By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Friday, 28 August 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Berita Terkini > Belajar Kepemimpinan dari Makam Imam Khomeini, Sekolah Negarawan Menyerap Pelajaran Sejarah Iran
Berita Terkini

Belajar Kepemimpinan dari Makam Imam Khomeini, Sekolah Negarawan Menyerap Pelajaran Sejarah Iran

beritaX
Last updated: August 28, 2026 11:22 am
By beritaX
Share
3 Min Read
SHARE

TEHERAN — Memahami kepemimpinan tidak selalu harus dilakukan melalui ruang kelas atau diskusi formal. Ada kalanya, pelajaran justru muncul dari tempat-tempat yang menyimpan jejak sejarah dan dari kisah tokoh yang pernah membentuk perjalanan sebuah bangsa.

Perspektif tersebut diperoleh Tim Sekolah Negarawan ketika mengunjungi makam Imam Khomeini di Teheran bersama para peserta 40th International Islamic Unity Conference.

Kunjungan itu menjadi bagian dari rangkaian agenda konferensi yang mempertemukan peserta dari berbagai negara. Para tamu internasional berkesempatan memberikan penghormatan di makam Imam Khomeini sekaligus bertemu dengan Ayatollah Seyyed Hassan Khomeini.

Bagi Tim Sekolah Negarawan, kunjungan tersebut menjadi kesempatan untuk melihat lebih dekat hubungan antara sejarah, kepemimpinan, dan identitas sebuah bangsa.

Imam Khomeini merupakan salah satu tokoh paling penting dalam sejarah modern Iran. Ia menjadi figur sentral dalam Revolusi Islam 1979 sekaligus dikenal sebagai pendiri Republik Islam Iran.

Karena itu, memahami Iran tidak dapat sepenuhnya dipisahkan dari memahami pemikiran, perjuangan, dan posisi Imam Khomeini dalam sejarah politik serta kehidupan masyarakat Iran.

You Might Also Like

Ahli Pajak Bongkar Kejanggalan: SP2BukPer DJP Dinilai Cacat Prosedur, Surat Kuasa Disebut ‘Salah Orang’
2.000 Wajib Pajak Jadi Sasaran Kemenkeu, Partai X: Jangan Bebani Dunia Usaha!
TNI Masuk Kampus, Ketua Komisi X Bilang Perlu Didalami, Partai X Perlu Penjelasan Terbuka!
Saat Demokrasi Kehilangan Arah, Model Demokrasi Pancasila Berjenjang Jadi Jawaban

Kunjungan tersebut berlangsung setelah tim mengikuti konferensi yang secara khusus membahas isu persatuan Islam. Konteks itu memberikan makna tambahan terhadap perjalanan menuju makam Imam Khomeini.

Bagi Sekolah Negarawan yang membawa misi pendidikan kepemimpinan, pengalaman tersebut menjadi bagian dari proses pembelajaran di luar ruang akademik.

Kepemimpinan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan mengambil keputusan. Lebih dari itu, seorang pemimpin perlu memahami sejarah, membaca perubahan sosial, membangun visi, serta mengetahui bagaimana sebuah gagasan dapat diterjemahkan menjadi institusi dan kebijakan.

Pengalaman Iran memberikan contoh mengenai bagaimana gagasan politik dan keagamaan dapat memengaruhi pembentukan negara, sistem pemerintahan, sekaligus kehidupan sosial dan kebudayaan masyarakat.

Selama berada di Iran, Tim Sekolah Negarawan juga mengunjungi berbagai institusi pendidikan, akademik, teknologi, kebudayaan, dan keagamaan. Rangkaian pengalaman tersebut kemudian dilengkapi dengan kehadiran dalam konferensi internasional serta kunjungan ke makam Imam Khomeini.

Berbagai pengalaman itu mempertemukan sejumlah dimensi sekaligus: akademik, kelembagaan, kebudayaan, dan sejarah.

Bagi generasi muda Indonesia, pengalaman semacam ini memberikan pelajaran penting bahwa kepemimpinan masa depan membutuhkan kemampuan memahami bangsa lain.

Seorang pemimpin tidak cukup hanya mengenal negaranya sendiri. Ia juga perlu memahami bagaimana bangsa lain membentuk identitas, menjaga memori sejarah, membangun institusi, serta merespons perubahan zaman.

Karena itu, kunjungan ke makam Imam Khomeini bukan sekadar perjalanan ke sebuah situs bersejarah. Bagi Sekolah Negarawan, tempat tersebut menjadi ruang refleksi mengenai hubungan antara kepemimpinan, gagasan, sejarah, dan identitas nasional.

Dari Teheran, satu pelajaran kembali mengemuka: untuk memahami sebuah negara secara utuh, kita tidak cukup hanya melihat apa yang berlangsung hari ini. Kita juga perlu menelusuri sejarah dan gagasan yang membentuk perjalanan bangsa tersebut.

Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Dari Konferensi Islamic Unity ke Makam Imam Khomeini, Sekolah Negarawan Menelusuri Jejak Gagasan Persatuan
Next Article Kemendagri Dorong Kepala Daerah Perkuat Pencegahan Korupsi demi Pelayanan Publik

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

“Pengalihan Pengadilan Pajak ke Mahkamah Agung dalam sistem peradilan Indonesia”
Berita Terkini

Catatan Adaptasi Pengadilan Pajak Menyongsong Pengalihan ke Mahkamah Agung

December 19, 2025
Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025

You May also Like

sengketa informasi DJBC SPKTNP
Berita Terkini

Kuasa Hukum DJBC Sebut Wajib Pajak Tidak Berhak Mengetahui Dasar Perhitungan Penetapan Tagihan Pajak

October 31, 2025
Berita Terkini

Dari Jamkaran hingga Makam Sayyidah Ma’sumah, Sekolah Negarawan Belajar Memahami Islam Persia

August 22, 2026
Berita Terkini

Pelajaran dari Imam Ali, Sekolah Negarawan Mendalami Makna Kepemimpinan yang Adil

August 25, 2026
Berita Terkini

Pembangunan Giant Sea Wall 946 Km: Antara Harapan dan Tantangan dalam Mewujudkan Kesejahteraan Rakyat

March 19, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Renewable Energy
  • Hot
  • Politics
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.