By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Saturday, 17 January 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Berita Terkini > Dalang Demo DPR, Partai X: Rakyat Selalu Jadi Tumbal Versi Resmi
Berita TerkiniPemerintah

Dalang Demo DPR, Partai X: Rakyat Selalu Jadi Tumbal Versi Resmi

Diajeng Maharani
Last updated: August 29, 2025 1:49 pm
By Diajeng Maharani
Share
2 Min Read
SHARE

beritax.id – Mantan Kepala BIN Jenderal (Purn) AM Hendropriyono menyebut ada dalang di balik demo DPR. Ia menegaskan ada pihak yang menunggangi aksi massa 25 Agustus 2025 hingga berlanjut 28 Agustus 2025. Menurut Hendro, aktor tersebut bukan seorang negarawan, melainkan pihak luar negeri yang berpengaruh pada kebijakan. Ia menyebut nama-nama kapitalis global seperti George Soros hingga David Rockefeller. Hendro menegaskan tujuan pihak itu adalah menjajah dengan cara baru tanpa peluru, melainkan manipulasi.

Partai X Ingatkan Tugas Negara

Menanggapi hal itu, Anggota Majelis Tinggi Partai X, Rinto Setiyawan, menilai rakyat selalu dijadikan tumbal dalam konflik pemerintahan. Ia mengingatkan tugas negara hanya tiga, yakni melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat. Menurutnya, siapapun dalangnya, rakyat seharusnya tidak boleh dikorbankan untuk kepentingan segelintir individu. Negara harus tegas menjaga kedaulatan dan memastikan rakyat tidak menjadi korban permainan.

Partai X menegaskan rakyat adalah pemilik kedaulatan, sedangkan pejabat hanyalah pelayan rakyat. Pemerintah tidak boleh menjadikan rakyat sebagai tameng kepentingan global. 

Politik menurut Partai X adalah perjuangan untuk menjalankan kewenangan secara efektif, efisien, dan transparan. Tujuannya jelas, yaitu menghadirkan keadilan dan kesejahteraan seluruh rakyat.

Partai X menilai ketika kekuasaan ditunggangi kepentingan asing, demokrasi hanya menjadi panggung drama tanpa substansi. Analogi rumah rusak menggambarkan negara kehilangan kekuatan, sementara rakyat jadi korban. Demonstrasi yang mestinya sarana menyuarakan aspirasi rakyat malah dijadikan instrumen manipulasi. Kondisi ini berbahaya karena merusak kepercayaan publik terhadap negara dan lembaga demokrasi.

Solusi Partai X

Partai X menawarkan sembilan langkah penyembuhan bangsa sebagai jawaban atas kerentanan pemerintahan. Musyawarah kenegarawanan nasional harus melibatkan intelektual, agamawan, TNI/Polri, dan budayawan untuk menyatukan visi kebangsaan. Amandemen kelima UUD 1945 penting dilakukan agar kedaulatan kembali ke tangan rakyat. Reformasi hukum berbasis kepakaran diperlukan supaya keadilan tidak bisa dibeli pihak berkepentingan. Digitalisasi birokrasi harus diarahkan untuk transparansi, bukan memperkuat jalur intervensi asing. Dengan langkah itu, rakyat terlindungi dan negara kokoh menghadapi ancaman luar.

Partai X menegaskan rakyat tidak boleh lagi menjadi korban kekuasaan maupun kepentingan asing. “Rakyat harus dilindungi, bukan dijadikan tumbal versi resmi,” tegas Rinto.

You Might Also Like

Aziza Mukti: Pemimpin Harus Jujur Bukan Viral
Akses Modal Lemah, Partai X: UMKM Harus Didukung, Bukan Dibiarkan Sendiri!
Kondisi Anak Muda dan Politik di Indonesia
Energi Hijau Berujung Duka: Ironi PLTA Batang Toru
TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Stabilitas Harga Pangan, Partai X: Kebijakan Nyata Bukan Slogan Murah
Next Article DJP Bisa Salah, Wajib Pajak Bisa Menang, Partai X: Tekankan Keadilan untuk Rakyat

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025
Ekonomi

Heboh Seruan Tarik Dana dari Bank Karena Danantara, Partai X Soroti Transparansi

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

Partai Politik di Indonesia Krisis Integritas

May 26, 2025
Pemerintah

Kafir & Munafik: Dua Golongan yang Tak Mampu Menangkap Cahaya Konstitusi Langit Cak Nun

June 29, 2025
Pemerintah

Indonesia Negara Bahagia: Klaim Survei di Atas Rumah Tangga Konstitusi yang Bubar

January 7, 2026
Sebanyak 10 ribu buruh akan menggelar aksi di Jakarta pada Kamis, 28 Agustus 2025. Aksi dipusatkan di depan DPR RI
Ekonomi

Aksi Buruh Demo Tuntut Upah Naik, Partai X: Suara Rakyat Harus Didengar

August 28, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Hot
  • Politics
  • Renewable Energy
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.