By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Wednesday, 8 July 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Kedaulatan Partai Politik dan Pergeseran Indonesia Pasca-Proklamasi
Pemerintah

Kedaulatan Partai Politik dan Pergeseran Indonesia Pasca-Proklamasi

Diajeng Maharini
Last updated: May 22, 2026 1:39 pm
By Diajeng Maharini
Share
3 Min Read
kedaulatan partai politik
SHARE

beritax.id – Setiap 17 Agustus, Indonesia merayakan kemerdekaan, tetapi kedaulatan partai politik semakin terlihat menggeser posisi rakyat. Negara bukan hanya bendera, lagu, atau wilayah, tetapi soal desain kekuasaan dan kontrol atas pemerintahan. Proklamasi 17 Agustus 1945 menegaskan Indonesia sebagai negara rakyat, tetapi praktik menunjukkan perubahan signifikan. Pertanyaan penting apakah Indonesia pasca-amandemen masih negara yang diproklamasikan Bung Karno, atau negara baru dengan desain baru?

Contents
Demokrasi Formal dan Partai PolitikKritik Filosofis dan Alarm BangsaSolusi Memulihkan Kedaulatan Rakyat

Demokrasi Formal dan Partai Politik

Pasal 6A UUD NRI 1945 menyebut presiden dipilih langsung oleh rakyat, tampak demokratis. Namun ayat (2) mengharuskan kandidat diajukan partai politik, menempatkan kedaulatan partai politik di pintu utama kekuasaan. Rakyat hanya memilih dari daftar kandidat yang disaring pejabat partai, bukan menentukan sendiri calon pemimpin. Demokrasi formal ada, tetapi substansinya terbatas. Rakyat tidak memegang kontrol substantif atas arah negara.

Sebelum amandemen, MPR menjadi lembaga tertinggi, presiden mandataris MPR, rakyat memegang posisi filosofis kuat. Kini MPR kehilangan kedudukan tertinggi. Presiden memperoleh legitimasi langsung, tetapi partai tetap mengontrol pencalonan. Siapa menentukan calon presiden? Partai. Siapa menentukan legislatif? Partai. Siapa menentukan arah koalisi? Partai.

Praktik ini menegaskan bahwa kedaulatan rakyat digantikan oleh kedaulatan partai politik, bukan negara milik rakyat.

Kritik Filosofis dan Alarm Bangsa

Cak Nun menyatakan, Indonesia pasca-amandemen berbeda dari negara yang diproklamasikan Bung Karno. Pemerintah, TNI, dan Polri mendominasi, rakyat kehilangan posisi kontrol substansial. Masalah bukan siapa presiden atau ketua partai, tetapi desain yang membuat partai pemegang kunci nasional. Jika rakyat tidak memegang kunci kekuasaan, klaim kedaulatan rakyat menjadi retorika kosong.

Pancasila adalah filosofi arsitektur negara, struktur ketatanegaraan adalah denah, konstitusi adalah detail engineering design. Sebelumnya, MPR menempatkan rakyat sebagai pusat manifestasi kedaulatan. Kini partai politik menjadi pintu utama distribusi kekuasaan.
Karakter negara berubah karena kedaulatan partai politik menggantikan posisi rakyat.
Demokrasi substansial melemah. Rakyat menjadi penonton dalam arena yang dikendalikan pejabat partai.

You Might Also Like

Sistem Negara dalam Perspektif Analogi Skincare
DPR Respons Tuntutan 17+8, Partai X: Tuntutan Rakyat Harus Didengarkan!
Di Tengah Bencana, Prabowo Didorong Jadi Presiden Seumur Hidup, Rakyat Jadi Penonton
27 MoU Rp33 Triliun Ditandatangani, Partai X: Seremonial Mewah, Tapi Apa Dampaknya ke Rakyat?

Solusi Memulihkan Kedaulatan Rakyat

Rakyat harus diberi hak menentukan kandidat presiden dan legislatif secara substansial, bukan hanya memilih dari daftar partai. Transparansi internal partai politik harus ditingkatkan agar publik dapat mengawasi kandidat dan keputusan pejabat partai.
MPR harus diperkuat sebagai lembaga representatif untuk memastikan manifestasi nyata kedaulatan rakyat. Check and balances perlu dijalankan agar partai politik tetap kendaraan demokrasi, bukan penguasa tunggal negara. Dengan langkah ini, negara kembali mempraktikkan prinsip tiga tugas utama: melindungi, melayani, dan mengatur rakyat.

Pergeseran kekuasaan dari rakyat ke partai menunjukkan kedaulatan partai politik lebih dominan daripada kedaulatan rakyat. Indonesia pasca-amandemen bukan sepenuhnya negara yang diproklamasikan Bung Karno. Reformasi perlu segera dilakukan. Solusi terletak pada transparansi partai, penguatan lembaga representatif, dan pengembalian kontrol substansial ke tangan rakyat. Jika rakyat kembali memegang kendali, negara akan kembali menjadi pro-rakyat, sesuai semangat Proklamasi 17 Agustus 1945.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article kedaulatan partai politik Ketika Kedaulatan Rakyat Dicuri oleh Partai Politik
Next Article Ketika Kedaulatan Rakyat Menyusut Menjadi Kedaulatan Partai

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

“Pengalihan Pengadilan Pajak ke Mahkamah Agung dalam sistem peradilan Indonesia”
Berita Terkini

Catatan Adaptasi Pengadilan Pajak Menyongsong Pengalihan ke Mahkamah Agung

December 19, 2025
Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

Banjir Bandang Adalah Catatan Kegagalan dari Dua Level Kekuasaan

December 15, 2025
Pemerintah

Negara Harus Kembali ke Tujuan Awal: Melindungi, Melayani, dan Mengatur Rakyat

November 3, 2025
Pemerintah

Wali Kota Prabumulih Minta Maaf, Partai X: Maaf Tak Hilangkan Derita Rakyat!

September 22, 2025
Internasional

Agenda Global yang Mengancam Kedaulatan Nasional: Menjaga Ruang untuk Demokrasi dan Kebijaksanaan Lokal

January 20, 2026
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Renewable Energy
  • Hot
  • Politics
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.