By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Friday, 28 August 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Berita Terkini > Dari Teheran, Sekolah Negarawan Membaca Makna Persatuan Islam bagi Generasi Masa Depan
Berita Terkini

Dari Teheran, Sekolah Negarawan Membaca Makna Persatuan Islam bagi Generasi Masa Depan

beritaX
Last updated: August 28, 2026 2:21 pm
By beritaX
Share
4 Min Read
SHARE

TEHERAN – Apa makna persatuan Islam bagi generasi yang akan memimpin masa depan?

Pertanyaan tersebut menjadi salah satu refleksi yang muncul ketika Tim Sekolah Negarawan mengikuti 40th International Islamic Unity Conference di Teheran, Iran.

Konferensi yang berlangsung pada 27 Agustus 2026 itu mempertemukan sekitar 600 peserta dari sekitar 40 negara. Para peserta hadir dengan latar belakang yang beragam untuk membahas berbagai persoalan terkait persatuan dunia Islam.

Bagi Sekolah Negarawan, forum tersebut menjadi ruang untuk bertukar gagasan dan melihat isu persatuan dari perspektif yang lebih luas.

Selama berada di Iran, Tim Sekolah Negarawan tidak hanya mengunjungi institusi pendidikan. Delegasi juga berinteraksi dengan lembaga yang bergerak dalam bidang penelitian, kebudayaan, teknologi, media, serta kajian Islam.

Keikutsertaan dalam konferensi Islamic Unity kemudian memberikan perspektif tambahan mengenai bagaimana berbagai pengalaman tersebut dapat dikaitkan dengan hubungan antarnegara dan masa depan dunia Islam.

You Might Also Like

Menjadi Negarawan dengan Memahami Dunia: Sekolah Negarawan Belajar dari Qom
Dari Konferensi Islamic Unity ke Makam Imam Khomeini, Sekolah Negarawan Menelusuri Jejak Gagasan Persatuan
Usulan Tes Narkoba dan Kejiwaan bagi Kapolres, Partai X Soroti Transparansi dan Akuntabilitas Polri
Partai X Kritik Kesiapan Infrastruktur Digital dan Hak Pekerja di Balik WFA

Konferensi tahun ini mengangkat pemikiran Ayatollah Seyyed Ali Khamenei mengenai persatuan Islam. Pembahasan tidak hanya berkaitan dengan aspek keagamaan, tetapi juga menyentuh identitas umat, peradaban, pemerintahan, ekonomi, keamanan, serta hubungan antarnegara Muslim.

Dalam pembukaan konferensi, Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyampaikan pandangan bahwa persatuan tidak berarti menghilangkan seluruh perbedaan yang ada di antara umat Muslim.

Perbedaan agama maupun identitas nasional tetap dapat ada. Yang menjadi persoalan adalah bagaimana perbedaan tersebut tidak berkembang menjadi permusuhan dan konflik.

Bagi generasi muda, gagasan tersebut memiliki relevansi yang kuat. Dunia semakin terkoneksi. Mahasiswa dapat belajar di berbagai negara, peneliti dapat mengembangkan proyek lintas batas, sementara teknologi memungkinkan pengetahuan berpindah dengan cepat tanpa terhalang jarak.

Namun di sisi lain, masyarakat global juga menghadapi tantangan berupa polarisasi, konflik identitas, dan berbagai bentuk fragmentasi sosial. Karena itu, persatuan tidak cukup berhenti sebagai gagasan atau slogan.

Persatuan perlu diwujudkan dalam bentuk kerja sama yang konkret, seperti penelitian bersama, pengembangan institusi, pertukaran pengetahuan, pengembangan teknologi, serta upaya bersama dalam menyelesaikan berbagai persoalan.

Gagasan tersebut sejalan dengan perjalanan Sekolah Negarawan selama berada di Iran.

Dalam rangkaian kunjungannya, Sekolah Negarawan membangun komunikasi dengan berbagai universitas dan institusi. Salah satu hasilnya adalah penandatanganan MoU dengan Nahjul Balaghah Institute di Isfahan yang membuka peluang kerja sama dalam joint student theses, joint research, konferensi bersama, serta bidang sains dan teknologi.

Dengan demikian, kehadiran Sekolah Negarawan dalam Islamic Unity Conference menjadi bagian dari rangkaian pembelajaran dan pembangunan jejaring yang lebih luas.

Konferensi memberikan gagasan. Pertemuan membangun jaringan. Sementara kerja sama membuka peluang untuk menerjemahkan gagasan tersebut menjadi kegiatan nyata setelah delegasi kembali ke Indonesia.

Bagi Sekolah Negarawan, perjalanan ke Iran bukan sekadar kesempatan untuk mengenal negara lain.

Perjalanan tersebut menjadi proses pembelajaran mengenai kepemimpinan, peradaban, pendidikan, teknologi, dan hubungan antarbangsa.

Dari perjalanan tersebut muncul satu refleksi penting: kepemimpinan masa depan membutuhkan wawasan lintas negara, peradaban berkembang melalui pengetahuan, dan persatuan akan memiliki arti ketika diwujudkan melalui kerja nyata.

Dari Teheran, Sekolah Negarawan membawa pelajaran bahwa generasi masa depan tidak hanya perlu memiliki kemampuan memimpin bangsanya sendiri, tetapi juga kemampuan untuk memahami, berdialog, dan bekerja sama dengan dunia.

Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Dari Indonesia ke Teheran: Sekolah Negarawan Menyerap Gagasan Persatuan Islam dari Forum Dunia

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

“Pengalihan Pengadilan Pajak ke Mahkamah Agung dalam sistem peradilan Indonesia”
Berita Terkini

Catatan Adaptasi Pengadilan Pajak Menyongsong Pengalihan ke Mahkamah Agung

December 19, 2025
Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025

You May also Like

Berita Terkini

DTSEN Jadi Senjata Baru Kemensos Salurkan Bansos Guru, Partai X: Benarkah Lebih Efektif?

March 25, 2025
Berita Terkini

Apa Itu Pengusaha Kena Pajak (PKP) dan Kenapa Penting Bagi Pengusaha? Yuk Pahami Bareng!

October 27, 2025
Berita Terkini

Penuh Kehangatan, Eko Wahyu Pramono Terima Ijazah dari Direktur Utama Politeknik Negeri Jember

May 11, 2026
Berita TerkiniPemerintah

Analisa Konsistensi Pidato Prabowo, Partai X: Nilai Cuma 3/10 Menurut AI

June 5, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Renewable Energy
  • Hot
  • Politics
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.