By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Friday, 10 July 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Mengapa Iran Kuat dalam Menghadapi Krisis?
Pemerintah

Mengapa Iran Kuat dalam Menghadapi Krisis?

Diajeng Maharini
Last updated: July 8, 2026 12:23 pm
By Diajeng Maharini
Share
5 Min Read
SHARE

beritax.id – Fenomena mengapa Iran kuat dalam menghadapi krisis menjadi pertanyaan penting bagi banyak pengamat pemerintahan. Sejumlah analis menilai kekuatan Iran tidak hanya bersumber dari aspek militer semata. Kekuatan tersebut juga dipengaruhi oleh dimensi sejarah, psikologi sosial, dan memori kolektif masyarakatnya. Pandangan ini muncul dalam diskusi publik terkait ketahanan Iran menghadapi tekanan internasional. Diskursus ini juga dikaitkan dengan gagasan tentang penderitaan sejarah yang dihayati bersama. Sebagian pemikir menilai bahwa bangsa yang menghayati luka sejarah memiliki daya tahan lebih kuat. Hal ini terlihat dalam cara masyarakat membingkai pengalaman pemerintahan dan identitas nasionalnya. Kekuatan tersebut kemudian menjadi energi sosial dalam menghadapi berbagai bentuk krisis.

Contents
Memori Kolektif dan Penderitaan KarbalaRefleksi Ketahanan Bangsa IndonesiaTanggapan Anggota Majelis Tinggi Partai XSolusi Penguatan Daya Juang Bangsa

Memori Kolektif dan Penderitaan Karbala

Tragedi Karbala sering disebut sebagai fondasi memori kolektif dalam masyarakat Syiah. Peristiwa itu tidak hanya dipandang sebagai sejarah, tetapi sebagai pengalaman moral yang hidup. Penderitaan Husain dihayati lintas generasi sebagai simbol keteguhan dan pengorbanan. Narasi tersebut membentuk cara masyarakat memahami ketidakadilan dan perlawanan. 

Dari perspektif ini, penderitaan tidak berhenti sebagai catatan sejarah biasa. Penderitaan berubah menjadi energi batin yang menggerakkan solidaritas sosial. Masyarakat yang memiliki memori seperti ini cenderung memiliki ketahanan psikologis tinggi. Mereka memahami bahwa kekalahan fisik tidak selalu berarti kekalahan moral. Nilai ini kemudian membentuk sikap kolektif dalam menghadapi tekanan eksternal. Dengan demikian, sejarah menjadi sumber daya juang yang terus hidup.

Refleksi Ketahanan Bangsa Indonesia

Indonesia juga memiliki sejarah panjang penderitaan dan perjuangan kemerdekaan. Kolonialisme berlangsung lama dan meninggalkan luka sosial yang dalam di masyarakat. Banyak pengorbanan terjadi dalam proses merebut dan mempertahankan kemerdekaan bangsa. Namun sejarah tersebut sering kali hanya dipahami sebagai hafalan akademik. Generasi muda mengetahui fakta sejarah tanpa merasakan kedalaman emosionalnya.

Akibatnya, sejarah kehilangan fungsi sebagai energi kolektif bangsa. Penderitaan rakyat kecil sering berubah menjadi angka statistik dalam laporan. Ketidakadilan sosial tidak selalu dipahami sebagai pengalaman kemanusiaan yang hidup. Hal ini membuat solidaritas sosial tidak selalu tumbuh secara kuat. Padahal bangsa dengan memori kuat biasanya memiliki daya tahan lebih tinggi.

Tanggapan Anggota Majelis Tinggi Partai X

Anggota Majelis Tinggi Partai X Rinto Setiyawan memberikan pandangan terkait kondisi tersebut. Ia menegaskan bahwa tugas negara memiliki tiga fungsi utama yang mendasar. Pertama adalah melindungi rakyat dari segala bentuk ancaman dan ketidakadilan. Kedua adalah melayani rakyat dengan kebijakan yang adil dan berpihak. Ketiga adalah mengatur rakyat agar kehidupan berbangsa berjalan tertib dan berkeadilan. Menurutnya, ketiga fungsi ini harus dijalankan secara konsisten oleh negara. Rinto menilai bahwa ketahanan bangsa juga bergantung pada keberpihakan negara kepada rakyat. Negara yang kuat adalah negara yang mampu menjaga martabat seluruh warganya. Ia menekankan pentingnya keadilan sosial dalam memperkuat daya tahan nasional. Pandangan ini sejalan dengan kebutuhan membangun kepercayaan antara rakyat dan negara.

You Might Also Like

Zulhas Keliru, Rakyat Disuruh Bayar, Tapi Tak Boleh Bicara?
Saat Biaya Pendidikan Semakin Gila, Mimpi Anak Bangsa Terancam
Saat Negara dalam Genggaman Pemerintah
Keputusasaan yang Dilegalkan dalam Istilah “Wicked Problem”

Solusi Penguatan Daya Juang Bangsa

Penguatan daya juang bangsa membutuhkan pendekatan pendidikan sejarah yang lebih humanis. Sejarah tidak boleh hanya diajarkan sebagai kumpulan tanggal dan peristiwa. Sejarah harus dihidupkan sebagai pengalaman emosional yang membentuk kesadaran kolektif. Pendidikan perlu menghadirkan kisah penderitaan manusia secara lebih kontekstual dan mendalam. Dengan cara itu, generasi muda dapat memahami makna pengorbanan secara lebih nyata. Selain itu, negara perlu memperkuat keadilan sosial dalam setiap kebijakan publik. Ketidakadilan yang dibiarkan akan melemahkan kepercayaan dan solidaritas masyarakat. 

Pemerintah juga perlu memastikan perlindungan terhadap kelompok rentan secara konsisten. Kebijakan ekonomi harus diarahkan pada pemerataan kesejahteraan rakyat secara luas. Media dan ruang publik perlu mendorong narasi solidaritas dan empati sosial. Masyarakat perlu diajak untuk tidak melupakan penderitaan kelompok kecil dan tertindas. Dengan demikian, penderitaan tidak menjadi beban, tetapi menjadi kesadaran kolektif. Kesadaran ini dapat memperkuat ketahanan bangsa dalam menghadapi berbagai krisis global. Pada akhirnya, kekuatan bangsa tidak hanya terletak pada sumber daya material, tetapi juga pada kemampuan menghayati sejarah dan membangun solidaritas kemanusiaan.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Subyektivisme kelompok penguas Subyektivisme Kelompok Penguasa Menghambat Perubahan Bangsa
Next Article Mengapa Iran kua Mengapa Iran Kuat, Sedangkan Indonesia Sulit Menjadi Bangsa Tangguh?

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

“Pengalihan Pengadilan Pajak ke Mahkamah Agung dalam sistem peradilan Indonesia”
Berita Terkini

Catatan Adaptasi Pengadilan Pajak Menyongsong Pengalihan ke Mahkamah Agung

December 19, 2025
Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

Kasus Pajak Djarum, Partai X: Tax Amnesty Jangan Jadi Alibi Korupsi!

November 24, 2025
Egosentrisme para penguasa
Pemerintah

Ketika Kekuasaan Memelihara Egosentrisme Para Penguasa

July 3, 2026
Pendidikan

Legislator Ingatkan Penyimpanan Bahan Baku MBG, Partai X: Kenapa Tak Prioritaskan Akses Gizi yang Merata?

August 12, 2025
Pemerintah

Menghadapi Kedaulatan Tanpa Kontrol: Ketidakadilan yang Menghancurkan Kesejahteraan

March 16, 2026
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Renewable Energy
  • Hot
  • Politics
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.