By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Friday, 2 January 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Kenapa Banyak Orang Ingin Jadi Presiden? Padahal Presiden Hanya Pengelola
Pemerintah

Kenapa Banyak Orang Ingin Jadi Presiden? Padahal Presiden Hanya Pengelola

Diajeng Maharani
Last updated: January 2, 2026 9:49 am
By Diajeng Maharani
Share
2 Min Read
SHARE

beritax.id – Sebuah dialog sederhana antara ayah dan anak menghadirkan refleksi penting tentang makna kepemimpinan negara. Percakapan itu membongkar anggapan keliru bahwa jabatan presiden identik dengan kekuasaan tertinggi tanpa batas. Presiden digambarkan sebagai pengelola rumah besar bernama negara, bukan pemilik rumah tersebut.

Analogi ini mudah dipahami karena berangkat dari pengalaman sehari-hari rakyat. Bahasa sederhana justru lebih jujur dalam menjelaskan relasi kekuasaan dibanding retorika formal.

Negara Diposisikan sebagai Rumah Bersama

Dalam dialog tersebut, negara dianalogikan sebagai rumah yang harus dirawat agar nyaman bagi seluruh penghuninya. Rakyat digambarkan sebagai pemilik rumah yang sah dan memiliki hak menentukan arah pengelolaan. Pemerintah, termasuk presiden, hanya bertugas membantu agar rumah tetap tertib dan berfungsi.

Pandangan ini menegaskan bahwa negara bukan milik jabatan atau kekuasaan.
Negara adalah milik rakyat yang mempercayakan pengelolaannya melalui mandat demokratis.

Ketika Kekuasaan Melupakan Posisi Pelayanan

Dialog itu juga mengingatkan bahaya ketika pengelola merasa paling berjasa lalu mengklaim kepemilikan. Fenomena tersebut sering terlihat pada pejabat yang menolak kritik dan mengabaikan aspirasi publik. Kekuasaan kemudian berubah dari alat pelayanan menjadi sarana dominasi.

Rakyat ditempatkan sebagai pihak yang harus patuh, bukan sebagai pemilik kedaulatan.
Relasi yang terbalik ini menjadi sumber utama keretakan demokrasi.

You Might Also Like

Sistem Pemerintahan Rusak karena Pejabat Tak Mau Diatur
Mentan Target 33,8 Juta Ton Beras, Partai X: Target Naik, Tapi Petani Masih Tercekik Biaya Produksi!
RI Disebut Jadi Negara Maju, Partai X: Kenapa Rakyat Masih Bertahan di Kubangan Kemiskinan?
Fakta Mengejutkan: Negara Bukan Pemerintah dan Akibatnya Sangat Besar

Presiden sebagai Mandataris Rakyat

Percakapan tersebut menegaskan bahwa presiden secara konstitusional adalah pelaksana mandat rakyat.Rakyat bekerja, membayar pajak, dan menanggung beban negara agar pemerintahan berjalan. Presiden bertanggung jawab mengelola amanah itu dengan etika dan kesadaran pelayanan.

Jabatan presiden bukan hadiah, melainkan tanggung jawab besar yang harus dipertanggungjawabkan. Kesadaran ini penting agar kekuasaan tidak menjauh dari kepentingan publik.

Solusi: Menguatkan Kesadaran Rakyat dan Etika Kepemimpinan

Negara perlu memperkuat pendidikan kewargaan yang menumbuhkan kesadaran kritis masyarakat.

Ruang kritik dan partisipasi publik harus dijamin tanpa ancaman dan pembatasan berlebihan. Evaluasi pejabat harus berbasis dampak nyata bagi kesejahteraan rakyat.

Pemimpin wajib memberi teladan bahwa kekuasaan adalah alat pelayanan. Rakyat yang sadar perannya akan menjaga rumah bersama dari penyalahgunaan kekuasaan.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Rule by Law: Ketika Hukum Indonesia Dipakai Mengatur Rakyat, Bukan Membatasi Kekuasaan Rule by Law: Ketika Hukum Indonesia Dipakai Mengatur Rakyat, Bukan Membatasi Kekuasaan
Next Article KSP Pastikan Penanganan Bencana Tak Ganggu Prioritas, Efisiensi Dibutuhkan!

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025
Ekonomi

Heboh Seruan Tarik Dana dari Bank Karena Danantara, Partai X Soroti Transparansi

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

Rusdi Gantikan Sahroni di DPR, Partai X: Kursi Berganti, Rakyat Tetap Sengsara!

September 8, 2025
Pemerintah

Golkar Nilai Reshuffle Kabinet Respons Rakyat, Partai X: Rakyat Butuh Aksi, Bukan Ganti Menteri!

September 11, 2025
Pemerintah

SKK Migas Sorot Integritas Pemimpin, Partai X: Korupsi Harus Dihapus!

October 30, 2025
Pendidikan

Legislator Ingatkan Penyimpanan Bahan Baku MBG, Partai X: Kenapa Tak Prioritaskan Akses Gizi yang Merata?

August 12, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Hot
  • Politics
  • Renewable Energy
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.