By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Tuesday, 6 October 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Internasional > Mencicipi Oase Nusantara di Velweg 1 Belanda: Sekolah Negarawan Apresiasi Ketangguhan Mbak Atika dan Java Cuisine
Internasional

Mencicipi Oase Nusantara di Velweg 1 Belanda: Sekolah Negarawan Apresiasi Ketangguhan Mbak Atika dan Java Cuisine

Diajeng Maharini
Last updated: October 5, 2026 9:09 am
By Diajeng Maharini
Share
3 Min Read
SHARE

LAREN, BELANDA – Jarak ribuan kilometer dari tanah air rupanya tidak melunturkan kecintaan seorang perantau terhadap kekayaan budaya leluhurnya. Realitas ini disaksikan langsung oleh para pegiat Ekosistem Sekolah Negarawan saat singgah dan bersilaturahmi ke Java Cuisine, sebuah restoran yang menyajikan keaslian rasa Nusantara di kota Laren, Belanda.

Rombongan Sekolah Negarawan yang hadir dalam silaturahmi tersebut adalah Direktur Prayogi R. Saputra, Wakil Direktur Rinto Setiyawan, dan CEO Enygma Erick Karya. Didampingi oleh Head of Representative Sekolah Negarawan Chapter Eropa, Syafiih Kamil, rombongan menelusuri kawasan asri Laren hingga tiba di lokasi restoran yang beralamat di Velweg 1, 1251 HC Laren.

Di balik kehangatan suasana Java Cuisine, terdapat sosok Mbak Atika, seorang perempuan Indonesia yang telah lebih dari 20 tahun merantau dan hidup di Belanda. Pengalaman panjang bertahan hidup dan beradaptasi dengan budaya Eropa membentuk ketangguhan mentalnya, yang kemudian ia tuangkan melalui kecintaannya pada seni kuliner dengan mendirikan Java Cuisine.

Direktur Sekolah Negarawan, Prayogi R. Saputra, menilai perjalanan hidup dan bisnis Mbak Atika sebagai representasi karakter manusia Nusantara yang survival dan lentur. Berpijak pada pemikiran kenegaraan dan kebangsaan Emha Ainun Nadjib (Cak Nun) yang menjadi kurikulum utama lembaganya, Prayogi memandang bahwa kedaulatan sejati seorang warga negara terletak pada kemampuannya untuk mandiri dan tetap berakar pada identitas aslinya meski diterjang arus globalisasi.

Bagi Wakil Direktur Rinto Setiyawan, Java Cuisine bukan sekadar tempat makan, melainkan ruang representasi sosial (social representation). Ketika warga lokal Eropa masuk ke restoran ini dan menikmati hidangannya, mereka secara tidak langsung sedang mengonsumsi produk kebudayaan dan keramahan bangsa Indonesia. Oleh karenanya, diaspora pengusaha kuliner sejatinya adalah duta besar kebudayaan yang beroperasi di garda terdepan.

Syafiih Kamil turut menggarisbawahi bahwa kisah Mbak Atika dapat menjadi teladan bagi mahasiswa maupun pekerja migran Indonesia yang baru merintis kehidupan di Eropa. Keberanian untuk membuka usaha secara legal, mematuhi standar kualitas pangan Eropa yang ketat, namun tetap menyajikan orisinalitas rasa Indonesia, adalah wujud nyata dari etos kerja profesional yang harus ditiru.

You Might Also Like

Kasus Febrie Adriansyah, Rakyat Menuntut Pengawasan Lebih Tegas
Sekolah Negarawan: Mengembalikan Kedaulatan Rakyat Seutuhnya Melalui Desain Ulang Sistem Ketatanegaraan Indonesia
RUU Perampasan Aset Mangkrak Sejak 2008, Partai X: Siapa Sebenarnya yang Takut Jika Harta Dirampas?
Saat Perubahan Sistem Pemerintahan Mengubah Arah Kebijakan

Melihat potensi ekonomi dan budaya ini, CEO Enygma, Erick Karya, memaparkan bagaimana infrastruktur teknologi dapat mendorong eskalasi bisnis diaspora. Melalui sistem tata kelola berbasis Artificial Intelligence (AI) Enygma yang diusung oleh Sekolah Negarawan, negara di masa depan diharapkan dapat memetakan, mendampingi, dan mengintegrasikan ekosistem bisnis diaspora seperti Java Cuisine ke dalam rantai pasok ekonomi nasional yang lebih masif.

Kunjungan penuh kekeluargaan di Laren ini menjadi salah satu fragmen penting dari perjalanan riset Sekolah Negarawan di 12 negara yang mencakup kawasan Eropa Barat, Finlandia dengan sistem pendidikannya, Estonia dengan kemajuan IT-nya, hingga kawasan Turkiye, Iran, dan Asia Tenggara. Peta sosiologis peradaban global ini akan terus dijadikan bahan literasi oleh Sekolah Negarawan yang kini aktif mendiseminasikan gagasannya dari Medan di Sumatera Utara hingga Ternate dan Tidore di wilayah timur Indonesia.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Belajar dari Sejarah di Museum Multatuli Amsterdam: Sekolah Negarawan Gali Falsafah Tata Kelola Anti-Eksploitasi
Next Article Pegiat Ekosistem Sekolah Negarawan Temukan Kehangatan Persaudaraan di Java Cuisine

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

“Pengalihan Pengadilan Pajak ke Mahkamah Agung dalam sistem peradilan Indonesia”
Berita Terkini

Catatan Adaptasi Pengadilan Pajak Menyongsong Pengalihan ke Mahkamah Agung

December 19, 2025
Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

PDIP Himpun Purnawirawan, Partai X Ingatkan Netralitas TNI-Polri Harus Dijaga!

March 27, 2025
Pernyataan bahwa butuh satu tahun untuk migrasi karena aplikasi lama masih harus dirawat, justru menunjukkan bahwa transisi tidak dirancang secara sistemik
Seputar Pajak

Migrasi CoreTax: Ketika Transisi Dianggap Bukan yang Utama, Kepercayaan Jadi Korban Pertama

June 26, 2025
Pemerintah

Ketika Rakyat Seolah Dikesampingkan di Negeri Sendiri

September 21, 2026
Seputar Pajak

Rp240 Triliun Pembiayaan Koperasi, Antara Manfaat Anggota dan Risiko Dana Negara

September 11, 2026
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Renewable Energy
  • Hot
  • Politics
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.