By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Wednesday, 7 October 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pendidikan > Di Balik Juara Regional 6, Peran Keluarga dalam Membentuk Karakter Yahya Al Fatih
Pendidikan

Di Balik Juara Regional 6, Peran Keluarga dalam Membentuk Karakter Yahya Al Fatih

Diajeng Maharini
Last updated: October 6, 2026 9:47 am
By Diajeng Maharini
Share
5 Min Read
SHARE

MALANG — Keberhasilan Yahya Al Fatih meraih Juara I Ajang Juara Kelas Indonesia 2026 tingkat Regional 6 di Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Jawa Timur, Sabtu (3/10/2026), tidak hanya menjadi catatan prestasi akademik. Di balik pencapaian siswa kelas V SD Unggulan Permata Jingga tersebut, terdapat proses panjang pendidikan karakter dan pendampingan keluarga yang berlangsung tidak hanya di lingkungan sekolah, tetapi juga melalui berbagai pengalaman belajar di luar ruang kelas.

Kemenangan tersebut mengantarkan Al Fatih menjadi wakil Regional 6, yang mencakup Jawa Timur, Gorontalo, Sulawesi Utara, dan Kepulauan Riau, untuk mengikuti kompetisi tingkat nasional di Jakarta pada 22–31 Oktober 2026.

Bagi keluarga Al Fatih, kompetisi bukan semata-mata tentang memenangkan perlombaan. Berbagai pengalaman yang dijalani sejak dini menjadi bagian dari proses untuk membangun keberanian, kedisiplinan, kemampuan berkomunikasi, serta cara anak melihat lingkungan dan persoalan di sekitarnya.

Menumbuhkan Anak Sesuai Potensinya

Cara pandang tersebut memiliki keterkaitan dengan gagasan pendidikan yang kerap disampaikan budayawan Emha Ainun Nadjib atau Cak Nun. Salah satu ungkapan yang digunakan dalam lingkungan pendidikan Al Fatih adalah “Tukul winih-winihku”, yang dapat dimaknai sebagai harapan agar benih-benih generasi terus tumbuh.

Dalam konteks pendidikan anak, gagasan tersebut menempatkan anak sebagai pribadi yang memiliki potensi dan proses pertumbuhan masing-masing. Tugas orang tua dan pendidik bukan sekadar mengejar hasil, melainkan memberikan ruang, pendampingan, dan pengalaman agar potensi tersebut berkembang secara optimal.

Prinsip itu pula yang menjadi bagian dari pola pengasuhan Al Fatih. Orang tua berupaya memberikan pengalaman yang beragam tanpa menjadikan setiap kegiatan sebagai tuntutan untuk menghasilkan prestasi. Pengalaman tersebut justru digunakan sebagai ruang belajar untuk membangun rasa percaya diri, tanggung jawab, kemampuan berkomunikasi, dan keberanian mengambil keputusan.

You Might Also Like

Ketika Kebijakan Publik Ditulis untuk Pemilik Modal
Demokrasi Tanpa Rakyat: Mengapa Partai Politik Menjadi Pusat Perebutan Kekuasaan
Memahami Sistem Bangsa: Dari Peradaban hingga Kedaulatan Rakyat dalam Buku Free Indonesia Save Nusantara Jilid 1
Pelecehan oleh Dokter RSUD Diusut, Partai X: Seragam Putih Tak Jadi Jaminan Hati Bersih!

Belajar dari Pengalaman di Luar Kelas

Salah satu bentuk pendampingan keluarga terlihat dari kesempatan yang diberikan kepada Al Fatih untuk mengikuti berbagai kegiatan di luar lingkungan sekolah.

Pada 2024, Al Fatih tampil dalam acara “Doa untuk Indonesia” di Universitas Negeri Malang. Pada April 2026, ia membacakan pidato tentang kedaulatan rakyat di Istana Dam, Amsterdam.

Pada Agustus 2026, Al Fatih juga berdialog dengan intelektual Iran, Dr. Abdolreza Alami, di Kuala Lumpur. Pengalaman tersebut mempertemukannya dengan lingkungan dan perspektif yang berbeda dari kehidupan sehari-hari di sekolah.

