By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sunday, 2 August 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Praja IPDN Didorong Reformasi Birokrasi Responsif, Tegaskan Demi Pelayanan Rakyat
Pemerintah

Praja IPDN Didorong Reformasi Birokrasi Responsif, Tegaskan Demi Pelayanan Rakyat

Diajeng Maharini
Last updated: July 30, 2026 1:33 pm
By Diajeng Maharini
Share
6 Min Read
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini berpesan agar Pamong Praja
SHARE

beritax.id  — Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini berpesan agar Pamong Praja Muda Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) mampu membangun birokrasi yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Rini mendorong para lulusan IPDN untuk terus mengembangkan kompetensi, terutama dalam bidang digital dan pengelolaan data.

Contents
Prayogi R Saputra: Birokrasi Harus Menjadi Wajah Negara di Tengah RakyatKritis: Reformasi Birokrasi Harus Menghasilkan Pelayanan NyataObjektif: Meritokrasi Menjadi Dasar Membangun Aparatur ProfesionalSolutif: Membangun Birokrasi yang Dekat dengan MasyarakatPenutup: ASN Harus Membuktikan Negara Hadir untuk Rakyat

Pesan tersebut disampaikan Rini setelah mendampingi Presiden Prabowo Subianto melantik Pamong Praja Muda IPDN Angkatan XXXIII Tahun 2026 di Sumedang, Jawa Barat. Menurut Rini, kemampuan beradaptasi dengan teknologi digital menjadi salah satu bentuk penerapan nilai dasar ASN BerAKHLAK sekaligus modal penting bagi aparatur pemerintahan dalam menghadapi perubahan zaman. Presiden Prabowo dalam kesempatan yang sama mengingatkan para lulusan IPDN agar menjalankan tugas sebagai aparatur negara dengan mengutamakan pelayanan kepada masyarakat. Presiden menegaskan bahwa rakyat membutuhkan birokrasi yang cepat, sederhana, dan tidak berbelit-belit.

Prayogi R Saputra: Birokrasi Harus Menjadi Wajah Negara di Tengah Rakyat

Anggota Majelis Tinggi Partai X sekaligus Direktur X Institute Prayogi R Saputra menilai pelantikan Pamong Praja Muda IPDN merupakan momentum penting untuk memperkuat kualitas pemerintahan daerah. Menurut Prayogi, aparatur sipil negara bukan hanya pelaksana administrasi pemerintahan, tetapi merupakan representasi negara yang berhadapan langsung dengan masyarakat. “ASN adalah wajah negara yang dirasakan langsung oleh rakyat. Karena itu, birokrasi harus hadir bukan sebagai penghambat, tetapi sebagai pelayan yang memberikan solusi atas kebutuhan masyarakat,” ujar Prayogi.

Ia mengingatkan bahwa negara memiliki tiga tugas utama, yaitu melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat. Menurutnya, tugas tersebut hanya dapat dijalankan apabila birokrasi memiliki integritas, kompetensi, dan keberanian mengambil keputusan berdasarkan kepentingan publik.

Kritis: Reformasi Birokrasi Harus Menghasilkan Pelayanan Nyata

Prayogi menilai dorongan agar lulusan IPDN menguasai teknologi digital dan data merupakan langkah penting dalam membangun birokrasi modern. Namun, menurutnya, transformasi birokrasi tidak boleh berhenti pada penggunaan teknologi atau perubahan sistem administrasi. “Digitalisasi birokrasi harus mampu mempercepat pelayanan rakyat. Jangan sampai teknologi hanya menjadi simbol modernisasi, tetapi masyarakat tetap menghadapi proses yang lambat dan rumit,” katanya.

Ia menegaskan bahwa ukuran keberhasilan birokrasi bukan hanya berdasarkan jumlah program atau regulasi yang dibuat, melainkan dari seberapa besar manfaat yang dirasakan masyarakat. Birokrasi yang baik, kata Prayogi, adalah birokrasi yang mampu memahami persoalan rakyat dan memberikan penyelesaian secara cepat, tepat, serta adil.

You Might Also Like

Rakyat Makin Susah, Pemerintah Makin Sibuk Membela Diri
Partai Politik dan Komedi Rekrutmen Presiden
KPK Kaji Rangkap Jabatan, Partai X: Pejabat Rangkap Kursi, Rakyat Rangkap Derita!
Bos Bulog Minta Pedagang Tak Kasih Uang Kembalian Pakai Permen, Jaga Hak Konsumen dan Rakyat

Objektif: Meritokrasi Menjadi Dasar Membangun Aparatur Profesional

Presiden Prabowo dalam pelantikan Pamong Praja Muda IPDN menekankan pentingnya aparatur negara yang jujur, disiplin, bersih, tidak korupsi, berani mengambil keputusan, serta hadir ketika masyarakat membutuhkan. Sebanyak 1.204 lulusan IPDN yang dilantik, terdiri dari 728 putra dan 476 putri, akan ditempatkan di berbagai instansi pusat, daerah, hingga wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Presiden juga menyoroti bahwa sejumlah lulusan terbaik IPDN berasal dari keluarga sederhana, termasuk anak petani dan buruh harian lepas. Hal tersebut dinilai sebagai bukti bahwa proses seleksi aparatur negara dapat berjalan berdasarkan kemampuan dan prestasi. Prayogi menilai prinsip meritokrasi menjadi fondasi penting dalam membangun pemerintahan yang profesional. “Negara harus memastikan jabatan publik diisi oleh orang-orang yang kompeten, berintegritas, dan memiliki orientasi pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.

