah Fatimah Ma’sumah.

Dalam tradisi Syiah Imamah, Sayyidah Fatimah Ma’sumah dikenal sebagai saudari dari Imam ke-8.

Rombongan Sekolah Negarawan disambut oleh pengelola kompleks. Para peserta kemudian diajak berkeliling untuk melihat berbagai bagian kompleks sekaligus mendapatkan penjelasan mengenai sejarah dan keberadaan tempat tersebut.

Kunjungan ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk memahami secara langsung salah satu pusat penting kehidupan keagamaan di Iran.

Interaksi dengan pengelola kompleks juga memperkaya pengalaman peserta karena informasi mengenai sejarah dan tradisi disampaikan secara langsung di tempatnya.

Dengan demikian, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai sebuah tradisi keagamaan, tetapi juga melihat bagaimana tradisi tersebut hadir dan hidup dalam ruang sosial masyarakat Iran.

Membuka Perspektif tentang Keragaman Dunia Islam

Bagi Sekolah Negarawan, rangkaian kunjungan tersebut memiliki makna yang lebih besar daripada sekadar agenda wisata budaya.

Indonesia merupakan salah satu negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia. Namun, pengalaman Islam di Indonesia bukanlah satu-satunya bentuk pengalaman Islam di dunia.

Iran menawarkan pengalaman sejarah dan kebudayaan Islam yang berbeda, khususnya dalam tradisi Persia.

Karena itu, pengenalan budaya menjadi penting bagi peserta Sekolah Negarawan. Dengan melihat secara langsung berbagai situs sejarah dan keagamaan, peserta dapat memperluas cara pandang terhadap dunia Islam.

Perbedaan tradisi tidak harus menjadi sumber jarak. Sebaliknya, perbedaan dapat menjadi pintu masuk untuk saling memahami.

Di sinilah pentingnya perjalanan lintas budaya.

Melalui kunjungan, dialog, dan interaksi langsung, peserta dapat melihat masyarakat lain bukan hanya melalui narasi yang mereka baca, tetapi melalui pengalaman nyata.

Dari Pengalaman Menuju Pemahaman

Rangkaian kunjungan ke Masjid Jamkaran, rumah Imam Khomeini, dan kompleks Sayyidah Fatimah Ma’sumah pada akhirnya menjadi bagian dari proses pembelajaran Sekolah Negarawan.

Para peserta diajak untuk mengenali sejarah, budaya, arsitektur, serta kehidupan keagamaan masyarakat Iran dari dekat.

Program pengenalan budaya ini diharapkan dapat memperluas pandangan Sekolah Negarawan mengenai dunia Islam, khususnya peradaban Islam di Persia.

Lebih dari sekadar mengetahui nama dan sejarah sebuah tempat, pengalaman tersebut mendorong peserta untuk belajar memahami masyarakat lain dengan perspektif yang lebih terbuka.

Sebab, menjadi negarawan di tengah dunia yang semakin terhubung tidak cukup hanya memiliki wawasan tentang bangsa sendiri.

Seorang negarawan juga perlu memahami bangsa lain, menghargai perbedaan, dan mampu membangun jembatan di antara berbagai peradaban.

Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Dari Makam Sayyidah Ma’sumah ke Jantung Revolusi: Menelusuri Spiritualitas Revolusi Islam Iran di Qom
Next Article Sekolah Negarawan Menelusuri Jejak Sejarah dan Budaya Islam Persia di Qom

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

“Pengalihan Pengadilan Pajak ke Mahkamah Agung dalam sistem peradilan Indonesia”
Berita Terkini

Catatan Adaptasi Pengadilan Pajak Menyongsong Pengalihan ke Mahkamah Agung

December 19, 2025
Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025

You May also Like

Berita TerkiniPemerintah

Prabowo Disebut Selamatkan Raja Ampat, Partai X: Selamatkan Alam Jangan Cuma di Pidato, Tapi di Kebijakan!

June 13, 2025
Berita TerkiniEkonomi

Prabowo Kucurkan Subsidi Kredit 5% untuk Sektor Usaha, Solusi UMKM atau Tantangan Baru?

March 27, 2025
“Proses audit tanpa surat tugas DJBC dianggap tidak sah menurut PMK 200/2011.”
Berita Terkini

Wajib Pajak Wajib Tahu: Audit Tanpa Surat Tugas Bisa Dinyatakan Tidak Sah

October 24, 2025
Berita Terkini

Penegakan Hukum Semu: Ketika Polisi Dihadapkan pada Konflik Kepentingan

August 6, 2026
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Renewable Energy
  • Hot
  • Politics
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.