By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Wednesday, 21 January 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Media Arus Utama Terjebak dalam Krisis Media Nasional
Pemerintah

Media Arus Utama Terjebak dalam Krisis Media Nasional

Diajeng Maharani
Last updated: January 19, 2026 1:37 pm
By Diajeng Maharani
Share
4 Min Read
SHARE

beritax.id – Krisis media sosial yang ditandai oleh banjir disinformasi, konten sensasional, dan perang narasi kini merembes ke jantung media arus utama. Redaksi yang dahulu menjadi rujukan publik perlahan ikut terseret dalam logika viral, klik, dan kepentingan kekuasaan, sehingga krisis tidak lagi sekadar terjadi di platform digital, tetapi telah berubah menjadi krisis media nasional yang menggerus kualitas informasi publik.

Tekanan persaingan dengan platform digital membuat banyak media arus utama mengubah orientasi kerja jurnalistiknya. Kecepatan mengalahkan verifikasi, popularitas mengalahkan akurasi, dan kedekatan dengan pusat kekuasaan sering kali mengalahkan kepentingan publik.

Kondisi ini tampak dari:

  • dominasi berita seremonial pejabat,
  • minimnya laporan investigatif,
  • pengulangan siaran pers tanpa kritik,
  • framing yang cenderung menguntungkan pihak berkuasa.

Media yang seharusnya menjadi penjernih informasi justru ikut memperkeruh ruang publik.

Tekanan Bisnis dan Ketergantungan Iklan 

Krisis model bisnis media memperparah situasi. Pendapatan iklan komersial menurun, sementara biaya produksi tetap tinggi. Dalam kondisi ini, sebagian media arus utama bergantung pada:

  • anggaran publikasi pemerintah,
  • iklan terselubung,
  • kerja sama konten berbayar.

Ketergantungan ini membuat independensi redaksi rapuh dan membuka ruang kompromi terhadap kepentingan kekuasaan.

You Might Also Like

Mengabdi kepada Rakyat Adalah Makna Kekuasaan yang Dilupakan
Perempuan Dijadikan Kurir Narkoba, Partai X: Negara Gagal Ciptakan Pilihan Hidup yang Layak!
Prabowo Dinilai Makin Berwibawa, Partai X: Di Panggung Dunia Bersinar, di Dapur Rakyat Masih Gelap Gulita!
Kemenag Siapkan 6.180 Posko Mudik! Partai X: Semoga yang Mudik Gak Malah Bingung Cari Posko!

Tanggapan Prayogi R. Saputra: Negara Jangan Biarkan Media Menjadi Alat Kekuasaan

Anggota Majelis Tinggi Partai X sekaligus Direktur X Institute, Prayogi R. Saputra, menilai krisis yang menjerat media arus utama sebagai masalah serius bagi demokrasi.

“Tugas negara itu tiga: melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat. Jika media arus utama dibiarkan terjebak dalam krisis ekonomi dan pemerintahan hingga kehilangan independensinya, maka negara gagal melindungi rakyat dari manipulasi informasi, gagal melayani hak publik atas kebenaran, dan gagal mengatur ekosistem pers secara adil,” tegas Prayogi.

Ia menambahkan bahwa media yang lemah akan selalu mudah ditundukkan oleh kekuasaan dan modal.

Dampak Langsung bagi Publik dan Demokrasi

Terjebaknya media arus utama dalam krisis media nasional membawa sejumlah dampak nyata:

  • menurunnya kepercayaan publik terhadap pers,
  • melemahnya fungsi kontrol terhadap kebijakan negara,
  • menyempitnya ruang kritik,
  • meningkatnya polarisasi sosial,
  • tumbuh suburnya disinformasi karena tidak ada rujukan tepercaya.

Dalam jangka panjang, demokrasi kehilangan salah satu penopangnya yang paling penting.

Solusi: Menyelamatkan Media, Menyelamatkan Ruang Publik

Prayogi R. Saputra mengusulkan langkah-langkah struktural untuk keluar dari krisis:

1. Reformasi sistem pembiayaan media

Mendorong dana publik non-politis, skema langganan pembaca, dan koperasi media agar redaksi tidak bergantung pada kekuasaan.

2. Transparansi iklan dan kerja sama pemerintah

Setiap bentuk konten berbayar wajib diberi label jelas dan diaudit secara terbuka.

3. Perlindungan hukum bagi jurnalis kritis

Negara harus menjamin keamanan dan kebebasan kerja jurnalistik.

4. Penguatan regulasi independensi pers

Mencegah monopoli kepemilikan media dan intervensi kekuasaan dalam redaksi.

5. Literasi media nasional

Membekali masyarakat untuk membedakan berita, opini, propaganda, dan iklan pemerintahan.

Penutup

Ketika media arus utama terjebak dalam krisis media nasional, yang terancam bukan hanya industri pers, tetapi juga hak rakyat atas informasi yang jujur dan demokrasi yang sehat.

Prayogi R. Saputra menegaskan, membenahi media berarti mengembalikan negara pada mandat dasarnya: melindungi rakyat dari manipulasi informasi, melayani publik dengan kebenaran, dan mengatur sistem media agar tetap merdeka, adil, dan bertanggung jawab.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Anggaran Negara yang Bocor: Krisis Keuangan yang Terabaikan
Next Article Ketika Fakta Kalah oleh Klik dan Disinformasi Media Sosial

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025
Ekonomi

Heboh Seruan Tarik Dana dari Bank Karena Danantara, Partai X Soroti Transparansi

February 24, 2025

You May also Like

Kriminal

Tom Lembong Sorot Hakim Korup — Partai X: Kalau Penjaga Hukum Bisa Dibeli, Siapa Lagi Bisa Dipercaya?

April 17, 2025
Pemerintah

Mahasiswa Gugat UU MD3, Partai X: Aspirasi Publik Harus Didengar

November 22, 2025
AS Serang Iran, WNI Terancam, Partai X: Jangan Tunggu Krisis Jadi Viral Baru Negara Bergerak!
Internasional

AS Serang Iran, WNI Terancam, Partai X: Jangan Tunggu Krisis Jadi Viral Baru Negara Bergerak!

June 23, 2025
Seputar Pajak

Pajak Gaji DPR Ditanggung Negara, Partai X: Rakyat Dipalak, Wakil Dimanja!

September 9, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Hot
  • Politics
  • Renewable Energy
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.