By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Saturday, 9 May 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Bukan “Wicked Problem”, Tapi Pemerintah yang Salah Bangun
Pemerintah

Bukan “Wicked Problem”, Tapi Pemerintah yang Salah Bangun

Diajeng Maharani
Last updated: February 4, 2026 1:23 pm
By Diajeng Maharani
Share
3 Min Read
SHARE

beritax.id – Istilah wicked problem sering digunakan untuk menjelaskan berbagai masalah besar yang dihadapi negara, seperti korupsi dan ketimpangan sosial. Masalah-masalah ini sering dianggap terlalu kompleks dan tidak bisa diselesaikan dengan mudah. Namun, apakah masalah ini benar-benar wicked problem, atau justru akibat dari kesalahan pemerintah dalam membangun struktur negara yang tidak berfungsi dengan baik? Banyak masalah yang tampaknya tak dapat diselesaikan sebenarnya berakar dari desain negara yang salah.

Wicked Problem: Menutupi Kegagalan Pemerintah

Wicked problem seringkali dijadikan alasan untuk tidak menyelesaikan masalah yang tampaknya tidak terpecahkan. Namun, istilah ini sering disalahgunakan untuk menutupi kegagalan struktural pemerintah. Alih-alih mengakui bahwa desain negara yang cacat adalah penyebab utama masalah, istilah ini justru memberikan alasan bagi ketidakmampuan untuk bertindak. Seringkali, masalah yang seharusnya dapat diatasi menjadi semakin rumit karena pemerintah enggan mengubah desain ketatanegaraannya.

Tugas Negara: Melindungi, Melayani, dan Mengatur Rakyat

Anggota Majelis Tinggi Partai X, Rinto Setiyawan, mengingatkan bahwa negara memiliki tiga tugas utama: melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat. Ketika negara gagal dalam menjalankan tugas-tugas ini, masalah besar muncul. Negara yang tidak mampu melindungi, melayani, dan mengatur rakyat dengan baik akan menciptakan masalah yang semakin memburuk. Hal ini menunjukkan bahwa bukan wicked problem, melainkan kesalahan dalam desain negara yang menyebabkan masalah besar terus berlarut-larut.

Desain Negara yang Salah Sejak Awal

Masalah besar yang kita hadapi bukanlah wicked problem, tetapi akibat dari desain negara yang salah. Negara yang tidak didasarkan pada prinsip-prinsip keadilan, transparansi, dan akuntabilitas akan terus menghadapi masalah yang seharusnya bisa diselesaikan. Ketika struktur negara tidak jelas dan tidak berpihak pada rakyat, kebijakan dan keputusan pemerintah akan menemui kebuntuan. Ketidakmampuan pemerintah untuk memperbaiki desain negara ini adalah akar dari banyak masalah yang kita hadapi saat ini.

Solusi: Reformasi Struktural yang Dibutuhkan

Untuk mengatasi masalah besar yang terus-menerus disebut sebagai wicked problem, kita membutuhkan reformasi struktural dalam desain negara. Pemerintah harus memperbaiki pembagian kewenangan antara negara dan pemerintah, serta memastikan adanya transparansi dan akuntabilitas di setiap lembaga negara. Selain itu, pembaruan dalam sistem hukum, penguatan pendidikan politik, dan reformasi birokrasi yang lebih efisien sangat penting. Negara harus memperbaiki struktur ketatanegaraan agar dapat melindungi, melayani, dan mengatur rakyat dengan adil.

Masalah besar yang sering disebut sebagai wicked problem sebenarnya adalah akibat dari kesalahan pemerintah dalam membangun struktur negara yang tidak berfungsi dengan baik. Negara yang gagal melindungi, melayani, dan mengatur rakyat bukan karena masalah kompleksitas, tetapi karena desain negara yang tidak memadai. Dengan melakukan reformasi struktural dan memperbaiki desain negara, kita dapat mengatasi masalah ini dan memastikan negara berfungsi untuk kesejahteraan rakyat.

You Might Also Like

Pemerintah Radikal dan Perppu: Bukti Kekuasaan yang Kontroversial
BUMN Buruhnya Rakyat: Konsep Sederhana yang Sulit Dijalankan
Mengapa Indonesia Membutuhkan Lebih Banyak Negarawan, Bukan Sekadar Penguasa?
Eks Dirut ASDP Bebas Hukuman, Partai X: Keadilan Harus Ditegakkan!
TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Di Balik “Wicked Problem”: Membedah Konsekuensi dari Struktur Negara yang Salah Di Balik “Wicked Problem”: Membedah Konsekuensi dari Struktur Negara yang Salah
Next Article Kementerian Perindustrian Tanggapi Transaksi Mencurigakan, Penegakan Hukum Harus Transparan!

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Demokrasi tanpa arah
Pemerintah

Demokrasi Tanpa Arah: Rakyat Memilih, Sistem Mengarahkan Sendiri

May 7, 2026
Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

Kesalahan Struktur Ketatanegaraan Lahirkan Kejahatan “Politik”

June 19, 2025
Tapi berupa benih pesan yang merasuk dalam hati jamaah Maiyah, yang mampu menangkap frekuensi spiritual dan sosial
Pemerintah

Dari Pesan Sunyi ke Gerakan Nyata: Tahun 2025 Waktunya Tandhang Gagasan Ketatanegaraan Cak Nun

June 27, 2025
Pemerintah

Ketika Rakyat Menjadi Alat: Populisme Menipu Rakyat dengan Retorika, Bukan Aksi Nyata

March 17, 2026
Pemerintah

Kolaborasi BSSN dan BPK, Partai X: Akuntabilitas Negara Tak Boleh Sekadar Seremonial!

October 29, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Renewable Energy
  • Hot
  • Politics
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.