By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Saturday, 31 January 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Seputar Pajak > Menyembunyikan Ketimpangan Sosial di Balik Insentif Pajak Global
Seputar Pajak

Menyembunyikan Ketimpangan Sosial di Balik Insentif Pajak Global

Diajeng Maharani
Last updated: January 30, 2026 1:47 pm
By Diajeng Maharani
Share
3 Min Read
Menyembunyikan Ketimpangan Sosial di Balik Insentif Pajak Global
SHARE

beritax.id – Insentif pajak global sering kali digunakan untuk menyembunyikan ketimpangan sosial yang semakin lebar. Kebijakan pajak ini, yang seharusnya memberikan manfaat bagi negara, justru lebih menguntungkan perusahaan multinasional. Di balik kebijakan ini, ketimpangan sosial semakin memperburuk kondisi ekonomi, di mana masyarakat harus menanggung beban fiskal yang semakin berat. Meskipun dirancang untuk menarik investasi asing, insentif pajak global semakin memperburuk ketidakadilan dalam sistem perpajakan.

Insentif Pajak Global yang Menguntungkan Korporasi

Insentif pajak global, seperti Tax Holiday, memberikan pembebasan pajak kepada perusahaan besar yang berinvestasi di negara berkembang. Di Indonesia, kebijakan ini digunakan untuk menarik investasi asing, khususnya di sektor-sektor strategis. Namun, meskipun kebijakan ini dirancang untuk mendatangkan manfaat, kenyataannya korporasi multinasional justru menikmati keuntungan tanpa kontribusi yang memadai untuk negara. Sementara itu, rakyat harus menanggung peningkatan tarif pajak seperti Pajak Pertambahan Nilai (PPN), yang justru semakin memberatkan mereka.

Ketimpangan Sosial yang Semakin Memburuk

Insentif pajak global memperburuk ketimpangan sosial dengan memberi keuntungan besar kepada korporasi asing, sementara rakyat semakin terbebani. Masyarakat kelas bawah dan menengah harus membayar pajak yang lebih tinggi, sementara perusahaan besar terus mendapatkan keuntungan tanpa memberikan kontribusi pajak yang cukup. Kenaikan tarif PPN yang direncanakan hingga 12% pada 2025 semakin menambah beban ekonomi bagi masyarakat, yang seharusnya mendapatkan manfaat dari kebijakan perpajakan.

Pengaruh Konsultan Internasional dalam Penyusunan Kebijakan

Firma akuntansi internasional, atau Big 4, memiliki pengaruh besar dalam merancang kebijakan pajak Indonesia. Mereka terlibat dalam penyusunan kebijakan perpajakan dan undang-undang seperti Omnibus Law dan UU Harmonisasi Peraturan Perpajakan. Hal ini menciptakan ketidakadilan, karena kebijakan yang dihasilkan lebih menguntungkan korporasi besar dan mengabaikan kesejahteraan rakyat. Pengaruh mereka dalam pembuatan kebijakan semakin memperburuk ketimpangan sosial yang ada.

Solusi: Reformasi Pajak yang Berpihak pada Rakyat

Untuk mengatasi ketimpangan sosial ini, Indonesia perlu melakukan reformasi kebijakan perpajakan yang lebih adil. Pemerintah harus mengurangi ketergantungan pada insentif pajak global yang lebih menguntungkan korporasi asing dan fokus pada kebijakan yang berpihak pada rakyat. Selain itu, Indonesia harus meningkatkan transparansi dalam pengelolaan pajak dan mengurangi pengaruh konsultan internasional dalam perumusan kebijakan pajak. Kebijakan perpajakan yang lebih progresif dan adil akan membantu mengurangi ketimpangan sosial yang semakin besar.

Insentif pajak global sering kali menyembunyikan ketimpangan sosial yang semakin memburuk. Korporasi besar terus mendapat keuntungan, sementara rakyat semakin terbebani. Reformasi kebijakan pajak yang lebih adil sangat diperlukan untuk memastikan bahwa kebijakan perpajakan berpihak pada rakyat, bukan hanya pada kepentingan perusahaan besar. Indonesia harus mengambil langkah-langkah strategis untuk memperbaiki sistem perpajakan, menciptakan keadilan sosial, dan mendukung pembangunan nasional yang lebih merata.

You Might Also Like

Viral Ladang Ganja di Bromo Terbongkar, Partai X: Jangan Sampai Alam Jadi Korban Bisnis Gelap!
RI Tercatat Terburuk se-ASEAN! Partai X: Negara Rajin Tagih Rakyat, Tapi Kas Kosong?
Layanan Delivery MBG ke Rumah Siswa, Pastikan Kualitas, Jangan Gimmick!
Presiden adalah Karyawan Rakyat
TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Bulog Jadi Lembaga di Bawah Presiden, Pastikan Pengelolaan Bebas Korupsi!
Next Article Ketua KPK Curhat soal SDM, Reformasi Birokrasi Harus Segera Dilakukan!

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Ekonomi

Korporasi Global Menguasai: Menghapus Batas Antara Negara dan Kapitalisme Global

January 30, 2026
Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

Perpanjangan Izin Tambang Otomatis, Oligarki Kian Mengukuhkan Cengkeramannya

December 16, 2025
Pemerintah

Sensor Media Meningkat, Ruang Publik Menyempit

December 18, 2025
Pemerintah

Jika Presiden Bekerja untuk Negara, Siapa Pemegang Kedaulatan Tertinggi?

January 15, 2026
Pemerintah

Malfungsi Lembaga Negara Tanda Kedaulatan Rakyat Sedang Melemah

November 3, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Hot
  • Politics
  • Renewable Energy
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.