By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sunday, 12 July 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Ekonomi > Inflasi Terkendali Menenangkan Negara, Rumah Tangga Tetap Tertekan
Ekonomi

Inflasi Terkendali Menenangkan Negara, Rumah Tangga Tetap Tertekan

Diajeng Maharini
Last updated: January 8, 2026 12:23 pm
By Diajeng Maharini
Share
3 Min Read
SHARE

beritax.id — Inflasi negara terkendali kembali dijadikan narasi utama untuk menenangkan publik dan pasar. Pemerintah menyebut tekanan harga berada dalam batas aman, stabilitas makro terjaga, dan risiko ekonomi dapat dikelola. Namun di tingkat rumah tangga, kenyataan berkata lain. Meski inflasi rendah, beban hidup masyarakat tetap tinggi dan tekanan ekonomi sehari-hari belum mereda.

Dalam beberapa bulan terakhir, masyarakat justru merasakan biaya hidup yang tidak kunjung turun. Harga pangan tertentu masih bergejolak, biaya pendidikan dan kesehatan meningkat, serta kebutuhan perumahan dan transportasi kian mahal. Deflasi dan inflasi rendah yang sempat terjadi lebih mencerminkan melemahnya daya beli karena masyarakat menahan belanja bukan karena hidup menjadi lebih terjangkau.

Inflasi Rendah, Tekanan Nyata

Inflasi yang terkendali di data tidak otomatis berarti biaya hidup murah. Banyak komponen pengeluaran utama rumah tangga berada di luar keranjang inflasi inti atau bergerak lebih cepat dari rata-rata inflasi nasional. Akibatnya, meski angka inflasi terlihat aman, pengeluaran bulanan keluarga justru meningkat.

Kondisi ini diperparah oleh pendapatan riil yang stagnan dan ketidakpastian kerja, terutama di sektor padat karya yang belakangan diwarnai PHK dan perluasan kerja kontrak.

Stabilitas Makro vs Ketahanan Rumah Tangga

Stabilitas makro saat ini lebih menenangkan negara dan pasar dibandingkan rumah tangga. Kebijakan pengetatan fiskal, optimalisasi pajak, dan penyesuaian tarif layanan publik menjaga neraca negara, tetapi berdampak langsung pada konsumsi masyarakat. Rumah tangga menjadi penyangga stabilitas, menanggung beban penyesuaian ekonomi tanpa perlindungan yang memadai.

Akibatnya, banyak keluarga hidup dari gaji ke gaji, mengurangi kualitas konsumsi, dan menguras tabungan demi bertahan.

You Might Also Like

Buruh Diajak Syukuri Kenaikan UMP, Upah Harus Layak Hidup!
Ilusi Demokrasi: Dari Emas ke Batu
Danantara Urus Kampung Haji, Rosan Akan Lobi Saudi, Partai X: Ibadah atau Bisnis Bertopeng Agama?
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di Data, Daya Beli Tergerus

Risiko Sosial di Balik Inflasi Terkendali

Ketika inflasi rendah tidak diikuti oleh perbaikan kesejahteraan, ketahanan sosial melemah. Konsumsi rumah tangga motor utama ekonomi nasional ikut tertekan. Jika kondisi ini dibiarkan, stabilitas yang dijaga hari ini berpotensi rapuh di masa depan karena fondasi sosialnya terkikis.

Inflasi terkendali yang tidak dirasakan manfaatnya justru berisiko menciptakan ketidakpuasan dan ketimpangan.

Solusi: Menjadikan Rumah Tangga sebagai Fokus

Agar inflasi terkendali benar-benar bermakna bagi rakyat, diperlukan koreksi arah kebijakan yang lebih membumi, antara lain:

  1. Menjadikan keterjangkauan biaya hidup sebagai indikator utama keberhasilan pengendalian inflasi, bukan hanya angka agregat.
  2. Mengendalikan harga kebutuhan esensial, terutama pangan, pendidikan, kesehatan, dan perumahan.
  3. Memperkuat perlindungan daya beli rumah tangga, khususnya kelas pekerja dan kelas menengah yang tertekan.
  4. Menahan kebijakan fiskal yang menekan konsumsi, seperti perluasan pajak konsumsi di tengah pendapatan stagnan.
  5. Mendorong peningkatan pendapatan riil dan kerja layak, agar stabilitas makro sejalan dengan kesejahteraan rakyat.

Inflasi yang terkendali seharusnya menenangkan dapur rakyat, bukan hanya laporan negara. Selama rumah tangga tetap tertekan, keberhasilan pengendalian inflasi masih menyisakan persoalan besar dalam kehidupan nyata masyarakat Indonesia.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Yusril Tentang Pasal Penghinaan Lembaga Negara, Paripurna Tak Boleh Dibajak!
Next Article Krisis Kesadaran dalam Tubuh Pemerintah Bayaran

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

“Pengalihan Pengadilan Pajak ke Mahkamah Agung dalam sistem peradilan Indonesia”
Berita Terkini

Catatan Adaptasi Pengadilan Pajak Menyongsong Pengalihan ke Mahkamah Agung

December 19, 2025
Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

Ketika Hak Pilih Jadi Formalitas, Hak Pilih Rakyat Dimanfaatkan

May 4, 2026
Pemerintah

Ketika Penguasa Mengabaikan bahwa Realitas Sosial adalah Aktor

July 8, 2026
Pemerintah

Ketimpangan dalam Demokrasi: Demokrasi yang Tidak Pernah Berarti Bagi Rakyat

February 4, 2026
Ekonomi

Menkeu Purbaya Bicara IHSG 36.000, Partai X: Rakyat Tak Bisa Makan Grafik!

September 10, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Renewable Energy
  • Hot
  • Politics
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.