Pengalaman serupa berlanjut pada akhir September 2026 ketika Al Fatih mengikuti diskusi Tafsir Nadjibiyah bertajuk “Serambi Peradaban Nusantara-Persia” bersama Gamelan KiaiKanjeng dan Atase Kebudayaan Iran, Dr. Yahya Jahangiri, di Kadipiro, Yogyakarta.

Berbagai kegiatan tersebut menjadi ruang belajar tambahan bagi Al Fatih. Ia tidak hanya berhadapan dengan materi pelajaran, tetapi juga belajar berkomunikasi, menyampaikan gagasan, mendengarkan pandangan orang lain, serta beradaptasi dengan lingkungan yang berbeda.

Dalam proses tersebut, orang tua memiliki posisi penting sebagai pendamping sekaligus pemberi ruang bagi anak untuk mengalami secara langsung berbagai situasi. Pengalaman menjadi bagian dari pendidikan karakter karena anak belajar menghadapi situasi nyata, bukan hanya memahami konsep melalui buku atau pembelajaran di kelas.

Sekolah sebagai Ruang Pengembangan

Proses pendidikan yang dibangun keluarga kemudian bertemu dengan lingkungan pendidikan formal di SD Unggulan Permata Jingga. Sekolah menjadi ruang bagi Al Fatih untuk mengembangkan kemampuan akademik sekaligus menerapkan berbagai kebiasaan dan karakter yang telah dibangun di lingkungan keluarga.

Pendampingan dari sekolah dan keluarga berjalan sebagai bagian dari ekosistem yang saling melengkapi. Pendidikan formal memberikan struktur pembelajaran, sedangkan keluarga memberikan fondasi nilai dan kebiasaan yang terus dibawa anak dalam berbagai aktivitas.

Keberhasilan meraih Juara I Regional 6 dalam Ajang Juara Kelas Indonesia 2026 pada akhirnya menjadi salah satu hasil dari proses tersebut. Bagi Al Fatih, capaian itu sekaligus menjadi pengalaman baru untuk menghadapi tantangan yang lebih besar di tingkat nasional.

Babak nasional di Jakarta pada 22–31 Oktober mendatang bukan hanya menjadi arena untuk kembali berkompetisi. Bagi keluarga dan sekolah, tahap tersebut menjadi kesempatan bagi Al Fatih untuk menguji kemampuan, membangun pengalaman, dan terus mengembangkan karakter.

Sebab, di balik sebuah prestasi anak, terdapat proses pendidikan yang jauh lebih panjang: kebiasaan yang dibangun di rumah, pengalaman yang diberikan keluarga, pembelajaran di sekolah, serta kesempatan bagi anak untuk tumbuh dan menemukan kemampuannya sendiri.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Tiga Siswa SD Unggulan Permata Jingga Wakili Regional 6 di Juara Kelas Indonesia Tingkat Nasional
Next Article Ada Pembinaan Karakter di Balik Keberhasilan Tiga Siswa SD Unggulan Permata Jingga yang Sabet Juara 1 Regional 6

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

“Pengalihan Pengadilan Pajak ke Mahkamah Agung dalam sistem peradilan Indonesia”
Berita Terkini

Catatan Adaptasi Pengadilan Pajak Menyongsong Pengalihan ke Mahkamah Agung

December 19, 2025
Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

Kasus Lahan Transmigrasi, Partai X: Jangan Cuma Janji, Harus Segera Tuntas!

November 22, 2025
Pemerintah

DPR Sebut Peraturan Menteri Medsos Anak, Pembatasan Harus Lindungi Kepentingan Rakyat

March 10, 2026
Pemerintah

Norma Takluk, Pasal Mengabdi Kekuasaan 

July 29, 2026
Pemerintah

Ketika Pengawasan Melemah, Kedaulatan Berpindah Tangan ke Penguasa

June 4, 2026
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Renewable Energy
  • Hot
  • Politics
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.