By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Friday, 6 February 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Seputar Pajak > Berkilau di Luar, Gelap di Dalam: Krisis Moral Aparatur Pajak Kian Memburuk!
Seputar Pajak

Berkilau di Luar, Gelap di Dalam: Krisis Moral Aparatur Pajak Kian Memburuk!

Diajeng Maharani
Last updated: February 6, 2026 10:13 am
By Diajeng Maharani
Share
4 Min Read
SHARE

beritax.id – Krisis moral aparatur pajak di Indonesia semakin memburuk seiring dengan munculnya kasus dugaan suap yang melibatkan pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Baru-baru ini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan tiga pegawai pajak sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan pemeriksaan pajak PT Wanatiara Persada. Kasus ini mencerminkan betapa dalamnya krisis moral di kalangan aparat pajak yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam penegakan hukum dan keadilan di bidang perpajakan.

Skandal Korupsi yang Melibatkan Aparat Pajak

Kasus ini melibatkan Kepala KPP Madya Jakarta Utara Dwi Budi, Kepala Seksi Pengawas dan Konsultasi Agus Syaifudin, serta Tim Penilai Askob Bahtiar. Ketiga pegawai ini diduga terlibat dalam praktik suap yang melibatkan pembayaran PBB senilai Rp23 miliar oleh PT Wanatiara Persada, sebuah perusahaan China yang bergerak di bidang pertambangan nikel. Pembayaran ini dilaporkan termasuk fee untuk pihak-pihak tertentu di Direktorat Jenderal Pajak. Dalam proses pemeriksaan, PT Wanatiara Persada terpaksa menyanggupi pembayaran fee yang lebih rendah, yaitu Rp4 miliar, meskipun awalnya diminta sebesar Rp8 miliar.

Pengaruh Kasus ini pada Kepercayaan Publik dan Pendapatan Negara

Skandal ini tidak hanya merusak citra Direktorat Jenderal Pajak, tetapi juga menyebabkan pendapatan negara berkurang secara signifikan. Pemeriksaan yang semula menemukan potensi kekurangan pembayaran PBB senilai Rp75 miliar. Akhirnya menghasilkan pembayaran pajak yang jauh lebih rendah, yakni Rp15,7 miliar. Akibatnya, negara kehilangan sekitar Rp59,3 miliar yang seharusnya menjadi hak negara. Kasus ini menunjukkan bagaimana aparat yang seharusnya bekerja untuk kepentingan negara malah mengorbankan integritas demi keuntungan pribadi.

Tanggapan Rinto Setiyawan: Tugas Negara untuk Melindungi, Melayani, dan Mengatur Rakyat

Rinto Setiyawan, Anggota Majelis Tinggi Partai X, mengingatkan bahwa tugas negara adalah melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat. Krisis moral dalam aparatur pajak ini jelas bertentangan dengan prinsip dasar negara yang seharusnya melayani kepentingan rakyat dan negara. Negara harus memastikan bahwa setiap pegawai negeri. Kususnya yang terlibat dalam perpajakan, beroperasi dengan penuh integritas dan mengutamakan kepentingan rakyat di atas segala hal. Untuk itu, perubahan mendalam dalam sistem perpajakan dan penegakan hukum perlu segera dilakukan.

Solusi untuk Mengatasi Krisis Moral Aparatur Pajak

  1. Reformasi Sistem Pengawasan Internal
    Direktorat Jenderal Pajak harus meningkatkan sistem pengawasan internal untuk mencegah terjadinya praktik korupsi. Pengawasan yang lebih ketat terhadap seluruh proses pemeriksaan dan penyelesaian sengketa pajak akan membantu mencegah penyalahgunaan wewenang.
  2. Peningkatan Pendidikan dan Pelatihan Etika untuk Pegawai Pajak
    Pegawai pajak harus diberikan pendidikan dan pelatihan etika yang lebih intensif. Agar mereka memahami pentingnya integritas dalam menjalankan tugas negara. Pendidikan etika harus menjadi bagian integral dalam setiap pelatihan bagi aparat pajak.
  3. Pemberian Sanksi yang Tegas untuk Pelanggaran Moral
    Aparat pajak yang terbukti terlibat dalam praktik korupsi atau penyalahgunaan wewenang harus dikenakan sanksi yang tegas dan transparan. Ini akan memberikan efek jera dan menunjukkan bahwa negara tidak akan mentolerir tindakan korupsi.
  4. Meningkatkan Partisipasi Rakyat dalam Pengawasan Kebijakan Pajak
    Rakyat harus dilibatkan lebih banyak dalam pengawasan kebijakan perpajakan. Sistem yang transparan dan partisipatif akan memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat.
  5. Perbaikan Sistem Pelaporan dan Pengaduan
    Sistem pelaporan dan pengaduan bagi masyarakat yang merasa dirugikan dalam proses perpajakan harus diperbaiki. Masyarakat harus diberikan sarana yang mudah dan aman untuk melaporkan setiap bentuk kecurangan atau penyalahgunaan yang terjadi di instansi perpajakan.

Penutup: Memperbaiki Integritas Aparatur Pajak demi Kesejahteraan Rakyat

Krisis moral aparatur pajak yang semakin memburuk ini membutuhkan perhatian serius dari pemerintah. Negara harus memastikan bahwa setiap pegawai pajak bekerja dengan integritas, mengutamakan kepentingan rakyat, dan tidak terjerumus dalam praktik korupsi. Dengan langkah-langkah perbaikan yang tepat, Indonesia dapat memperbaiki sistem perpajakan yang adil dan transparan, serta memastikan bahwa pendapatan negara dikelola dengan benar untuk kesejahteraan rakyat.

You Might Also Like

Jaksa Ungkap Kasus Pengadaan Laptop Chromebook, Publik Desak Korupsi Segera Diusut Tuntas
Uya Kuya dan Eko Joget di DPR, Partai X: Wakil Rakyat Harus Jaga Wibawa!
Koperasi Desa Merah Putih Dibentuk! Partai X: Benarkah Bisa Kendalikan Harga Pangan?
Ketika Ekologi Dikalahkan Demi Investasi: Jejak Luhut di Balik Bencana Sumatra
TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Pajak Negara Dikorupsi: Krisis Moral Pegawai Pajak Jakut Terungkap Lewat Penyidikan KPK!
Next Article OTT KPK di Bea Cukai, Korupsi Harus Dibersihkan Tanpa Kompromi!

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025
Ekonomi

Heboh Seruan Tarik Dana dari Bank Karena Danantara, Partai X Soroti Transparansi

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

Usulan ASN Pensiun di Usia 70, Partai X: Anak Muda Cari Kerja Susah, Jabatan Tak Mau Dilepas!

May 27, 2025
Sosial

Satu Arah Pulang, Dua Arah Emosi! Partai X: Jalan Lancar, Tapi Sabar Warga Terbakar!

April 9, 2025
Pemerintah

Sri Mulyani Akan Pajaki Pedagang Online, Partai X: yang Dikejar UMKM, yang Dibiarkan Konglomerat Digital!

June 26, 2025
Pemerintah

99,99% Aman Versi Pemerintah, Tapi Rakyat Masih Muntah: Partai X Gugat Data Tanpa Empati!

May 8, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Hot
  • Politics
  • Renewable Energy
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.