By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Saturday, 7 November 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Melawan Komersialisasi Berlebihan: Pegiat Ekosistem Sekolah Negarawan Kaji Kedaulatan Ekonomi Lokal di Kota Tua Tallinn
Pemerintah

Melawan Komersialisasi Berlebihan: Pegiat Ekosistem Sekolah Negarawan Kaji Kedaulatan Ekonomi Lokal di Kota Tua Tallinn

Diajeng Maharini
Last updated: November 6, 2026 10:38 am
By Diajeng Maharini
Share
3 Min Read
SHARE

TALLINN, ESTONIA – Banyak kota bersejarah di berbagai belahan dunia hancur identitasnya akibat dikuasai oleh jaringan waralaba global dan komersialisasi pariwisata yang membabi buta. Mencari model alternatif tata kelola ekonomi pariwisata yang berdaulat, para pegiat Ekosistem Sekolah Negarawan membedah ekosistem bisnis di dalam tembok Kota Tua Tallinn, Estonia, dan menemukan sebuah oase kemandirian ekonomi lokal.

Observasi tata kelola ekonomi ini dilakukan oleh Direktur Sekolah Negarawan Prayogi R. Saputra, Wakil Direktur Rinto Setiyawan, dan CEO Enygma Erick Karya. Bersama Wiwik H, diaspora Indonesia yang fasih dengan dinamika ekonomi Baltik, rombongan menelusuri lorong-lorong niaga seperti Jalan Viru dan Katariina Käik (Lorong Katarina), yang dipenuhi oleh deretan toko kerajinan tangan, kafe independen, dan restoran bernuansa tradisional.

Hal yang paling mengesankan bagi delegasi adalah minimnya intervensi korporasi multinasional raksasa di kawasan emas ini. Alih-alih diisi oleh minimarket waralaba global atau gerai kopi internasional, bangunan-bangunan kuno di Kota Tua Tallinn dihuni oleh pengrajin linen, pembuat keramik, seniman kaca, dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal Estonia. Pemerintah kota secara sadar memproteksi ruang ekonomi ini agar keuntungan pariwisata mengalir langsung ke kantong rakyatnya, bukan lari ke luar negeri.

Direktur Sekolah Negarawan, Prayogi R. Saputra, menilai kebijakan ini sebagai perwujudan sejati dari keadilan ekonomi. Selaras dengan pilar kenegaraan budayawan Emha Ainun Nadjib (Cak Nun), Prayogi menegaskan bahwa kemakmuran sebuah negara tidak diukur dari seberapa banyak merek asing yang berinvestasi, melainkan dari seberapa berdaulat rakyat lokal mengelola sumber daya di tanahnya sendiri. Kota Tua Tallinn mendidik Indonesia untuk tidak menjual “ruh” kebudayaannya demi devisa pariwisata murahan.

Wakil Direktur Rinto Setiyawan mengurai bahwa proteksi ini bukan berarti Estonia anti-asing, melainkan wujud kepatuhan pada supremasi hukum yang memihak pada keadilan substansial. Hukum retribusi, izin usaha, dan zonasi kawasan dirancang untuk memberikan insentif pajak bagi pelestari budaya dan pengrajin lokal, sementara membebankan syarat yang sangat ketat bagi waralaba asing yang ingin masuk ke area ring satu pariwisata.

Untuk memastikan keberlanjutan model ekonomi pro-rakyat tersebut, CEO Enygma, Erick Karya, mengobservasi penggunaan data analitik dalam pengelolaan pariwisata Tallinn. Erick menjelaskan bahwa Artificial Intelligence (AI) Enygma yang digagas bersama Sekolah Negarawan dapat membantu pemerintah daerah di Indonesia untuk melakukan sentralisasi data UMKM. Dengan AI, pemerintah bisa memetakan supply dan demand turis, sehingga UMKM lokal bisa diberdayakan secara presisi untuk menekan dominasi kapitalis besar di area wisata sejarah Nusantara.

You Might Also Like

NoKings dan Kerajaan Indonesia
Populisme Menipu Rakyat: Narasi Kebersamaan yang Menutupi Ketimpangan Sosial
Koordinasi Intensif Sengketa Pertanahan, Diharapkan Lindungi Hak Masyarakat
Menelisik Ketidakadilan Sistem Di Balik Pajak yang Menyengsarakan Rakyat

Cermin kedaulatan ekonomi dari tembok kuno Tallinn ini menjadi modul strategis dalam ekspedisi intelektual Sekolah Negarawan di 12 negara. Membawa semangat kemandirian ekonomi dari Baltik, kemapanan Nordik, hingga sejarah perdagangan maritim di Asia Tenggara dan Timur Tengah, Ekosistem Sekolah Negarawan terus mengobarkan diseminasi kedaulatan ini di seluruh pelosok republik, membentang dari Medan hingga Ternate dan Tidore.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Merawat “Social Trust” di Lorong Abad Pertengahan: Eksplorasi Pegiat Ekosistem Sekolah Negarawan di Kota Tua Tallinn
Next Article Ketika Struktur Tidak Menopang, Apakah Indonesia Membutuhkan Penataan Ulang Ketatanegaraan? Baca Buku Free Indonesia Save Nusantara Jilid 2

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

“Pengalihan Pengadilan Pajak ke Mahkamah Agung dalam sistem peradilan Indonesia”
Berita Terkini

Catatan Adaptasi Pengadilan Pajak Menyongsong Pengalihan ke Mahkamah Agung

December 19, 2025
Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

Presiden Sebut Impor BBM Hambat Anggaran Pendidikan, Partai X: Kenapa Baru Sekarang Tersadar?

May 22, 2025
Pemerintah

Ketika Prosedur Mengalahkan Kemanusiaan, Rakyat sebagai Objek Kebijakan Mengakar

May 15, 2026
Pemerintah

Warga Pati Bahas Sudewo di KPK, Partai X: Suara Rakyat Harus Menang!

September 2, 2025
Pemerintah

Dari Nilai Lokal ke Norma Nasional: Konstitusi Bernilai Budaya

April 17, 2026
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Renewable Energy
  • Hot
  • Politics
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.