Prinsip Partai X: Negara Hadir Melalui Pelayanan yang Berkualitas

Prayogi menjelaskan bahwa prinsip Partai X menempatkan negara sebagai institusi yang memiliki tanggung jawab besar dalam mewujudkan kedaulatan, keadilan, dan kesejahteraan rakyat. Dalam prinsip tersebut, rakyat merupakan pemilik kedaulatan negara, sedangkan pemerintah dan aparatur negara menjalankan amanah untuk memberikan perlindungan serta pelayanan. Menurut Prayogi, birokrasi harus dijalankan dengan prinsip:

  • Berorientasi kepada kepentingan rakyat, bukan kepentingan kelompok atau individu.
  • Efektif dan efisien, agar sumber daya negara memberikan manfaat maksimal.
  • Transparan dan bertanggung jawab, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah semakin kuat.
  • Berbasis kompetensi dan integritas, agar jabatan publik diisi oleh orang yang mampu menjalankan tugasnya.

“Birokrasi bukan sekadar mesin administrasi negara, tetapi instrumen utama negara dalam menghadirkan kesejahteraan rakyat,” katanya.

Solutif: Membangun Birokrasi yang Dekat dengan Masyarakat

Berdasarkan prinsip Partai X, Prayogi menyampaikan beberapa langkah agar lulusan IPDN mampu menjadi penggerak birokrasi yang benar-benar melayani rakyat.

1. Jadikan Pelayanan Publik sebagai Ukuran Utama Kinerja ASN

Menurut Prayogi, evaluasi aparatur tidak cukup hanya berdasarkan kepatuhan administratif. Keberhasilan ASN harus diukur dari dampak pelayanan yang diberikan kepada masyarakat, seperti kemudahan akses layanan, kecepatan penyelesaian masalah, dan kepuasan publik.

2. Perkuat Kompetensi Digital dan Penggunaan Data

Prayogi mendukung dorongan pemerintah agar aparatur menguasai teknologi digital. Namun, penggunaan teknologi harus diarahkan untuk menyelesaikan persoalan masyarakat, mulai dari pelayanan administrasi, perencanaan pembangunan, hingga pengambilan keputusan berbasis data.

3. Bangun Budaya Kepemimpinan yang Berintegritas

Menurut Prayogi, pemimpin birokrasi harus menjadi teladan dalam sikap, etika, dan tanggung jawab. Kewenangan yang dimiliki aparatur harus digunakan untuk kepentingan masyarakat, bukan untuk kepentingan pribadi maupun kelompok.

4. Perkuat Pengawasan untuk Mencegah Penyalahgunaan Kekuasaan

Prayogi menilai birokrasi yang kuat membutuhkan sistem pengawasan yang efektif. Transparansi, akuntabilitas, dan keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting agar penyelenggaraan pemerintahan tetap berada dalam jalur pelayanan publik.

Penutup: ASN Harus Membuktikan Negara Hadir untuk Rakyat

Pelantikan Pamong Praja Muda IPDN menjadi bagian dari upaya pemerintah menyiapkan aparatur pemerintahan masa depan yang mampu menghadapi perubahan zaman. Namun, tantangan terbesar bukan hanya membangun birokrasi yang modern, melainkan memastikan birokrasi tersebut benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Prayogi R Saputra menegaskan bahwa aparatur negara harus memahami hakikat kekuasaan sebagai amanah rakyat. “Pemimpin birokrasi yang baik bukan hanya mampu mengelola pemerintahan, tetapi mampu membuat rakyat merasa dilindungi, dilayani, dan mendapatkan keadilan,” tutup Prayogi.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Kenaikan Tukin Prajurit, Ingatkan Kesejahteraan Jangan Dijadikan Pencitraan
Next Article Sanksi DKPP Perkuat Integritas KPU, Ingatkan Penyelenggara Pemilu Demi Kepercayaan Publik

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

“Pengalihan Pengadilan Pajak ke Mahkamah Agung dalam sistem peradilan Indonesia”
Berita Terkini

Catatan Adaptasi Pengadilan Pajak Menyongsong Pengalihan ke Mahkamah Agung

December 19, 2025
Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025

You May also Like

Krisis total nasional
Pemerintah

Ketika Krisis Total Nasional Menjadi Kenyataan

July 2, 2026
Praktik pemerintahan di Indonesia
Pemerintah

Rakyat Jadi Objek? Ini Wajah Praktik Pemerintahan di Indonesia

May 6, 2026
Pemerintah

Dari Keruntuhan Indonesia, Siapa yang Meraih Keuntungan?

May 4, 2026
kedaulatan berpindah tangan
Pemerintah

Kedaulatan Berpindah Tangan: Rakyat Pemilik, Penguasa Bertindak Pemilik

June 4, 2026
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Renewable Energy
  • Hot
  • Politics
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.