By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Friday, 21 August 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Internasional > Sekolah Negarawan Dialog dengan Akademisi Iran, Dalami Model Pendidikan Kepemimpinan di Qom
InternasionalPendidikan

Sekolah Negarawan Dialog dengan Akademisi Iran, Dalami Model Pendidikan Kepemimpinan di Qom

Diajeng Maharini
Last updated: August 21, 2026 3:35 pm
By Diajeng Maharini
Share
4 Min Read
SHARE

beritax.id – QOM, IRAN — Pendidikan negarawan tidak cukup hanya berbicara tentang teori kepemimpinan. Ia membutuhkan tradisi intelektual, kemampuan membaca perubahan zaman, serta pengalaman kelembagaan yang panjang. Perspektif inilah yang menjadi salah satu fokus kunjungan Tim Sekolah Negarawan ke Qom, Iran, Kamis (20/8/2026).

Tim Sekolah Negarawan mengawali agenda dengan mengunjungi Institut Research Imam Khomeini di Qom. Rombongan diterima oleh Hujjatul Islam wal Muslimin Dr. Mahmood Rafian dan kemudian mengikuti Focus Group Discussion (FGD) bersama sejumlah dosen serta Hujjatul Islam di lingkungan institut tersebut.

Pertemuan berlangsung dalam suasana akademik dengan pertukaran pandangan mengenai pendidikan, riset, pemikiran, dan pembentukan kapasitas kepemimpinan.

Bagi Tim Sekolah Negarawan, dialog tersebut menjadi kesempatan untuk melihat bagaimana lembaga pendidikan dan riset di Iran membangun lingkungan intelektual yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan ilmu, tetapi juga pada pembentukan cara berpikir dan karakter kepemimpinan.

Forum tersebut juga membuka ruang untuk membandingkan pengalaman Indonesia dan Iran dalam mengembangkan pendidikan yang berkaitan dengan kepemimpinan, masyarakat, dan negara.

Direktur Sekolah Negarawan Prayogi R. Saputra, PhD, menjelaskan bahwa kunjungan ke Iran dirancang sebagai bagian dari proses pembelajaran internasional.

You Might Also Like

Kemajuan untuk Siapa Jika Rakyat Menonton Kekayaan
Populisme Menipu Rakyat: Bagaimana Penguasa Menggunakan Simbol Kerakyatan untuk Menutupi Kekuasaan
Polri Disuruh Berantas Grup Menyimpang, Partai X: Jangan Cuma Tangkap Akun Nyeleneh, Tapi Diam Saat Kejahatan Terorganisir Online!
Kursus Piano Bisa PPh Final, Mengapa Konsultan Pajak Tidak?

Menurutnya, benchmarking diperlukan agar pendidikan negarawan di Indonesia tidak berkembang dalam ruang yang tertutup, tetapi terus berinteraksi dengan pengalaman berbagai negara.

“Pertukaran gagasan seperti ini penting. Kita datang bukan untuk mencari model yang harus ditiru, tetapi untuk memahami pengalaman negara lain dan melihat apa yang relevan untuk konteks Indonesia,” kata Prayogi.

Setelah agenda di Institut Research Imam Khomeini, Tim Sekolah Negarawan melanjutkan kunjungan ke Pusat Administrasi Hauzah Iran di Qom.

Di lembaga tersebut, rombongan diterima oleh Kepala Hubungan Internasional Hujjatul Islam wal Muslimin Dr. Sayyid Mofid Husseini Kohsari. Pertemuan membahas berbagai hal berkaitan dengan sistem pendidikan Hauzah, pengelolaan kelembagaan, serta jejaring hubungan internasional.

Kunjungan ke dua institusi tersebut menjadi bagian dari agenda yang lebih luas. Tim Sekolah Negarawan dijadwalkan berada di Iran selama dua pekan untuk bertemu dengan berbagai organisasi pendidikan, pusat riset, pusat teknologi, serta lembaga yang mengembangkan kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI).

Selain aspek pendidikan dan teknologi, salah satu agenda utama adalah melakukan benchmarking terhadap tata kelola pemerintahan Iran.

Dengan pendekatan tersebut, kunjungan Sekolah Negarawan tidak hanya diarahkan untuk memahami pendidikan keagamaan atau tradisi intelektual Iran, tetapi juga melihat hubungan antara pendidikan, riset, teknologi, dan tata kelola negara.

Wakil Direktur Sekolah Negarawan Rinto Setiyawan mengatakan pengalaman internasional diperlukan untuk memperkaya perspektif peserta dan pengelola Sekolah Negarawan.

Sementara itu, Direktur Kerja Sama dan Hubungan Internasional sekaligus Direktur Iran Corner FISIP Universitas Brawijaya, Abdullah Assegaf, turut mendampingi agenda kunjungan dan dialog dengan berbagai institusi di Iran.

Rangkaian kunjungan selama dua pekan tersebut diharapkan dapat menghasilkan jejaring kerja sama dan pertukaran pengetahuan yang lebih luas antara lembaga-lembaga di Iran dan Sekolah Negarawan di Indonesia.

Bagi Sekolah Negarawan, perjalanan ke Iran merupakan bagian dari proses membangun pendidikan kepemimpinan yang terbuka terhadap pengalaman global, namun tetap berangkat dari kebutuhan dan karakter Indonesia.

Qom menjadi salah satu titik awal dari proses tersebut sebuah ruang untuk mempertemukan tradisi intelektual, pendidikan, riset, dan gagasan tentang masa depan kepemimpinan.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Pemerintah Bukanlah Negara: Ketika Rakyat Harus Kembali Menjadi Pemilik Kedaulatan
Next Article Tak Hanya Belajar Politik, Sekolah Negarawan Jelajahi Pendidikan, AI dan Tata Kelola Iran

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

“Pengalihan Pengadilan Pajak ke Mahkamah Agung dalam sistem peradilan Indonesia”
Berita Terkini

Catatan Adaptasi Pengadilan Pajak Menyongsong Pengalihan ke Mahkamah Agung

December 19, 2025
Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

BP BUMN Ungkap Posisi Strategis, Partai X Desak Kinerja Terukur

November 22, 2025
petugas yang digaji rakyat
Pemerintah

Keadilan Dimulai dari Petugas yang Digaji Rakyat

June 30, 2026
Pemerintah

Kedaulatan Berpindah Tangan: Demokrasi Prosedural yang Kehilangan Jiwa

June 4, 2026
Pemerintah

Rakyat Menonton Kekayaan dari Tanah Miliknya

June 9, 2026
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Renewable Energy
  • Hot
  • Politics
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.